Kamis, 12 Agustus 2010

Kind of Sushi

Inarizushi

Inarizushi (稲荷寿司, stuffed sushi) is a pouch of fried tofu filled with usually just sushi rice. It is named after the Shinto god Inari, who is believed to have a fondness for fried tofu. The pouch is normally fashioned as deep-fried tofu (油揚げ, abura age). Regional variations include pouches made of a thin omelette (帛紗寿司, fukusa-zushi or 茶巾寿司, chakin-zushi). It should not be confused with inari maki, which is a roll filled with flavored fried tofu. A very large version, sweeter than normal and often containing bits of carrot, is popular in Hawaii, where it is called "cone sushi."

Sukeroku

Sukeroku (助六, name of a man in Edo period) is the combination set of inarizushi and makizushi, which is served as a single-portion takeout style sushi-pack. In a famous Kabuki play Sukeroku, a good-looking man Sukeroku is the lover of an Oiran courtesan named Agemaki (揚巻, lit. fry for age and roll for maki). Age and maki which form her name correspond to fried tofu namely inari and makimono, respectively. One rumour of sukeroku-zushi is that takeout style packs of inarizushi and makizushi had served at performances of Sukeroku kabuki in Edo period. Sukeroku is a cheap sushi-pack and often vegetarian.

Chirashizushi

Nama-chirashi, or chirashizushi with raw ingredients

Chirashizushi (ちらし寿司, lit. scattered sushi) is a bowl of sushi rice with other ingredients mixed in (also refers to barazushi). It is commonly eaten in Japan because it is filling, fast and easy to make. Chirashizushi most often varies regionally because it is eaten annually as a part of the Doll Festival, celebrated only during March in Japan. The ingredients are often chef's choice. Edomae chirashizushi (Edo-style scattered sushi) is an uncooked ingredient that is arranged artfully on top of the sushi rice in a bowl. Gomokuzushi (Kansai-style sushi) are cooked or uncooked ingredients mixed in the body of rice in a bowl.

Source: www.wikipedia.com

See also: ramen, dim sum


Rabu, 11 Agustus 2010

Wisata Kediri

Kediri adalah sebuah kecamatan di Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur, Indonesia.Kecamatan Kota Kediri bisa dibilang merupakan "jantung" dari Kotamadya Kediri, karena di sini terdapat Kantor Walikota Kotamadya Kediri, pusat dari aneka bank nasional maupun swasta berada di jalan Brawijaya, bank - bank itu antara lain Bank BCA, Bank Mandiri,Bank BNI, dan Bank Indonesia. Pusat perbelanjaan modern ataupun tradisional juga terpusat di kecamatan kota Kediri , seperti mall, Pasar Setonobetek yang merupakan pasar terbesar se-Kotamadya Kediri, di sini juga terdapat gedung Bioskop, stasiun radio dan televisi lokal.Alun - alun kota juga terdapat di kecamatan ini, berseberangan dengan Masjid Agung Kota Kediri.

Di kecamatan terdapat pusat aneka jajanan maupun makanan khas dari Kota Kediri , yaitu gethuk pisang, tahu,( kita bisa memilih tahu kuning atau tahu putih ), stick tahu yang semuanya berada di jalan Pattimura. Aneka makanan yang diolah dari 02 atau bekicot, seperti sate 02, keripik 02, Kreco, dapat di temui di daerah sekitar jalan Panglima Sudirman. Masih ada lagi makanan khas kota kediri, yaitu pecel kediri dan sambal tumpang kediri , serta nasi campur yang merupakan perpaduan antara sambal pecel dan sambal tumpang, makanan khas ini dapat anda jumpai di sepanjang jalan Dhoho saat malam menjelang, di jalan Dhoho juga terdapat banyak toko pakaian, aneka kerajinan dan swalayan - swalayan, jalan Dhoho ini ibarat jalan Malioboro di Yogyakarta, tapi versi Kota Kediri. Kesemua tempat itu berada pada satu jalur jalan yang saling berdekatan, dan tentunya berada di pusat kota. Juga masih terdapat Soto Kediri yang pedagangnya tersebar di penjuru kota Kediri.

