Langsung saja masuk ke dalam resto, dan pesan makan ….. *it’s lunch time*
Di perjalanan, Nael sudah pesan kalau dia ingin makan bubur ayam …. Tidak mau nasi goreng atau nasi tim ayam.
Click to view large
Bubur-nya semangkok besar …. Sedikit-sedikit makan-nya karena masih panas…. hot… hot…hot…
Selain ada ayam suwir-nya, ada juga irisan jamur-nya ….
Salah satu rempah yang digunakan di bubur ini adalah jahe … tidak banyak, tetapi tetap terasa.
Dan buburnya berasa gurih, tapi bukan gurih karena santan …. Seperti dimasak menggunakan bumbu khusus .
Saya pesan nasi goreng kepiting saja …. Yang berbau seafood, dan tentunya pas di lidah
Porsinya termasuk porsi jumbo, sesuai dengan harganya, dan memang enak bener ….
Walaupun kepitingnya tidak terlihat langsung, tapi kepitingnya berasa banget saat satu sendok nasi goreng kepiting tersebut mendarat di mulut, hmmm…..
Yang pasti, nasi gorengnya tidak ‘klomoh’ alias kebanyakan minyak goreng dan terlihat hanya sedikit minyak yang digunakan.
Satu porsi nasi goreng kepiting ini pastinya membuat Anda kekenyangan kalau memakannya, belum lagi menghabiskan minum.
Nah, selesai dari Golden Bowl, kami ke sini nih…
Sumber:christianto web
Lihat juga:
solaria
red mango
J Co
Tampilkan postingan dengan label solaria. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label solaria. Tampilkan semua postingan
Selasa, 09 November 2010
Selasa, 02 November 2010
kisahku bersama nasi goreng
Tau nasi goreng tek-tek? tentu sudah tak asing di kuping sebutan untuk nasi goreng yang biasa melewati pemukiman dan mengeluarkan ciri khas suara dari gesekan antara penggorengan dan sodet besi.
kalau dulu semasih menjadi anak kos suara itu mampu menggetarkan perut-perut yang kosong. tapi, yah suara itu hanya mampu menggetarkan perut tetapi tak mampu menggetarkanku untuk membelinya hehehe hanya lewat kalau kata permainan monopoli.
tapi tak habis akal aku yang terlanjur lapar biasanya sering mengobrak-abrik apapun yang ada di sekitarku *hoalahhh???
dan akhirnya!!! aku menemukan sebuah resep nasi goreng tek-tek ini *buat apa???
ada 3 unsur bumbu yang dominan yaitu bawang merah dan bawang putih , cabe merah, dan kemiri yang semuanya dihaluskan dan ditempatkan dalam wadah terpisah. Saat meramu nasi goreng, pedagang tinggal menumis ketiga bumbu tadi ditambah dengan daun bawang. Setelah harum, masukan telur kocok, aduk bersama bumbu tumis tadi. Terakhir masukan 1 porsi nasi putih (agak pera’ khas abang nasi goreng) , kecap manis, garam, dan micin. Semua diaduk hingga rata. Sajikan dengan telur ceplok, krupuk, dan acar timun… :D yumm ..
tapi.... bahan-bahan dan alat masak sepertinya tidak tersedia di kosan ku dan lagi-lagi harus mengelus perut sabar-sabar kita makan mie instan dulu untuk hari ini :(
Lihat Juga:
solaria
red mango
J.co
kalau dulu semasih menjadi anak kos suara itu mampu menggetarkan perut-perut yang kosong. tapi, yah suara itu hanya mampu menggetarkan perut tetapi tak mampu menggetarkanku untuk membelinya hehehe hanya lewat kalau kata permainan monopoli.
tapi tak habis akal aku yang terlanjur lapar biasanya sering mengobrak-abrik apapun yang ada di sekitarku *hoalahhh???
dan akhirnya!!! aku menemukan sebuah resep nasi goreng tek-tek ini *buat apa???
ada 3 unsur bumbu yang dominan yaitu bawang merah dan bawang putih , cabe merah, dan kemiri yang semuanya dihaluskan dan ditempatkan dalam wadah terpisah. Saat meramu nasi goreng, pedagang tinggal menumis ketiga bumbu tadi ditambah dengan daun bawang. Setelah harum, masukan telur kocok, aduk bersama bumbu tumis tadi. Terakhir masukan 1 porsi nasi putih (agak pera’ khas abang nasi goreng) , kecap manis, garam, dan micin. Semua diaduk hingga rata. Sajikan dengan telur ceplok, krupuk, dan acar timun… :D yumm ..
