Senin, 27 Desember 2010
Saran Pertimbangan Membeli Rumah
1. Dana Yang Tersedia
Dalam memilih hunian tentunya banyak sekali pilihan yang tersedia dari mulai tipe rumah, fasilitas yang diberikan, lokasi hunian sangat mempengaruhi harga. Tentunya dalam memilih disesuaikan dengan dana yang tersedia mungkin mo pake KPR tentunya harus kita siapkan dan yang cukup untuk uang muka min 20-30% yach sekitar 30 jutaan tergantung harga rumah trus biasanya bisa diangsur 4-5 bulan dan biaya KPR untuk bank mandiri sekitar 7 juataan trus biaya BPHTP, AJB sekitar 2 jutaan.
2. Pemilihan Lokasi
Lokasi hunian ini tentunya sangat bervariasi sesuai selera anda, namun banyak yang harus kita pertimbangkan. Dekat dengan tempat kerja, daerah padat, suasana yang sejuk dan udara yang segar, lokasi strategis, cocok untuk usaha, bebas banjir dll itu adalah diantara banyak pilihan yang tentunya harus kita pilih dalam menentukan lokasi sebuah hunian.
3. Kelengkapan Fasilitas
Fasilitas sarana dan prasarana yang lengkap merupakan alat bantu kemudahan kita bila kita tinggal disuatu wilayah. Perlu kita lihat fasilitas umum dan fasilitas sosial yang ditawarkan oleh pihak pengembang. Perlu anda perhatikan kondisi sebagai berikut:
* Jalan lingkungan yang cukup lebar
* Saluran drainase yang baik terbih pada saat musim hujan
* Penerangan jalan.
* Fasilitas air minum dan air bersih
* Jaringan telepon.
* Toko ataupun pasar untuk kebutuhan hidup sehari hari.
* Tersedia fasilitas sosial seperti Rumah Ibadah, Lapangan olahraga, taman terbuka untuk umum
* Pos security atau keamanan
* Kelengkapan fasilitas umum ataupun sosial tersebut akan membikin kita nyaman dan betah tinggal di suatu lokasi perumahan.
Bilamana banyak dari tips memilih perumahan bagian sarana prasana diatas belum / tidak terpenuhi, maka perlu anda pertimbangankan keinginan anda untuk beli rumah disitu dan beralihlah ke alternatif lokasi perumahan yang lebih baik.
4. Kondisi Fisik Rumah
Anda tentunya akan merasa puas bilamana kondisi aktual rumah setelah dibangun sesuai dengan gambar atau brosur atau keinginan anda. Perlu anda perhatikan pada rumah contoh, atau kalo bisa rumah yang sudah jadi selain rumah contoh dan juga rumah yang sedang berjalan pengerjaannya.
Jika anda menemukan banyak kondisi visual yang tidak memenuhi kriteria kualitas pada rumah yang sudah jadi ataupun sedang berjalan pembangunannya, maka perlu anda pertimbangkan mengenai keinginan anda untuk beli rumah disitu. Bila tetap anda teruskan, maka anda harus siap siap menghadapi kondisi yang sama.
5. Potensi Perkembangan Area
Hal ini perlu anda pertimbangkan dalam memilih hunian terutama daerah sidoarjo kita harus jeli melihat lokasi kemunkinan dampak dari lumpur lapindo, tentunya perkembangan kota sidoarjo saat ini berubah kearah utara dan barat. Hal ini kita lakukan menyangkut banyak hal karena semakin berkembang suatu daerah semakin tinggi harga jual hunian kita.
Demikian tips nya semoga bermanfaat untuk anda dalam membeli rumah.
Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis
Jumat, 24 Desember 2010
Menjual Rumah - Tipsnya
1.Lakukan ‘Make Over’ rumah
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan pembersihan menyeluruh di setiap sudut rumah, sekaligus untuk mengecek kondisinya. Bila ada bagian rumah yang perlu dibenahi, lakukan perbaikan kecil. Ada baiknya bila anda lakukan pengecatan rumah dan ganti dengan warna-warna yang saat ini sedang tren. Kalau perlu, lakukan “make over” agar tampilan rumah tampak baru.