Selai wisata kuliner, Kecamatan Kota Kediri masih memiliki tempat wisata religi dan sejarah, yaitu Masjid Setonogedong yang merupakan peninggalan dari Kerajaan Majapahit, ini terbukti dari adanya relief pada tembok masjid. Tempat lain, yaitu komplek makan di Setonogedong yang banyak dikunjungi wisatawan untuk berziarah, makam Sunan Geseng di timur alun - alun Kota Kediri.
Sumber: Wikipedia

Lihat Juga:
Makanan
Minuman
Japanese food

Tips Bulan Ramadhan

Telah tiba bulan Ramadhan, perubahan pola makan selama bulan ini memerlukan penyesuaian yang tidak mudah diterima oleh semua orang. Dr. Farouk Haffejee dari Afrika Selatan, memberikan rekomendasi untuk mengatasi beberapa masalah kesehatan selama bulan Ramadhan. Dr. Haffejee menyarankan beberapa hal agar tetap sehat selagi berpuasa. Ikuti tips sehat berikut:

Hindarilah:

1. jenis makanan yang digoreng dan berlemak,

2. makanan yang mengandung banyak gula,


3. makan terlalu banyak saat sahur,

4. terlalu banyak minum the saat sahur, the mengeluarkan urine bersamaan dengan mineral garam yang dibutuhkan tubuh sepanjang hari,

5. merokok

Makanlah:

1. makanan mengandung karbohidrat pada saat sahur sehingga rasa lapar dapat dihindari,

2. kurma adalah sumber yang tepat yang mengandung gula, fiber, karbohidrat, potassium dan magnesium,

3. kacang almond kaya protein dan fiber yang rendah lemak,

4. pisang mengandung potassium, magnesium dan karbohidrat.

Minumlah sebanyak mungkin air putih atau jus buah antara waktu setelah berbuka dan sebelum tidur agar tubuh maksimal menyerap cairan.

Bila ingin berbuka puasa di luar rumah, carilah restoran yang tepat demi kesehatan anda, perhatikan kebersihannya.

Sumber: http://www.islam101.com/ramadan/foodTips.htm

See also: Tamani

Alih bahasa oleh: Ratih

Selasa, 10 Agustus 2010

berpuasa di bulan ramadhan

Puasa ramadhan bukan hanya menahan lapar dan haus tetapi bagaimana kita menahan seluruh hawa nafsu kita dan mengendalikannya mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari

Perintah puasa difirmankan Alloh swt pada Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 183
"Yaa ayyuhaladziina aamanuu kutiba alaikumus siyaamu kamaa kutiba 'alalladziina min qablikum la allakum tataquun"
Artinya:
“ Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan ke atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan ke atas umat-umat yang sebelum kamu, semoga kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa."

Puasa adalah menahan. secaara artian adalah menahan keinginan hawa nafsu(atau jasad/diri).namun justru malah menjalankan keinginan keinginan Allah lah yang terkandung di dalam AlQuran. sehingga lebih optimal lagi dalam menjalankan ibadah yang Allah inginkan.

perintah puasa lebih menekankan kedalam aktifitas sendi kehidupan. dimana mampunya kita untuk menahan hawa nafsu kita (bahkan hingga makan dan minum pun kita tahan) kemudian menjalankan keinginan Allah sepenuhnya. sehingga meraih Taqwa

perintah pusa jatuh pada madinah. dimana dikondisi ummat islam saat itu baru saja hijrah dari mekkah setelah di tekan dari berbagai sisi kehidupan.. namun di sinilah terlihat sifat kesabaran(tidak lemah, tidak lesu, pantang mundur) dari semangat ummat islam untuk bangkit menyebarkan ayat-ayat Allah.ke seluruh wilayah

Adapun Syarat dimana Orang itu wajib Berpuasa adalah:
1. Beragama Islam
2. Berakal sehat
3. Baligh (sudah cukup umur)
4. Mampu melaksanakannya
5. Orang yang sedang berada di tempat (tidak sedang safar)

dan ketika saatnya berbuka tidaklah penting dimana dia berbuka dengan apapun yang penting adalah berbukalah dengan yang yang manis karena itu yang dianjurkan.

Lihat Juga:
Japanese Food
Chinese Food
Ice Cream

Soto

Etymology

Nasi uduk literally means mixed rice in Indonesian. The name describes the dish preparation itself which requires more ingredients than common rice cooking and also varieties additional side dishes.

Preparation

Nasi uduk is made by cooking rice soaked in coconut milk instead of water, clove, cassia bark, and lemongrass.

Nasi uduk is commonly served with emping (melinjo chips), empal, fried chicken, and fried onion sprinkled on the top of the rice. Additional side dishes might be added according to one's taste. Chili sauce is also common in nasi uduk preparation.

Popularity

Nasi uduk is a popular dish for the busy commuters in Jakarta, mainly because it's both affordable (one serving costs on average Rp5000,- or about $0.50). It can be found throughout the day, some roadside stalls open exclusively in the morning, noon, or night, depending on the demographic of the surrounding areas. Stalls located near schools usually open at noon, while the ones near offices usually opens at night.

Source: www.wikipedia.com

See also: soto, restoran, makanan

Soto

Etymology

Nasi uduk literally means mixed rice in Indonesian. The name describes the dish preparation itself which requires more ingredients than common rice cooking and also varieties additional side dishes.

Preparation

Nasi uduk is made by cooking rice soaked in coconut milk instead of water, clove, cassia bark, and lemongrass.

