Tampilkan postingan dengan label arsitektur rumah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label arsitektur rumah. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Januari 2012

Mengenal Arsitektur Rumah yang Ideal

Arsitektur rumah merupakan hal yang harus diperhatikan dalam membangun sebuah rumah. Ada beberapa kriteria untuk mendapatkan arsitektur rumah yang ideal.

http://media2.id.88db.com/DB88UploadFiles/2011/05/19/7D4A5506-6EFA-4F86-947B-4E6EEDDB609C.jpg

- Arsitektur rumah harus bisa serasi dengan lingkungan sekitarnya, dengan kata lain ramah terhadap lingkungan, baik di luar rumah atau pun di dalam rumah.

- Arsitektur rumah yang baik juga memperhatikan segi kualitas bahan dan material untuk membangun.

- Arsitektur rumah memiliki sirkulasi udara yang baik dalam perancangannya.

- Arsitektur rumah juga memiliki taman baik di depan, tengah ataupun bisa di belakang rumah.

Mungkin ini hanya sedikit kriteria Arsitektur rumah yang ideal, silahkan ditambahkan kalau ada yang kurang. (wk)

Senin, 25 Juli 2011

Trik Menata Interior Rumah Mungil


Rumah mungil bisa tampil cantik seperti halnya rumah-rumah dengan gaya lainnya. Lewat penataan interior, rumah mungil bisa menjadi tempat yang Banyak arsitek rumah sangat menyarankan tips ini agar mendapatkan kenyamanan bagi penghuni rumah tersebut.

jasa arsitek

Namun, sebelum melakukan penataan, ada baiknya Anda menyimak beberapa catatan penting interior rumah mungil yang disampaikan desainer interior Anies Alkurratu Aini Walsh. Anies memaparkan, setidaknya ada enam aspek yang harus diperhatikan ketika seseorang hendak menata interior rumah, yaitu:

1. Aspek ergonomis

Dalam menata interior rumah, apa pun yang diciptakan itu harus terasa nyaman bagi tubuh manusia. Misalnya, penggunaan lampu yang cahayanya tidak mengakibatkan mata menjadi silau, atau memilih sofa sebagai tempat duduk dengan porsi dudukan yang benar.

2. Aspek kesehatan

Furnitur yang dipilih sebagai interior rumah harus memerhatikan aspek kesehatan karena hal itu berpengaruh pada tubuh dan kesehatan penghuni di dalamnya. Anda harus memerhatikan materialnya, yaitu harus aman dari kandungan zat beracun. Pilih furnitur yang tidak menghasilkan debu dan rentan menyimpan bau tak sedap.

3. Aspek keamanan

Selain sehat, keamanan juga wajib diperhatikan, apalagi bila Anda memiliki anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan. Sebutlah, misalnya, menghindari penggunaan furnitur dengan ujung atau sudut-sudut yang tajam, memeriksa, dan memberi pengamanan untuk terminal listrik atau kabel.

4. Aspek kenyamanan

Kenyamanan juga patut diperhitungkan dalam menata interior rumah mungil Anda. Jangan tergoda untuk membeli furnitur dengan harga miring, tetapi memberi efek tak nyaman bagi tubuh. Kenyamanan juga berarti nyaman bagi penghuni untuk bebas bergerak sehingga pemilihan furnitur yang tepat dapat mewujudkan aspek ini, seperti furnitur yang menempel pada dinding (build in).

5. Aspek ramah lingkungan

Sebelum mewujudkan aspek ini di lingkungan luar rumah, sebaiknya wujudkan terlebih dahulu hal itu di dalam rumah. Misalnya, Anda membuat rumah mungil yang mendapatkan cukup cahaya, memperoleh sirkulasi udara segar, meletakkan tanaman dalam ruang, tidak lembab, dan tidak pengap.

6. Aspek keindahan

Lima aspek yang telah disebutkan di atas juga patut ditambah dengan aspek keindahan. Aspek ini diperlukan agar selain nyaman, rumah juga indah dipandang sehingga penghuninya nyaman berlama-lama di rumah. Hal ini bisa dilakukan dengan mengolah dinding rumah, tak hanya dengan penggunaan cat, tetapi bisa juga dipadupadankan dengan wallpaper atau ambalan.(kompas)

Info Terkait: Arsitek

Cara Memilih Arsitek

Setelah membahas masalah Denah atau Gambar Rumah kita coba lanjut ke cara memilih arsitek yang tepat. Memiliki rumah idaman yang sesuai dengan harapan merupakan dambaan semua orang. Biasanya untuk memiliki rumah idaman yang sesuai harapan, orang-orang lebih memilih membangun rumah mereka sendiri dari nol daripada harus membeli rumah baru yang sudah jadi.