2.Pasang papan tulisan yang mencolok
Selanjutnya, pasanglah di muka rumah, papan bertuliskan ‘ DIJUAL RUMAH’ atau ‘RUMAH DIJUAL TANPA PERANTARA’ dengan ukuran dan warna yang mencolok sehingga mudah dibaca orang. Jangan lupa cantumkan nomor telepon agar orang bisa lebih mudah menghubungi anda. pilih tulisan sesuai opsi kedua sehingga anda tidak perlu buang-buang waktu untuk bertemu dengan broker/makelar rumah.
3.Pasang petunjuk arah ke rumah anda
Mudahkan orang untuk menemukan lokasi rumah anda, terutama jika kebetulan rumah anda berada di dalam gang. Pasang papan petunjuk atau peta lokasi arah ke rumah anda.
4.Iklankan rumah anda
Jangan lupa iklankan rumah anda melalui berbagai cara :
- Pasang Iklan Baris di surat kabar
- Pasang Iklan di Internet
- Tempelkan brosur di tempat umum seperti dekat pasar, halte, sekolah, kampus dll.
Sebaiknya lengkapi iklan anda dengan foto rumah, peta, beserta keunggulan-keunggulan rumah anda misalnya : Dijual Rumah, Bangunan Baru, Lengkap Listrik + Telepon + PDAM, Ada Sumur, Ada Pagar, Ada Kamar Pembantu, Bebas Banjir, Hanya 10 Menit Dari Sekolah XXX, Dekat Terminal, dll. Tapi ingat, menulis sejujurnya daripada calon pembeli anda malah kecewa.
5.Gunakan Network anda
Ini adalah cara mudah, murah sekaligus kemungkinan berhasilnya transaksi akan lebih besar. Tawarkan saja rumah anda kepada orang-orang yang telah anda kenal selama ini, misalnya : kerabat / famili, tetangga , rekan kerja / relasi bisnis, teman-teman di Mailing List / Website Social Neworking.
6.Buat acara semacam ‘open house’ di rumah anda
Sekali-kali, buatlah acara semacam ‘open house’ dengan mengundang netwok anda di rumah yang hendak dijual. Pilih hari yang longgar sehingga banyak orang bisa berkesempatan hadir. Lewat acara ini, minimal mereka bisa melihat-lihat setiap sudut rumah dan memberikan penilaian tentang rumah anda pada orang yang mereka referensikan. Ibarat dealer mobil, minimal anda sudah memberi kesempatan ‘test drive’ pada mereka bukan ?
7.Hubungi agen properti
Tak ada salahnya anda menghubungi agen properti, karena mungkin saja mereka mempunyai klien yang sedang membutuhkan rumah seperti yang hendak anda jual. Tentunya ada komisi yang harus anda sisihkan dari nilai penjualan rumah, yang berkisar antara 2,5 – 5 % tergantung besarnya nominal penjualan.
8.Sediakan nomor telepon yang mudah dihubungi
Usahakan agar anda mudah dihubungi oleh calon pembeli sewaktu-waktu. Jika memang anda tidak menyediakan waktu penuh, berilah tambahan informasi ini pada mereka.
9.Review Harga Pasaran
Lakukan review atas harga pasaran pada rumah yang anda jual, dengan melihat harga tanah dan rumah di sekitar lokasi. Berilah harga sewajarnya agar kedua belah pihak (penjual dan pembeli) tidak dikecewakan. Jangan sampai rumah anda tidak laku lantaran terlalu mahal, atau sebaliknya anda malah ‘rugi’ karena menjual dengan harga jauh dibawah harga pasaran.
10.Berikan kesan yang baik pada calon pembeli
Tips terakhir, selalu upayakan untuk memberi kesan yang baik pada calon pembeli. Bersikaplah sebagai penjual profesional, yang melayani calon pembeli sebaik mungkin.
Semoga tipsnya bermanfaat untuk anda, selamat mencoba.
Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis
Senin, 18 Oktober 2010
Pemerintah Akan Salurkan Rumah Murah Di 2011
Pemerintah akan terus mendukung program pembangunan perumahan murah bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dengan berencana menyalurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk perumahan kepada Pemerintah Daerah mulai tahun 2011 mendatang.
Menpera Suharso Monoarfa menegaskan hal ini di Batam, Jumat (5/3). Menpera mengunjungi Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tanjung Piayu, Rusunawa Muka Kuning dan Rusunami Batam Centre.Menpera menambahkan, pemerintah kabupaten/kota di seluruh Indonesia berhak mendapatkan dana alokasi khusus dengan syaratnya Pemkab/Pemko yang bersangkutan telah memiliki Perda Tentang Tata Ruang (RTRW) dan Perda Zonasi.
