Senin, 28 Februari 2011

Peluang Usaha Dari Sektor Manajemen Properti




Manajemen Properti - Heboh pasar properti di tanah air telah membuka peluang usaha disektor yg sama. Salah satunya adalah usaha manajemen properti. Kota Jakarta seperti misalnya, dgn ”hutan belantara” gedung-gedung tinggi, sudah barang tentu merupakan pasar yg cukup menggiurkan bagi para perusahaan manajemen properti. Apa sesungguhnya manajemen properti ? Dan sejauh mana ruang lingkup bisnisnya ?

Pertumbuhan perekonomian yg kondusif begitu memudahkan para pengembang mendirikan bangunan gedung perkantoran. Maklum saja. Sebab dana murah dan mudah didapatkan, sementara permintaan pasokan ruang perkatoran terus meningkat. Maka, klop sudah bila kota Jakarta kini kian rimbun dgn berdirinya gedung-gedung tinggi di berbagai kawasan. Tetapi dibalik ini semua sudah barang tentu melahirkan kebutuhan akan perusahaan jasa manajemen properti. Tanpa kehadiran mereka, sangat boleh jadi kemegahan gedung–gedung pencakar pencakar langit ini tidak akan terurus, lantas berkurang value-nya.



Mengingat betapa pentingnya manajemen properti bagi gedung perkantoran maupun pusat perbelanjaan, karena mereka punya peranan penting yg meliputi aspek-aspek operasional diantaranya maintenance, audit, perbaikan, security, serta kebersihan.

Saat ini manajemen properti sudah menjadi kebutuhan bagi pemilik gedung. Karena sekarang gedung makin canggih, kompleks, ada tuntutan lain agar gedung lebih efisien, lebih green. Semua ini membutuhkan profesional-profesional yg bisa melakukan manajemen properti,” tandas Budhi S. Gozali, pemerhati yg juga praktisi properti Indonesia.

Untk me-manage sebuah gedung, acap kali pemilik properti melakukan outsourching kepada perusahaan yg bergrak di jasa manajemen properti. Efisiensi dan fokus pada core business, dua alasan inilah yg melatarbelakangi mengapa banyak pemilik properti atau perusahaan kini getol melakukan outsourching pengelolaan properti kepada para ahlinya. Tapi jangan salah, ada juga pemilik properti yg lebih percaya mengelola propertinya sendiri dibanding menyerahkan maintenancenya kepada pihak lain. Bahkan tidak menutup kemungkinan mereka malah turut mengelola gedung milik pengembang lain.

Sumber: realestat.wordpress.com

Temukan Info Lain Seputar Lifestyle

Tidak ada komentar:

Posting Komentar