Untuk bisa mewujudkan keinginan tersebut, biasanya orang menyewa jasa seorang arsitek agar hasilnya lebih memuaskan. Dengan memilih seorang arsitek yang benar-benar berkualitas, gambaran tentang sebuah rumah ideal yang ada dalam pikiran kita bisa menjadi kenyataan.

denah rumah


Seorang arsitek bertugas merancang segala sesuatu yang berkaitan dengan rancang bangunan hingga akhirnya menjadi sebuah bangunan. Di sini sudah termasuk proses pengawasan hingga bangunan jadi.

Namun, memilih arsitek yang bisa menerjemahkan keinginan kita tentu tidak mudah. Lalu, bagaimana kita bisa memilih seorang arsitek yang baik dan berkualitas? Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda lakukan sebelum memilih arsitek yang akan mengonsep rumah atau bangunan Anda.

1. Kenali gaya-gaya arsitektur untuk diwujudkan dalam rumah Anda. Anda bisa memilih gaya global, seperti gaya Eropa, Timur Tengah, atau gaya Jawa khas dengan bentuk pendoponya, dan sebagainya. Setelah menentukan gaya apa, barulah Anda memilih seorang arsitek yang bisa menerjemahkan kemauan dan gaya yang Anda tentukan tadi. Makin jelas keinginan dan gaya yang Anda kehendaki, makin mudah bagi arsitek untuk mewujudkannya dalam sebuah rancangan bangunan.


2. Setiap arsitek, khususnya yang sudah berpengalaman, akan memiliki gaya dan kekhasan tersendiri yang menjadi trade mark-nya. Kenali karya-karya arsitek yang hendak Anda pilih. Tentukan pilihan pada arsitek yang memiliki gaya sesuai dengan keinginan dan gaya yang Anda miliki. Kesesuaian ini akan makin memperbesar kemungkinan terwujudnya gaya rumah impian Anda.


3. Arsitek yang baik akan berusaha semaksimal mungkin menerjemahkan keinginan dan gaya Anda ke dalam sebuah rancangan. Jika Anda sudah memutuskan untuk memilih seorang arsitek, maka pada proses berikutnya diperlukan diskusi dan kerja sama yang baik antara Anda dengan sang arsitek. Sering-seringlah mengadakan diskusi dan tukar pikiran agar arsitek benar-benar memahami apa yang menjadi keinginan Anda. (daukhan-arsitek.com)

Info Terkait: Arsitek

Kamis, 11 Maret 2010

Arsitektur Rumah Di Indonesia Mesti Cocok Dengan Iklim Tropis



Indonesia, semua tahu, berada di daerah beriklim tropis. Iklim, adalah komponen penting yang harus diperhatikan ketika anda melakukan desain rumah. Memindahkan model rumah dari antah berantah, ke lahan anda di indonesia, beresiko menciptakan arsitektur ruang untuk rumah yang selain tidak nyaman dihuni, tetapi juga boros energi. Apa itu rumah tropis?

Misal, rumah di daerah dingin macam eropa atau jepang biasanya serba tertutup, beratap/berplafon rendah. Nah ketika di copy paste ke indonesia beresiko anda harus menambah jumlah ac. Artinya ongkos tinggal di rumah anda jadi amat mahal.

Apa yang perlu diperhatikan dari bangun rumah tropis?

Suhu udara tinggi – rumah tropis sebaiknya diberi bukaan jendela dan pintu yang lebar, sirkulasi udara yang lapang, serta plafon yang tinggi. Bukaan lebar dapat dimaksimalkan dengan menciptakan teras di sekeliling rumah. Tentu bila kondisi lahan anda memungkinkan. Lihat contoh gambar rumah dengan bukaan lebar.