Pemerintah daerah ke depannya diharapkan memiliki peraturan daerah mengenai tata ruang serta zonasi perumahan, sehingga baik masyarakat maupun para pengusaha yang ingin membangun rumah terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah dapat mengetahui daerah-daerah mana saja yang tidak boleh dijadikan kawasan perumahan.Dengan dana alokasi khusus ini, kata Suharso, pemerintah menargetkan dapat membangun 200 ribu rumah di 200 kabupaten/kota per tahun. Dengan kata lain, setiap tahunnya pemerintah menargetkan pembangunan 1.000 rumah murah di satu kabupaten/kota.
Selain itu Menpera Suharso Monoarfa juga mengajak para pengusaha muda yang tergabung dalam HIPMI untuk menawarkan konsep Pra Sarana dan Sarana Dasar Pekerjaan Umum (PSDPU) perumahan
Sumber – kompas
Temukan semuanya tentang Bisnis & Promosikan Usaha Anda di Iklan Gratis
Jumat, 26 Maret 2010
Tips Memilih Fasilitas Sarana & Prasarana Di Perumahan
tertentu sehingga tidak menyebabkan comberan tergenang didepan rumah kita dan juga perlu diperhatikan apakah kira kira akan mampu mengalirkan air hujan.
Selasa, 26 Januari 2010
Perumahan Murah untuk Rakyat Tak Lekang oleh Krisis
Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera) Yusuf Asy’ari menjamin krisis ekonomi global tidak akan memengaruhi pembangunan sektor perumahan murah rakyat khususnya rumah sederhana sehat dan rumah susun.
"Krisis ekonomi global hanya terasa untuk perumahan menengah ke atas sedangkan rumah murah dan rumah susun tidak ada kendala," kata Yusuf Asy’ari seusai membuka Musyawarah Daerah Real Estate Indonesia Kalimantan Tengah di Palangkaraya, Rabu (7/1).
Menurut Yusuf, kucuran kredit konstruksi perbankan saat ini lebih selektif pada proyek-proyek pembangunan perumahan besar seperti untuk apartemen dan kondominium. Sehingga dampak krisis global diperkirakan akan menghambat pembangunan perumahan elit tersebut selama tahun 2009 ini.
"Sementara pembangunan rumah rakyat seperti rumah sederhana sehat dan rumah susun dengan empat hingga
Selain itu, Kementerian Negara Perumahan Rakyat (perumahan murah) juga telah berupaya menekan dampak krisis global bagi perumahan rakyat dengan menerapkan pola pembiayaan kredit baru. "Sekarang pola subsidi baru dengan bunga tetap pada mereka yang mengambil kredit, sehingga meski bunga perbankan naik, bunga kreditnya tetap di bawah 10 persen," jelasnya.
Fluktuasi kenaikan bunga itu selanjutnya dibebankan pada subsidi pemerintah, tambah Yusuf.
Yusuf Asy’ari juga menekankan, pemerintah akan berupaya mencegah kenaikan harga rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah itu mengingat kesulitan kondisi perekonomian saat ini.
Harga tiap unit rumah sederhana sehat saat ini masih sebesar Rp 55 juta per unit dan rumah susun sebesar Rp 144 juta per unit. "Kami lebih suka memberikan tambahan fasilitas pada pengembang daripada harus menaikkan harga, misalnya dengan memperjuangkan PPn jasa konstruksi bisa nol dan tidak dibayar," ujarnya.
Pada 2009, pemerintah mengalokasikan dana subsidi perumahan rakyat (perumahan murah) senilai Rp 2,5 triliun. Duit itu akan digunakan untuk subsidi pembangunan 170.000 unit rumah sederhana dan 44.000 unit rumah susun. Anggaran itu meningkat signifikan dibandingkan tahun 2008 yang hanya dialokasikan sekitar Rp 800 miliar.
megapolitan.kompas.com
Selasa, 12 Januari 2010
Tips Memilih Rumah Minimalis
Setelah melihat beragam model rumah minimalis, barangkali Anda bertanya. Apakah harus memilih rumah yang atapnya beton atau genteng? Atau pilih yang jendela kacanya besar-besar dan beragam pertanyaan lain.
Menurut Bambang Eryudhawan, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) DKI Jakarta, model minimalis yang baik adalah yang sesuai dengan iklim tropis.