Nasi uduk is commonly served with emping (melinjo chips), empal, fried chicken, and fried onion sprinkled on the top of the rice. Additional side dishes might be added according to one's taste. Chili sauce is also common in nasi uduk preparation.

Popularity

Nasi uduk is a popular dish for the busy commuters in Jakarta, mainly because it's both affordable (one serving costs on average Rp5000,- or about $0.50). It can be found throughout the day, some roadside stalls open exclusively in the morning, noon, or night, depending on the demographic of the surrounding areas. Stalls located near schools usually open at noon, while the ones near offices usually opens at night.

Source: www.wikipedia.com

See also: soto, restoran, makanan

Pansit filipina

Pansit atau pancit adalah istilah umum untuk mi atau masakan mi goreng di Filipina. Hidangan dari mi, bihon, miswa, dan sotanghun mulanya berasal dari masakan Cina, namun telah diadaptasi sebagai masakan Filipina dengan tambahan bahan-bahan lokal. Pansit palabok (pansit luglug) dan pansit malabon telah dianggap sebagai masakan asli Filipina.

Pansit malabon dengan berbagai makanan laut adalah makanan khas kota pelabuhan Malabon. Mi dimasak bersama udang, tiram, cumi-cumi, dan daging babi. Bumbu yang dipakai adalah patis, merica, bawang putih, dan jeruk kesturi.

Seperti halnya pada kebudayaan Cina, mi dipercaya orang Filipina sebagai lambang umur panjang. Oleh karena itu, mi hampir selalu dimakan untuk merayakan ulang tahun.

Rumah makan yang menyediakan pansit disebut panciterias, dan umumnya berarti rumah makan Cina. Mi berkuah disebut pansit mami atau pansit lomi. Masakan yang dikenal di Indonesia sebagai pangsit kuah disebut pansit molo, dan merupakan makanan khas dari Molo, Iloilo City.
Sumber: wikipedia

Lihat Juga : Restaurant, Restoran, Cafe

Senin, 09 Agustus 2010

Sidewalk cafe

A sidewalk cafe (sometimes called a pavement cafe, or patio) is an outdoor part of a coffeehouse or cafe. This is an area where customers go to relax, dine, and socialize. Other activities at a sidewalk cafe might include studying, reading, or using, if it is available, the cafe's internet access.

Sidewalk cafe ambiance

Many people who frequent sidewalk cafes, do so for the comfortable and quaint atmosphere. Typically in a sidewalk cafe there are tables and chairs [and sometimes benches] for dining and relaxing. Sometimes they are permanently outside, however they are often taken inside on closing time, or earlier if it gets colder. Usually there are parasols depending on the style and decor of any particular sidewalk cafe and there may be a low fence around it for protection against wind and/or for the purpose of decoration.

Fast food restaurants such as McDonald's also often have an outdoor dining area, thus making them sidewalk cafes.

Popular sidewalk cafe activities

Cafes where food is the main attraction usually are for dining, entertainment, and meetings, both business and casual. A cafe where coffee is the main attraction is usually for socializing, internet, reading, studying, entertainment, and dining. There are several types of cafes and venues as well as types of people that frequent these places for different activities.

Depending on the country and on permits alcohol may or may not be served. In some places local laws allow drinking alcohol in a sidewalk cafe but not on a public bench etc.

A sidewalk cafe's surrounding area

Typically a cafe or restaurant needs a permit from the municipality to have an outdoor part. This will not be granted if due to lack of space there is too much inconvenience for passers-by. The municipality may restrict the opening hours for the outdoor part.

Source: www.wikipedia.com

See also: restoran, tamani



Pengiriman Dalam Jasa Cargo Yang Di Larang

Adalah beberapa jenis cargo atau barang yang dilarang untuk dikirim pakai kontainer dan loss cargo melalui udara, darat dan laut. Kerena jenis Pengiriman Cargo tersebut sangat berbahaya terhadap keamanan dan keselamatan barang yang lain dalam suatu wadah dan terhadap pengiriman. Barang tersebut haruslah di kirim dengan mode sarana angkutan yang khusus dirancang untuk keselamatan banyak orang. Berikut dibawah ini jenis cargo yang dilarang untuk dikirim oleh forwarding:

1. Barang yang dapat dan atau mudah meledak, menyala atau terbakar sendiri.

2. Narkotika dan atau obat-obat terlarang lainnya.

3. Pornografi, barang cetakan/benda yang menyinggung kesusilaan.

4. Barang cetakan/rekaman yang isinya dapat mengganggu keamanan & ketertiban serta stabilitas nasional.

5. Alkohol,minuman keras dan makanan basah.

6. Tanaman & hewan.

7. Senjata api, pisau & petasan.

8. Perhiasan, batu akik/batu-batu berharga, perangko &uang tunai.

9. Perlengkapan dan peralatan judi.

Biaya Tambahan

Barang yang dikategorikan sebagai barang berbahaya dikenakan biaya pengiriman 2 ( dua ) kali lipat dari tarif pengiriman.