Curah hujan tinggi – dua musim ekstrem daerah tropis adalah musim panas dan musim hujan. Di musim hujan, curah hujan tinggi. Artinya, jumlah air yang menimpa atap rumah anda akan cukup banyak. Konsekuensinya, atap harus dapat mengalirkan air dengan cukup cepat.
Arsitektur ruang untuk rumah yang cocok untuk daerah bercurah hujan tinggi adalah kemiringan atap yang cukup besar. Disarankan minimal kemiringan atap adalah 30 derajat. Lihat contoh gambar rumah dengan plafon dan kemiringan atap yang tinggi.

Kelembaban tinggi – kelembaban tinggi beresiko pada tumbuhnya jamur, dan kayu yang mudah menjadi lapuk. Kelembaban tinggi dapat dikurangi dengan memaksimalkan sinar matahari. Upayakan agar semua ruang mendapatkan sinar matahari yang cukup dari berbagai arah. Daerah-daerah basah, seperti kamar mandi, dapur sebaiknya diletakkan ditempat yang mendapat akses sinar matahari langsung. Hindari posisi furniture yang menciptakan ruang-ruang lembab.

Selain itu, sekarang ini sudah banyak dijual alat yang dapat menyerap kandungan air di dalam rumah. Alat semacam ini dapat mengurangi kelembaban udara. Kalau anda mempunyai rumah di daerah-daerah dataran tinggi, seperti bandung, puncak, bogor sebaiknya menggunakan alat pengurang kelembaban.
Selain menghindari jamur, keluarga anda pun akan merasa lebih sehat.



Sumber : internet

Selasa, 17 November 2009

Tips Bekerjasama Dengan Arsitek



Berikut adalah tips yang dapat anda lakukan untuk memilih dan bekerja-sama dengan arsitektur desain dalam membangun rumah :
  • Buat daftar arsitek arsitektur desain
    sebanyak mungkin. Lalu saring dengan kriteria :
  • Kalau bisa, hubungi klien-klien mereka yang terdahulu untuk mengetahui kinerja mereka, kesesuaian jadwal membangun dan sebagainya.
  • Setelah ada yang anda pilih, diskusikan masalah budget anda, terlebih bila anda memiliki budget yang sangat terbatas.Perjelas peran dan jasa yang diberikan arsitek anda.Apakah akan ada ekstra biaya untuk pajak, operasional, dan akomodasi untuk pengawasan selama proses pembangunan
  • Diskusikan keinginan anda dalam membangun rumah misalnya dalam desain eksterior dan eksterior bangunan. Gunakan foto/gambar dari majalah atau survey bersama arsitek anda ke lingkungan yang memiliki rumah-rumah dengan arsitektur yang anda suka. Misalnya ke menteng, pandai indah kapuk, pantai mutiara, pondok indah, serpong, cikarang dan sebagainya
  • Bila ada hal-hal yang anda tidak mengerti jangan ragu untuk bertanya dan sebaiknya arsitek pilihan anda harus dapat menjelaskannya. Juga bila anda menemui hal yang tidak anda sukai, segera katakan saja.
  • Biasanya arsitekdesain eksterior dan eksterior bangunan juga memiliki hubungan kerja dengan kontraktor. Malah banyak juga yang berprofesi ganda, arsitek iya, kontraktor iya.dan biasanya ini lebih murah karena ada diskon segala.
    Tapi gak ngerti deh, di aspek pengawasannya…