Yang terpenting dicermati adalah lay-out ruangnya: apakah sesuai dengan iklim
Yang ideal ruang-ruangnya fungsional, hubungan antar-ruang terkoordinasi dengan baik, udara bisa mengalir lancar ke dalam rumah, begitu pula sinar matahari pagi. Jadi, keberadaan bukaan dan ventilasi udara penting pada rumah minimalis (perumahan murah).
Selain itu kalau hujan rumah tidak tampias atau bocor, pada musim kemarau rumah tidak panas. Pastikan juga dinding rumah tidak banyak terkena sinar matahari langsung. Pasalnya, menurut Imelda Akmal, Principal Imelda Akmal Architecture Writer, dinding tembok menyerap panas pada siang hari, dan dilepas pada malam hari. Karena itu rumah yang temboknya banyak terkena sinar matahari langsung, terasa panas pada siang dan malam hari.
Tips Majalah Estate
Rabu, 11 November 2009
Tips Sebelum Memilih Rumah KPR Murah
Anda belum mempunyai uang yang cukup untuk membeli rumah secara Cash? KPR atau kredit Perumahan Murah rakyat solusinya.
Sebelum anda memilih perumahan murah atau rumah KPR, ada baiknya anda persiapkan hitung hitungan sebagai berikut. Contoh kasus memilih rumah idaman secara KPR: misal anda adalah pasangan suami istri muda, dengan penggabungan penghasilan sejumlah = Rp 6 juta, kerja permanent dan anda menginginkan rumah kecil dan sehat di pemukiman yang layak. Anda perlu mengetahui bagaimana cara bank mengalisa kemampuan mencicil atau membeli.
* Mengetahui kemampuan mencicil. Bank biasanya hanya mengijinkan atau menyetujui cicilan bila tidak lebih dari satu per tiga (1/3) gaji perbulannya. Misal gaji gabungan suami istri adalah Rp 6jt maka cicilan akan disetujui oleh bank bila tidak lebih dari Rp 2jt perbulan.
* Mengetahui kemampuan membeli perumahan murah. Bank biasanya hanya mendanai sekitar 80% dari nilai rumah. Misal bilamana anda akan membeli rumah seharga Rp 100jt, maka bank kebanyakan hanya mau mendanai sebesar Rp 80jt. Sehingga anda perlu menyiapkan dana sisanya yakni sekitar 20% atau Rp 20jt, disamping itu anda juga perlu menyiapkan 10% untuk biaya administrasi dan pajak perumahan murah. Jadi total dana awal yang perlu anda siapkan sebelum KPR untuk rumah seharga Rp 100jt adalah = Rp 20jt + 10jt = Rp 30jt
Setelah anda ketahui kisaran harga perumahan murah yang bakal disetujui oleh bank, maka barulah anda mencari rumah yang anda idamkan sesuai dengan kemampuan. Anda bisa memilih perumahan murah yang baru dikembangkan oleh developer maupun rumah second.
Kelebihan kekurangan rumah baru dan bekas adalah sebagai berikut:
* Rumah baru dari developer. Hitungan angka angka sangat mudah dan jelas dan biasanya developer juga menggandeng bank bank tertentu sehingga anda tidak perlu repot repot untuk mencari bank pemberi KPR. Kekurangannya: tenggang waktu biasanya agak lama, belum tentu kita akan mempunyai tetangga dalam waktu cepat.
* Rumah second. Bila anda jeli, perumahan murah second adalah pilihan yang cukup menarik. Mengapa? Karena kita bisa mengetahui bagaimana lingkungan sekitar rumah, dan bisa ditempati dengan segera. Untuk melakukan KPR anda perlu menghubungi bank yang anda inginkan, mengisi formulir beserta kelengkapannya, dan kemudian bank akan melakukan appraisal atau penilaian.
Semoga tips sebelum memilih rumah KPR ini berguna bagi anda.
citraindahrumahku.com
Tips Sebelum Memilih Rumah KPR mURAH
Anda belum mempunyai uang yang cukup untuk membeli rumah secara Cash? KPR atau kredit Perumahan Murah rakyat solusinya.
Sebelum anda memilih perumahan murah atau rumah KPR, ada baiknya anda persiapkan hitung hitungan sebagai berikut. Contoh kasus memilih rumah idaman secara KPR: misal anda adalah pasangan suami istri muda, dengan penggabungan penghasilan sejumlah = Rp 6 juta, kerja permanent dan anda menginginkan rumah kecil dan sehat di pemukiman yang layak. Anda perlu mengetahui bagaimana cara bank mengalisa kemampuan mencicil atau membeli.