Sumber .harisglobal.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan : Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Sewa Ruang Kantor Naik Harga

Mengantisipasi kenaikan tarif listrik, pengelola ruang kantor di Jakarta diperkirakan menaikkan tarif sewa di pertengahan tahun 2010. Sampai April 2010, untuk lokasi primer, rata-rata tarif sewa ruang kantor senilai Rp143.720 per m2 tiap bulan. Hal tersebut dijelaskan dalam Asia Pacific Market Overview April 2010 keluaran Colliers International.Market Overview itu menjelaskan pula bahwa di kuartal pertama tahun 2010, pasar ruang kantor di Jakarta menunjukkan tren pertumbuhan

Di kuartal pertama tahun 2010, sejumlah transaksi besar telah terjadi. Antara lain, di gedung Menara Jamsostek, transaksi sewa seluas 21.500 m2 dilakukan oleh MAA Insurance. Kemudian, di Wisma Pondok Indah I, transaksi sewa seluas 4.300 m2 dilakukan oleh ANZ. Selanjutnya, di Graha 55, Badan Nasional Penanggulangan Bencana melakukan transaksi sewa seluas 16.900 m2.

Masih menurut Market Overview tersebut, sejumlah indikator terbaru menunjukkan bahwa ekonomi nasional akan terus tumbuh di tahun 2010 ini. Dalam hal ini, pasar perkantoran di Jakarta akan terus tumbuh. Terkait penyelesaian sejumlah proyek gedung perkantoran, pasokan baru yang masuk di tahun 2010 diperkirakan mencapai 200.000 m2; di tahun 2010, total pasokan baru mendekati angka 300.000 m2.

Sumber propertykita.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan : Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Minggu, 08 Agustus 2010

Kue khamir khas pemalang

Kamir (Khamir) adalah makanan khas Pemalang asal negara Arab. Kue ini terbuat dari adonan terigu, mentega, pisang ambon, tape dan telur. Kue kamir ada dua jenis, yaitu kamir beras dan kamir terigu. Dipasaran kota Pemalang lebih banyak kamir terigu karena yang tahan lama sedangkan kamir beras hanya berdasarkan pesanan.Beberapa orang menyebutnya dengan nama Samir.
Kue ini berbentuk bundar, pipih berwarna coklat dan hampir menyerupai kue apem atau serabi tetapi sedikit lebih besar dan bantet. Sedangkan ukurannya bervariasi, yang terbesar sampai sebesar lingkaran piring makan. Sedangkan terkecil sebesar lingkaran mangkok. Ukuran-ukuran itu tergantung pemesannya. Bahkan pernah akan dibuat ukuran raksasa tapi gagal karena tidak matang secara merata.
Menurut cerita, orang pertama yang membuat kue kamir adalah seorang warga Arab yang tinggal di Kelurahan Mulyoharjo, yang dikenal juga dengan sebutan Kampung Arab. Nama kamir itu sendiri tidak jelas berasal dari nama apa. Apakah berasal dari kata khamer (bahasa Arab) yang berarti memabukan atau dari nama orang keturunan Arab itu sendiri.
Tetapi yang mendekati kemungkinan adalah nama Kamir berasal dari kata Khamir yang dalam bahasa Arab berarti ragi, dalam proses pembuatan kue kamir ini sebelum dimasak, terlebih dahulu didiamkan semalam agar bisa mengembang dengan sempurna dan tejadinya proses fermentasi.
Sumber: wikipedia

Lihat Juga : restaurant, restoran, cafe

Kamis, 05 Agustus 2010

Tofu

Tofu skin also known as dried beancurd, yuba or bean skim, is a Chinese and Japanese food product made from soybeans. During the boiling of soy milk, in an open shallow pan, a film or skin composed primarily of a soy protein–lipid complex forms on the liquid surface. The films are collected and dried into yellowish sheets known as tofu skin or soy milk skin. Because it is derived directly from soy milk, the name tofu skin is technically inaccurate.

Preparation


Tofu skin may be purchased in fresh or dried form. In the latter case, the tofu skin is rehydrated in water before use. It is often used to wrap dim sum.

Because of its slightly rubbery texture, tofu skin is also manufactured in bunched, folded and wrapped forms that are used as meat substitutes in vegetarian cuisine. Tofu skins can be wrapped and then folded against itself to make doù baō (Chinese: 豆包, literally "tofu package"). These are often fried to give it a firmer skin before being cooked further.