Http://pemiliklangsung.com/

Rabu, 04 November 2009

Tips Sukses Menjadi Seorang Arsitek





1. konsultasi awal.
pertama-tama, berkonsultasilah dengan pihak sekolah menengah (guru bp), untuk meminta nasihat kursus apakah yang paling sesuai untuk mendukung dan mempersiapkan anda masuk ke jurusan arsitektur rumah dan arsitektur rumah modern di perguruan tinggi. arsitektur membutuhkan kemampuan lebih dalam hal matematika, jadi ada baiknya anda dapat mengambil kursus matematika sebagai persiapan awal. namun apabila anda membenci matematika, ada baiknya anda pertimbangkan untuk mencari karir pekerjaan yang lain.
2. kumpulkan informasi perguruan tinggi. cobalah untuk browse perguruan-perguruan tinggi unggulan dalam bidang arsitektur, pastikan perguruan tinggi tersebut masuk rangking nasinal dalam bidang arsitektur rumah minimalis, kemudian kontak mereka untuk menanyakan syarat awal penerimaannya. di indonesia, ada beberapa perguruan tinggi yang dikenal ‘kuat’ dalam bidang arsitektur, diantaranya adalah arsitektur universitas parahyangan bandung, arsitektur itb, arsitektur rumah dan arsitektur rumah modern universitas ugm, arsitektur universitas trisakti jakarta dan arsitektur universitas sugiopranoto semarang.
3. daftarkan diri anda. daftarkan diri anda ke perguruan-perguruan tersebut, dimana anda telah memenuhi persyaratannya. pastikan anda mengirimkan/mengumpulkan seluruh dokumen yang diminta.
4. the sooner, the better. berusahalah untuk lulus secepatanya, lebih baik kalau disertai dengan gelar pujian. sering mengikuti beberapa kompetisi desain arsitektur ketika masa kuliah, akan memberikan keuntungan anda pada masa datang, karena selain mampu mengasah kreatifitas anda juga akan meningkatkan ‘daya jual’ anda ketika melamar pekerjaan arsitektur rumah minimalis.
5. kerja magang saat kuliah. cobalah untuk bekerja paruh waktu pada saat kuliah di perusahaan arsitektur, baik sekedar menjadi drafter rumah minimalis dan rumah modern ataupun surveyor. tidak menjadi soal jika gajinya kecil sekalipun. atau terimalah tawaran dari dosen/ajukan penawaran kepada dosen anda untuk dapat mengikuti proyek-proyek perancangannya –jangan lupan pada akhir perkuliahan anda meminta rekomendasi dari dosen/professor anda tentang kinerja anda. hal ini akan memperbanyak jam terbang adan dalam hal wawasan desain.
6. pelajari cad. pelajarilah aplikasi-aplikasi program computer aided design (cad) seperti autocad, 3d max maupun skcetchup sesegera mungkin. ambil kursus aplikasi tersebut kalau perlu, karena saat ini dan pada masa datang, akan semakin banyak perusahaan yang membutuhkan skills anda tersebut.
7. bergabung dengan iai. persiapkan diri anda untuk memperoleh iai (ikatan arsitek indonesia) setelah kelulusan , sebagai ‘kunci’ eksistensi dan syarat anda apabila anda akan membuka biro desain yang kredibel. selain itu, bergabung dalam ikatan/komunitas arsitektur muda indonesia (ami), akan semakin mengasah skills anda dalam desain-desain bergaya rumah minimalis dan rumah modern kontemporer yang selalu up-to-date.


http://tipsanda.com

Selasa, 03 November 2009

Memilih Arsitek Rumah





Memiliki
arsitektur desain rumah yang bagus dan sesuai selera serta gaya hidup, tentulah dambaan semua orang. Hal seperti itu belum tentu bisa diwujudkan apabila kita membeli rumah jadi. Sebab membeli rumah jadi berarti kita memakai desain dan konsep orang lain. Belum tentu desain tersebut sesuai dengan keinginan dan gaya yang kita miliki. Lalu bagaimana agar bisa memiliki rumah yang menjadi idaman kita? Caranya dengan mengonsep, mendesain, dan membangun sendiri sebuah rumah.

Untuk itu diperlukan perancang bangunan (arsitektur desain) yang bisa mentransfer ide dan keinginan kita ke dalam sebuah rancangan bangunan atau design architecture. Dengan memilih seorang arsitek yang benar-benar berkualitas, gambaran tentang sebuah rumah ideal yang ada dalam pikiran kita bisa menjadi kenyataan.

Seorang arsitek design architecture bertugas merancang segala sesuatu yang berkaitan dengan rancang bangunan hingga akhirnya menjadi sebuah bangunan. Di sini sudah termasuk proses pengawasan hingga bangunan jadi.

Tugas arsitek desain interior bermula dari permintaan atau pesanan klien. Mereka kemudian mengonsep permintaan dan keinginan klien itu ke dalam sebuah rancangan yang didasarkan pada standardisasi ilmu arsitektur. Pada proses ini arsitek akan memberikan saran kepada klien tentang bentuk bangunan yang sesuai dengan keinginan dan kondisi tekstur tanahnya.

Ketika hasil rancangan tersebut disetujui oleh klien desain eksterior, maka ada kontrak kerja dengan klien guna memvisualisasikan rancangan itu hingga menjadi sebuah bangunan utuh. Pada kontrak tersebut tertera segala aturan main mengenai proses pembuatan bangunan atau desain eksterior.