* Mengetahui kemampuan mencicil. Bank biasanya hanya mengijinkan atau menyetujui cicilan bila tidak lebih dari satu per tiga (1/3) gaji perbulannya. Misal gaji gabungan suami istri adalah Rp 6jt maka cicilan akan disetujui oleh bank bila tidak lebih dari Rp 2jt perbulan.
* Mengetahui kemampuan membeli perumahan murah. Bank biasanya hanya mendanai sekitar 80% dari nilai rumah. Misal bilamana anda akan membeli rumah seharga Rp 100jt, maka bank kebanyakan hanya mau mendanai sebesar Rp 80jt. Sehingga anda perlu menyiapkan dana sisanya yakni sekitar 20% atau Rp 20jt, disamping itu anda juga perlu menyiapkan 10% untuk biaya administrasi dan pajak perumahan murah. Jadi total dana awal yang perlu anda siapkan sebelum KPR untuk rumah seharga Rp 100jt adalah = Rp 20jt + 10jt = Rp 30jt
Setelah anda ketahui kisaran harga perumahan murah yang bakal disetujui oleh bank, maka barulah anda mencari rumah yang anda idamkan sesuai dengan kemampuan. Anda bisa memilih perumahan murah yang baru dikembangkan oleh developer maupun rumah second.
Kelebihan kekurangan rumah baru dan bekas adalah sebagai berikut:
* Rumah baru dari developer. Hitungan angka angka sangat mudah dan jelas dan biasanya developer juga menggandeng bank bank tertentu sehingga anda tidak perlu repot repot untuk mencari bank pemberi KPR. Kekurangannya: tenggang waktu biasanya agak lama, belum tentu kita akan mempunyai tetangga dalam waktu cepat.
* Rumah second. Bila anda jeli, perumahan murah second adalah pilihan yang cukup menarik. Mengapa? Karena kita bisa mengetahui bagaimana lingkungan sekitar rumah, dan bisa ditempati dengan segera. Untuk melakukan KPR anda perlu menghubungi bank yang anda inginkan, mengisi formulir beserta kelengkapannya, dan kemudian bank akan melakukan appraisal atau penilaian.
Semoga tips sebelum memilih rumah KPR ini berguna bagi anda.
citraindahrumahku.com
Senin, 12 Oktober 2009
Tips Perumahan Bebas Banjir
2. Susun daftar perumahan murah lalu pilih sesuai wilayah. Pilih yang terdekat atau paling mudah dijangkau dari prioritas aktivitas anda dan atau keluarga.
3. Datangi langsung lokasi perumahan.
4. Dilokasi cermati masterplan kredit perumahan terutama drainasenya. Kemana air dilepas? Adakah sungai atau situ didekat areal perumahan? Kalau ada apakah cukup lebar dan dalam, dan lebih rendah dari permukaan perumahan?
5. Tanyakan juga peil banjirnya. Bila di atas satu meter dari peil banjir di tanjung priok, berarti kredit perumahan relatif aman asal saluran didalam dan sekitar perumahan dalam kondisi baik dan terawat.
6. Tanya juga warga kredit perumahan murah atau penduduk sekitar, apakah perumahan pernah kebanjiran? Bila pernah, bagian mana dari arealnya yang kebanjiran? Seberapa dalam air menggenang dan apa kira-kira penyebabnya?
7. Bila penyebabnya drainase yang tersumbat atau pembangunan drainase yang belun selesai, tanyakan ke developer apakah problem itu akan diatasi?
8. Cek selokan di depan rumah, apakah tergenang atau tidak. Bila menggenang berarti drainasi kurang terawat. Kondisi ini patut diwaspadai karena banyak kasus banjir di perumahan karena drainase yang kurang terawat.
9. Jika drainase kurang bagus tapi tidak banjir, lihat lingkungan disekitar perumahan. Barangkali masih banyak tanah kosong. Kalau iya, berarti untuk sementara air meresap di situ. Kelak setelah tanah itu dibangun, perumahan berpotensi kebanjiran.
10. Yang ideal memilih perumahan yang memiliki hirarki drainase yang jelas. Ada saluran tersier, sekunder, dan primer yang terhubung, hingga ke daerah aliran sungai atau danau.