Source: www.wikipedia.com

See also: makanan, minuman


Rejang Lema

Lema adalah sebuah nama makanan khas Rejang. Komposisinya terdiri dari rebung yang dicincang-cincang dan dicampur ikan air tawar seperti ikan mujair, sepat, maupun ikan-ikan kecil yang hidup di air tawar. Setelah cincangan rebung yang dicampur dengan ikan tersebut diaduk-aduk, maka adonan tersebut disimpan ke dalam wadah yang dilapisi dengan daun pisang dan ditutup rapat-rapat. Proses pengeraman ini bisanya minimal membutuhkan waktu tiga hari. Setelah itu, baru adonan tadi dapat dijadikan gulai sebagai lauk yang dimakan dengan nasi.

Lema itu sendiri dimasak dengan cara yang tidak berbeda dengan tempoyak. Lema beraroma agak tidak sedap baunya. Itu merupakan efek dari pembusukan dari ikan yang dicampur dengan rebung. Meskipun baunya yang tidak sedap, tapi banyak yang menyukainya. Keunikan dari aroma dan cita rasa yang dihasilkan lema, menjadikan makanan ini bukan sekedar disukai suku bangsa Rejang. Lema lebih nikmat bila dimasak dengan campuran santan dan ditambahkan dengan ikan air tawar maupun ikan laut. Pada umumnya, lema dimasak dengan ditambah dengan ikan mas, tongkol, maupun ikan yang biasa dikonsumsi manusia pada umumnya.

Mengenai cita rasa yang dihasilkan lema, makanan ini termasuk dari selera khas Sumatera. Lema memiliki rasa asam dan pedas, serta aroma yang unik tapi gurih setelah dimasak. Setelah masak, lema biasanya dimakan sebagai lauk. Lema lebih nikmat dimakan dengan ditemani lalapan seperti kabau, jering, atau petai.

Lema juga telah menjadi komoditi ekspor ke Jepang, meskipun banyak juga suku bangsa Rejang yang tidak mengetahui hal itu. Lema dikemas secara modern ke dalam kaleng. Kemasannya tidak berbeda dengan kemasan kornet ataupun sarden yang biasa dijual di warung maupun toko-toko manisan modern lainnya. Lema telah dijadikan makanan pengganti dari tradisi orang Jepang yang biasa memakan ikan mentah yang telah terbukti penyebab penyakit Minamata di Jepang. Rasa lema yang sesuai dengan selera Jepang, menjadikan lema makanan favorit yang dikenal secara internasional di Jepang. Mengenai asal-usul lema, secara kentara tidak dipublikasikan bahwa makanan tersebut asal mulanya dari karya salah satu suku bangsa di Indonesia.
Sumber: Wikipedia
Lihat Juga: Restaurant Restoran

Chinese Hot Pot

Hot pot (Chinese: 火鍋; pinyin: huǒ guō), less commonly Chinese fondue or steamboat, refers to several East Asian varieties of stew, consisting of a simmering metal pot of stock at the center of the dining table. While the hot pot is kept simmering, ingredients are placed into the pot and are cooked at the table. Typical hot pot dishes include thinly sliced meat, leafy vegetables, mushrooms, wontons, egg dumplings, and seafood. The cooked food is usually eaten with a dipping sauce. In many areas, hot pot meals are often eaten in the winter.


History

The Chinese hot pot boasts a history of more than 1000 years. While often called "Mongolian hot pot”, it is unclear if the dish actually originates in Mongolia. Mongol warriors had been known to cook with their helmets, which they used to boil food, but due to the complexity and specialization of the utensils and the method of eating it, hot pot cooking is much better suited to a sedentary culture. A nomadic household will avoid such highly specialized tools, to save volume and weight during migration. Both the preparation method and the required equipment are unknown in the cuisine of Mongolia of today.

Hot pot cooking seems to have spread to northern China during the Tang Dynasty (A.D. 618-906). In time, regional variations developed with different ingredients such as seafood. By the Qing Dynasty, the hot pot became popular throughout most of China. Today in many modern homes, particularly in the big cities, the traditional coal-heated steamboat or hot pot has been replaced by electric, gas or induction cooker versions.

Because hot pot styles change so much from region to region, many different ingredients are used.

Source: www.wikipedia.com

See also: loewy, table 8, chinese food



Rabu, 04 Agustus 2010

Japanese Drinks

Aojiru (青汁?) is a Japanese vegetable drink most commonly made from kale. The drink is also known as green drink or green juice in English, a direct translation of the Japanese meaning. (In modern Japanese, the character 青 ao means "blue", but it is commonly still used in older contexts to refer to green vegetation.)

Aojiru was developed in October 1943 by Dr. Niro Endo (遠藤仁郎, Endō Nirō?), an army doctor who experimented with juices extracted from the discarded leaves of various vegetables in an attempt to supplement his family's meager wartime diet. He credited the cure of his son from pneumonia and of his wife from nephritis to aojiru, and in 1949 concluded that kale was the best ingredient for his juice.