Memilih arsitek yang bisa menerjemahkan keinginan kita tentu tidak mudah. Berikut ini beberapa hal yang perlu anda lakukan sebelum memilih arsitek yang akan mengonsep rumah atau bangunan anda.

1. Kenali gaya-gaya arsitektur untuk diwujudkan dalam rumah anda. Anda bisa memilih gaya global, seperti gaya eropa, timur tengah, atau gaya jawa khas dengan bentuk pendoponya, dan sebagainya.
Setelah menentukan gaya apa, barulah anda memilih seorang arsitek yang bisa menerjemahkan kemauan dan gaya yang anda tentukan tadi. Makin jelas keinginan dan gaya yang anda kehendaki, makin mudah bagi arsitek untuk mewujudkannya dalam sebuah rancangan bangunan.
2. Setiap arsitek eksterior bangunan, khususnya yang sudah berpengalaman, akan memiliki gaya dan kekhasan tersendiri yang menjadi trade mark-nya. Kenali karya-karya arsitek yang hendak anda pilih. Tentukan pilihan pada arsitek yang memiliki gaya sesuai dengan keinginan dan gaya yang anda miliki. Kesesuaian ini akan makin memperbesar kemungkinan terwujudnya gaya rumah impian anda.
3. Arsitek eksterior bangunan yang baik akan berusaha semaksimal mungkin menerjemahkan keinginan dan gaya anda ke dalam sebuah rancangan. Jika anda sudah memutuskan untuk memilih seorang arsitek, maka pada proses berikutnya diperlukan diskusi dan kerja sama yang baik antara anda dengan sang arsitek. Sering-seringlah mengadakan diskusi dan tukar pemikiran agar arsitek benar-benar memahami apa yang menjadi keinginan anda.


Dikutip dari republika online

Selasa, 13 Oktober 2009

Hemat Energi, Awali Dari Desain Rumah



Melakukan penghematan energi adalah salah satu langkah bijak dalam upaya menghindarkan bumi dari kerusakan akibat pemanasan global. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk menghemat energi, dan salah satunya bisa diawali dari desain rumah sebagai tempat tinggal.

Rumah sebagai pusat aktivitas dan tempat beristirahat selalu menyerap dan menghabiskan energi dalam jumlah tidak sedikit setiap detiknya. Alhasil
architect home, home architect atau architect home design, kebutuhan listrik dan air bersih akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah rumah dan populasi manusia.

Nah, supaya penggunaan energi di rumah anda tidak boros, sahsa media, arsitektural designer holcim pt holcim indonesia, memberikan sejumlah kiat sederhana dalam menciptakan rumah hemat energi berikut ini:


1. Bagi anda yang sedang membangun rumah, merenovasi atau dalam tahap
home design dan home design architect, usahakan posisi rumah tidak menghadap ke timur supaya cahaya matahari tidak langsung masuk ke dalam rumah.

2.
Home design dan home design architect atur penempatan ruangan dengan cara memperbanyak bidang utara dan selatan. Hal ini dilakukan supaya panas matahari tidak langsung masuk ke dalam rumah dan mengakibatkan suhu rumah naik.

3. Usahakan setiap alhasil
architect home, home architect atau architect home design mempunyai jendela atau ventilasi supaya ada pertukaran udara. Udara yang terjebak di dalam ruangan akan membuat suhu ruangan tinggi.

4. Untuk mencegah sinar matahari langsung masuk ke dalam rumah melalui jendela atau ventilasi, anda bisa memasang shading atau penahan sinar, seperti kanopi di
3d design architect dan 3d design.

5. Dalam
3d design architect dan 3d design gunakanlah peralatan elektronik hemat energi, mulai dari lampu hingga perangkat yang memakan daya cukup besar. Bagi anda yang sudah memiliki perangkat lama, mungkin akan keberatan membeli produk hemat energi karena besarnya uang yang harus dikeluarkan. Namun, jika dipikirkan jangka panjang, mahalnya biaya di awal tidak akan sia-sia. Ke depan, anda bisa berhemat bayar listrik dan menyelamatkan lingkungan.

6. Kurangi ketergantungan terhadap sumber air tanah dan pam. Apabila memungkinkan, gunakanlah air hujan sebagai salah satu alternatif sumber air dengan cara membuat sumur resapan.





http://properti.kompas.com