11. Akan lebih baik bila perumahan dilengkapi area terbuka hijau yang memadai, danau, dan sumur resapan yang memenuhi standar (lebar 1,5 meter dan dalam minimal 6 meter). Dengan demikian perumahan bukan hanya kecil kansnya kebanjiran, tapi juga memiliki cadangan air pada musim kemarau.
12. Meskipun sudah menemukan perumahan yang memenuhi syarat, jangan lupa memperhatikan kedisiplinan warga di dalam dan sekitar perumahan.
(Sumber: Majalah Estate, Maret 2007
Kamis, 08 Oktober 2009
TIPS MEMILIH PERUMAHAN BARU
Kita mungkin sudah mengetahui bahwa media massa sering kali memberitakan mengenai banjir di wilayah wilayah tertentu, apalagi di seputaran jakarta dan area pendukung di sekitarnya.
Oleh karenanya diperlukan suatu kejelian dalam menentukan lokasi perumahan murah, diantaranya mengamati tinggi rendahnya suatu wilayah dan kemungkinan terjadinya banjir ataupun apakah wilayah tersebut aman tapi dikepung oleh area sekitar yang kebanjiran, perkembangan dan rencana pengembangan suatu wilayah dan sebagainya.
bila anda sudah menemukan lokasi atau kawasan yang sesuai, maka tanyakan secara detail mengenai aspek legalitas. Misal: pertanyakan mengenai sertifikat induk untuk lokasi suatu kawasan perumahaan yang dipilih, dimana hal ini adalah untuk mengetahui kepastian dan keabsahan kepemilikan atas tanah yang nantinya akan dikembangkan, kemudian juga pertanyakan apakah pemecahan atas sertifikat induk menjadi shgb atau shm atas kavling kredit perumahan yang dipilih tersebut tidak dalam permasalahan dan kira kira waktunya berapa lama. Pertanyaan ini mungkin kelihatan sebagai hal yang sepele, tetapi seringkali kita dengar suatu warga komplek mengkomplain pihak developer perumahan karena sertifikat tidak keluar. Sebagai contoh, berita di daerah batam bahwa suatu kawasan yang telah dibangun puluhan ribu rumah ternyata adalah kawasan hutan lindung, dan banyak lagi contoh lainnya.
Fasilitas sarana & prasarana
fasilitas sarana dan prasarana perumahan murah yang lengkap merupakan alat bantu kemudahan kita bila kita tinggal disuatu wilayah. Perlu kita lihat fasilitas umum dan fasilitas sosial yang ditawarkan oleh pihak pengembang. Perlu anda perhatikan kondisi sebagai berikut:
- Jalan lingkungan, apakah cukup lebar paling tidak untuk dua mobil yang bersimpangan.
- Saluran drainase/ selokan, apakah perumahan memenuhi criteria cepat kering karena mempunyai suatu elevasi tertentu sehingga tidak menyebabkan comberan tergenang didepan rumah kita dan juga perlu diperhatikan apakah kira kira akan mampu mengalirkan air hujan.
- Penerangan jalan.
- Fasilitas air minum dan air bersih. Seperti kita ketahui bahwa tidak semua wilayah mempunyai air tanah yang layak digunakan, oleh karenanya perlu diperhatikan apakah ada saluran pam atau sarana lain pemasok air layak pakai.
- Jaringan telepon.
- Jaringan internet. Seperti yang kita ketahui bahwa internet telah menjadi kebutuhan bagi banyak orang, jadi dalam pemilihan lokasi rumah (cek this kredit perumahan murah) alangkah baiknya bila kita perhatikan adakah penyedia internet yang masuk dilokasi yang kita inginkan.
- Toko ataupun pasar untuk kebutuhan hidup sehari hari.
- Riwayat peruntukan lahan perumahan sebelumnya. Tanah persawahan atau bekas rawa biasanya mempunyai air tanah yang lebih jelek daripada tanah tegalan. Juga siapa tau tanah yang digunakan adalah bekas makam, tanah bekas makam biasanya dihindari oleh sebagian orang, atapun hal hal lain yang mempunyai pengaruh teknis pada konstruksi bangunan (misal tanah potong atau tanah urug, dsb).
Rumah ibadah seperti musholla, gereja dsb
Lapangan olahraga, taman ataupun areal terbuka lainnya untuk umum
Pos security atau keamanan
Balai pertemuan untuk lingkup rt / rw dsb