Aojiru was popularized in 1983 by Q'SAI (キューサイ?), who started marketing 100% kale aojiru in powdered form as a dietary supplement, and sales boomed after 2000 when cosmetics giant Fancl started mass retailing of the juice. Today, many Japanese companies manufacture aojiru, usually using kale, young barley or komatsuna leaves as the base of the drink, and the size of the aojiru market was well over $500 million in 2005.

The taste of aojiru is famously unpleasant, so much so that drinking a glass of the liquid is a common punishment on Japanese TV game shows. However, new formulations of aojiru have attempted to minimize the bitter taste of the original.

Source: www.wikipedia.com


See also: restoran, makanan, minuman

Burrito

Burrito adalah salah satu makanan khas Meksiko. Makanan ini terdiri atas tortilla gandum yang diisi dengan berbagai macam daging seperti daging sapi, ayam atau babi. Daging-daging yang sudah dimasak ini biasanya hanya isi satu-satunya, dan kemudian digulung dengan tortilla tadi. Di Amerika Serikat, isi dari burrito lebih bervariasi, seperti nasi, kacang merah, kubis, tomat, saus salsa, guacamole, keju dan sour cream ini menyebabkan ukuran burritonya menjadi lebih besar. Tortilla gandum tadi biasanya dipanggang atau dihangatkan sebentar supaya menjadi lebih empuk dan lebih mudah untuk digulung.

Kata burrito, dalam bahasa Spanyol, berarti "keledai kecil". Nama ini mungkin diberikan karena bentuk ujung tortilla gandum yang telah digulung mirip dengan telinga keledai. Atau mungkin juga burrito mirip dengan kantong-kantong yang biasanya digendong oleh keledai di Amerika Selatan.
Sumber: Wikipedia

Lihat Juga: Restoran Restaurant

Selasa, 03 Agustus 2010

Ice cream in US

United States

In the United States, ice cream made with just cream, sugar, and a flavouring (usually fruit) is sometimes referred to as "Philadelphia style"ice cream. Ice creams made with eggs, usually in the form of frozen custards, are sometimes called "French" ice creams or traditional ice cream.

American federal labeling standards require ice cream to contain a minimum of 10% milk fat (about 7 grams (g) of fat per 1/2 cup [120 mL] serving), 20% total milk solids by weight, to weigh no less than 4.5 pounds per gallon (in order to prevent consumer fraud by replacing ingredients with air), and to contain less than 1.4% egg yolk solids. Federal government regulations pertaining to the process of making ice cream, allowable ingredients, and standards, may be found in Part 135 of Title 21 of the Code of Federal Regulations.

Ice cream is an extremely popular dessert in the United States. Americans consume about 15 quarts (more than 13 liters) of ice cream per person per year — the most in the world. As a foodstuff it is deeply ingrained into the American psyche and has been available in America since its founding in 1776: there are records of Thomas Jefferson serving it as a then-expensive treat to guests at his home in Monticello. In American supermarkets it is not uncommon for ice cream and related products to take up a wall full of freezers.

Although chocolate, vanilla, and strawberry are the traditional favorite flavors of ice cream, and once enjoyed roughly equal popularity, vanilla has grown to be far and away the most popular, most likely because of its use as a topping for fruit based pies and its use as the key ingredient for milkshakes. According to the International Ice Cream Association (1994), supermarket sales of ice cream break down as follows: vanilla, 28%; fruit flavours, 15%; nut flavours, 13.5%; candy mix-in flavours, 12.5%; chocolate, 8%; cake and cookie flavours, 7.5%; Neapolitan, 7%; and coffee/mocha, 3%. Other flavours combine for 5.5%. Sales in ice cream parlors are more variable, as new flavours come and go, but about three times as many people call vanilla their favorite than chocolate, the runner-up.

Source: www.wikipedia.com

See also: cake, Tamani

Pawon Nyonya

MAKAN PLUS NONGKRONG : Menu-menu besutan Pawon Nyonya tak hanya disukai orang tua, para remaja dan anak-anak pun terlihat sering nongkrong sambil menikmati menu-menu eksotis tersebut.

MENGUSUNG menu tradisional,Restoran Pawon Nyonya tak hanya membuat orang dewasa jatuh cinta.

Para anak muda pun betah nongkrong dan menikmati menu di restoran ini. Di tengah serbuan produk-produk makanan dari Barat, menu-menu tradisional seakan tersingkirkan. Kalangan muda pun cenderung lebih menyukai hidangan impor tersebut ketimbang makanan tradisional. Terbukti, restoran cepat saji tidak pernah sepi pengunjung yang rata-rata adalah anak muda. Hal inilah yang mendorong Adriana mengangkat menu tradisional di restorannya. Pemilik restoran Pawon Nyonya yang berlokasi di Margo City,Depok, Jawa Barat, itu berupaya melestarikan makanan khas Indonesia, khususnya kuliner dari Jawa Tengah, yakni Yogyakarta.

Jadilah Pawon Nyonya sebagai tempat yang menyediakan beragam makanan tradisional,termasuk minumannya. Adriana mengisahkan, restoran yang berdiri sejak Oktober tahun lalu ini pada awalnya ingin dinamakan Nyonya Nyonya. ”Sayangnya sudah ada lebih dulu restoran dengan nama itu,alhasil saya beri nama Pawon Nyonya yang artinya dapur nyonya,” tutur wanita yang mempunyai tiga anak ini. Pada saat permulaan beroperasinya restoran tersebut, Adriana melihat kebanyakan pengunjung adalah orang dewasa atau orang tua, sedangkan anak muda belum begitu banyak.

”Mungkin mereka kurang tertarik dengan makanan tradisional,atau lebih suka makanan luar (negeri),”ungkapnya kepada Seputar Indonesia (SI).Namun, seiring berjalannya waktu,kalangan muda malah menjadikan tempat ini sebagai salah satu lokasi favorit di Margo City.Terlebih lagi jika hari Sabtu dan Minggu, restoran ini nyaris tidak terisi bangku kosong. Dari yang awalnya hanya 60 kursi, pihak restoran terpaksa menambah 10 kursi lagi.Pengunjung pun dapat bersantap di luar restoran maupun di dalam.Menu favorit di Pawon Nyonya, di antaranya nasi gudeg. Nasi gudeg ini ada tiga macam, yakni gudeg komplet, gudeg telur,dan gudeg ayam.

Masih dengan olahan nasi, untuk anak-anak, ada nasi goreng pelangi. Dinamakan demikian,lantaran nasi goreng ini sarat potongan wortel dan buncis,serta dilengkapi sayap ayam dan telur. Karena rasanya yang jauh dari pedas, nasi ini cocok untuk anak-anak.Menu lainnya, ada nasi goreng kebab, yakni nasi goreng dengan daging kebab dan salad.Menurut Adriana, resep ini asli buatan dirinya. Selain menu satuan, pengunjung juga dapat menikmati hidangan secara prasmanan.Tinggal pesan nasi putih dan pilih lauk pauk yang diinginkan. Lauknya beragam.

Untuk olahan ayam, ada beberapa menu, seperti bistik ayam, ayam kepanasan, ayam bakar bumbu rujak, ayam goreng cabai hijau, dan sate ayam. Selain ayam, ada pula daging empal. Selain itu ada tempe tahu goreng,kering tempe, telur pindang, udang goreng tepung, sate empal daging, dan sapi lada hitam. Hidangan belum lengkap tanpa sayur,nah Pawon Nyonya memiliki beberapa koleksi sayuran. Sebut saja tumis bunga pepaya, sayuran, seafood,cah kangkung,dan sawi tumis pedas. Hidangan berkuah, ada sop ayam,sop iga sapi,sop buntut goreng, mi panjang umur, dan tongseng ayam atau kambing. Untuk menarik kalangan muda, Pawon Nyonya hadir dengan menu gaul, yaitu mie londo dan mie Pawon Nyonya,termasuk bistik ayam.

Ternyata yang dimaksud mie londo, tidak lain adalah spaghetti bolognaise. Bagi pengunjung yang datang antara hari Senin hingga Jumat dapat menikmati pecel yang diberikan secara cuma-cuma. Mereka dapat mengambil sendiri porsi yang diinginkan di sebuah gerobak yang ditempatkan di depan restoran.Pada hari Sabtu dan Minggu, ada jajanan pasar yang dijual murah meriah dengan kisaran Rp 2.000 -Rp 2.500. Yuniawati, salah seorang pengunjung restoran ini, mengaku baru pertama kali mencicipi makanan besutan restoran tersebut. Dia mencoba nasi gudeg komplet dan nasi goreng kebab.”Gudegnya enggak terlalu manis dan nasi goreng kebab baru saya temui di sini dan kaya rempah.

Kedua rasanya tidak mengecewakan,” kata ibu rumah tangga yang berdomisili di Depok ini. Sementara, sang putri, Sarah, mencoba lontong ayam sayur yang rasanya juga pas dengan selera anak muda.”Porsinya cukup banyak,” imbuhnya. Bagi anak muda,Pawon Nyonya rasanya juga tempat favorit untuk nongkrong. Seperti dikatakan Novelia Diah Miranti yang beberapa waktu lalu makan bersama temantemannya. ”Suasananya enak, tenang. Makanannya memang tradisional, tapi pas dengan selera kami. Bosan dengan makanan Barat, ini lebih kaya masakan rumahan,” ujar wanita berusia 26 tahun ini. SI pun tidak kalah mencoba hidangan yang ditawarkan di sini, di antaranya sop iga pedas, tumis bunga pepaya, dan kupat tahu magelang.

Kebetulan perut tengah keroncongan, sepiring nasi dengan sop iga pedas pun habis dalam waktu tidak lama. Bumbu-bumbu yang dimasukkan dalam sop terasa harmonis di lidah. Ada kapulaga, peka,cengkeh,kayumanis,bijipala, dan jahe. Bumbu-bumbu ini seketika menghangatkan tubuh.Di dalam sop dimasukkan irisan cabai merah besar, asalkan tidak menggigit cabai, rasa sop tidak akan pedas. Tumis bunga pepaya begitu dihidangkan, aroma harumnya langsung menusuk hidung. Sungguh aroma ini yang membuat terbit air liur.Aromanya dari ikan teri tawar kering yang dicampur de-ngan daun jeruk dan daun kemangi.

Daun pepaya muda dan bunga pepaya muda rasanya memang agak pahit. Namun, bila dimakan dengan lauk lain, rasanya tidak akan terlalu pahit.Jadi penasaran dengan restaurant ini bukan? Sumber: Seputar Indonesia

Senin, 02 Agustus 2010

Yup, Cafe!

A café or coffee shop is an informal restaurant with full-service tables and counters and broad menu offerings over extended periods of the day. In hotels, the coffee shop is a more popular-priced alternative to the formal dining room. Coffee shops often encourage families and provide special menus for children. To establish a family-friendly atmosphere, in many localities they do not serve wine and beer.

Notes

The most common English spelling, café, is the French spelling, and was adopted by English-speaking countries in the late 19th century. As English generally makes little use of diacritical marks, anglicisation includes a tendency to omit them, especially in less pretentious contexts. Thus the spelling cafe has thus become very common in English-language usage throughout the world, especially for the less pretentious, ie "greasy spoon" variety (although orthographic proscriptivists often disapprove of it). The Italian spelling, caffè, is also sometimes used in English. In southern England, especially around London in the 1950s, the French pronunciation was often facetiously altered to /ˈkæf/ and spelt caff.

The English words coffee and café both descend from the continental European translingual word root /kafe/, which appears in many European languages with various naturalized spellings, including Italian (caffè); Portuguese and Spanish (café); French (café); German (Kaffee); Polish (kawa); Ukrainian (кава, 'kava'); and others. European awareness of coffee (the plant, its seeds, the beverage made from the seeds, and the shops that sell the beverage) came through Europeans' contact with Turkey, and the Europeans borrowed both the beverage and the word root from the Turks, who got them from the Arabs. The Arabic name qahwa (قهوة) was transformed into kaweh (strength, vigor) in the Ottoman Empire, and it spread from there to Europe, probably first through the Mediterranean languages (Italian, Spanish, French, Catalan, etc.) and thence to German, English, and others, though there is another well-based theory that it first spread to Europe through Poland and Ukraine, through their contacts with the Ottoman Empire.

Source: www.wikipedia.com

See also: ice cream, sate

Jangajji

Jangajji atau janggwa adalah jenis makanan fermentasi khas Korea yang terbuat dari berbagai jenis sayuran dengan menggunakan pasta kacang kedelai (doenjang), kecap (ganjang), dan pasta cabai (gochujang).Dengan membuat jangajji, sayur-sayuran yang difermentasikan akan memiliki rasa yang sama dengan sebelum difermentasi.Berbagai jenis sayuran digunakan untuk membuat acar ini kecuali sayuran yang memiliki banyak kadar air dan sedikit selulosa.Bumbu-bumbu yang digunakan untuk memberi rasa jangajji antara lain bawang putih, daun wijen, ketimun, lobak, cabai hijau, serta akar-akaran.Di masa lalu, saat masyarakat Korea masih kesulitan mendapatkan sayur pada musim dingin karena tidak ada tanaman pangan yang tumbuh maka mereka akan menyimpan hasil sayuran panen dengan memfermentasikannya menjadi jangajji supaya nutrisi dan rasanya tidak hilang.Pada saat itu adalah kewajiban istri untuk membuat jangajji demi terpenuhinya makanan di musim dingin.Jangajji dimakan bersama nasi dan kandungan nutrisinya cukup yakni selulosa, mineral dan vitamin.Pada saat ini, jangajji sudah jarang dikonsumsi karena semakin banyak sayur-sayuran yang tersedia sepanjang tahun dan memfermentasikan sayuran untuk kebutuhan musim dingin dirasa tak lagi penting di banyak tempat.
Sumber: Wikipedia

Lihat Juga: Restaurant Restoran