tapi.... bahan-bahan dan alat masak sepertinya tidak tersedia di kosan ku dan lagi-lagi harus mengelus perut sabar-sabar kita makan mie instan dulu untuk hari ini :(
Lihat Juga:
solaria
red mango
J.co
Label:
j.co,
nasi goreng,
red mango,
solaria
Kamis, 28 Oktober 2010
Kreasi Nasi Goreng kambing
Kemarin pas macet saya mampir di restoran yang mirip dengan solaria tapi namanya lupa hehehe. sayapun mencoba pesan nasi goreng kambing walaupun belum pernah merasakan bagaimana enaknya karena saya tau nasi goreng ini dari teman saya dan ketika nasi goreng itu masuk kemulut saya wahhh mantab sekali dan saya pun berkeninginan membuat sendiri nasi gorengj kambing dengan bertanya pada mbah google dan akhirnya saya menemukannya dan inilah resep yang saya dapatkan walau belum saya coba praktekan minimal sudah ada caranya tinggal waktu dan semangat untuk membuat nasi goreng kambing ini
selamat mencoba duluan :D
Resep Masakan Nasi Goreng Kambing
Bahan Nasi Goreng Kambing :
* Nasi putih, 400 gram
* Daging kambing muda, 200 gram, potong bentuk dadu
* Minyak goreng, 2 sendok makan
* Minyak samin, 1 sendok teh
* Daun bawang, 3 batang, potong kasar
* Kol/kubis, 2 lembar, potong kasar
* Tomat, 1 buah, potong kasar
Bumbu Halus :
* Bawang putih, 3 siung
* Bawang merah, 5 butir
* Cabai merah, 2 buah
* Cabai rawit, 3 buah
* Merica bubuk, 1/2 sendok teh
* Kecap manis, 2 sendok makan
* Garam, secukupnya
* Gula pasir, secukupnya
Pelengkap :
* Bawang merah goreng, secukupnya
* Acar mentah ( mentimun, nanas, cabai rawit )
* Kerupuk udang
Cara memasak Nasi Goreng Kambing :
1. Panasakan minyak goreng, tumis bumbu halus hingga harum.
2. Masukkan daging kambing, minyak samin dan kol. Aduk rata. Tutup penggorengan, masak hingga daging lunak.
3. Tambahkan bahan yang lain, masak hingga bumbu meresap sambil diaduk. Angkat.
4. Sajikan hangat dengan pelengkapnya.
Resep untuk 2 porsi Nasi Goreng Kambing
Lihat Juga :
red mango
J.co
selamat mencoba duluan :D
Resep Masakan Nasi Goreng Kambing
Bahan Nasi Goreng Kambing :
* Nasi putih, 400 gram
* Daging kambing muda, 200 gram, potong bentuk dadu
* Minyak goreng, 2 sendok makan
* Minyak samin, 1 sendok teh
* Daun bawang, 3 batang, potong kasar
* Kol/kubis, 2 lembar, potong kasar
* Tomat, 1 buah, potong kasar
Bumbu Halus :
* Bawang putih, 3 siung
* Bawang merah, 5 butir
* Cabai merah, 2 buah
* Cabai rawit, 3 buah
* Merica bubuk, 1/2 sendok teh
* Kecap manis, 2 sendok makan
* Garam, secukupnya
* Gula pasir, secukupnya
Pelengkap :
* Bawang merah goreng, secukupnya
* Acar mentah ( mentimun, nanas, cabai rawit )
* Kerupuk udang
Cara memasak Nasi Goreng Kambing :
1. Panasakan minyak goreng, tumis bumbu halus hingga harum.
2. Masukkan daging kambing, minyak samin dan kol. Aduk rata. Tutup penggorengan, masak hingga daging lunak.
3. Tambahkan bahan yang lain, masak hingga bumbu meresap sambil diaduk. Angkat.
4. Sajikan hangat dengan pelengkapnya.
Resep untuk 2 porsi Nasi Goreng Kambing
Lihat Juga :
red mango
J.co
Label:
j.co,
nasi goreng,
red mango,
solaria
Selasa, 26 Oktober 2010
Belajar Membuat nasi Goreng dengan simple
Nasi goreng adalah salah satu favorit menu saya dan suami untuk sarapan karena mudah dan cepat. Nasi putih yang masih tersisa dari menu makan malam pun tidak terbuang percuma. Biasanya saya masak nasi goreng dengan bumbu yang minimalis, hanya bawang putih cincang, bawang bombay cincang, garam, merica, dan kecap. Saking minimalisnya suami berpendapat bahwa nasi goreng saya cuma bentuknya saja yang mirip nasi goreng, sedangkan rasanya jauh berbeda dengan nasi goreng yang pernah dia makan sebelumnya. Beberapa hari lalu saya berniat masak nasi goreng dengan bumbu yang cukup lengkap. Hasilnya? Lumayan mirip dengan nasi goreng restoran. Ini dia resep nasi goreng teri ala sauskecap.com.
Bahan :
* 1 piring penuh nasi putih
* 50 gram teri, goreng kering
* 3 butir bawang merah
* 2 siung bawang putih
* 1 butir kemiri
* 3 buah cabe merah
* 4 sendok kecap manis
* garam dan merica bubuk secukupnya
Cara membuat :
* haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, dan cabe merah, sisihkan
* panaskan sedikit minyak goreng dalam wajan, masukkan bumbu halus, tumis hingga harum
* masukkan nasi putih, aduk rata, tambahkan kecap manis, garam, dan merica
* aduk hingga tercampur rata, masukkan teri goreng, aduk-aduk sebentar
* angkat dan sajikan bersama telur ceplok
sumber: sauskecap
Lihat Juga:
solaria
red mango
J.co
Bahan :
* 1 piring penuh nasi putih
* 50 gram teri, goreng kering
* 3 butir bawang merah
* 2 siung bawang putih
* 1 butir kemiri
* 3 buah cabe merah
* 4 sendok kecap manis
* garam dan merica bubuk secukupnya
Cara membuat :
* haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, dan cabe merah, sisihkan
* panaskan sedikit minyak goreng dalam wajan, masukkan bumbu halus, tumis hingga harum
* masukkan nasi putih, aduk rata, tambahkan kecap manis, garam, dan merica
* aduk hingga tercampur rata, masukkan teri goreng, aduk-aduk sebentar
* angkat dan sajikan bersama telur ceplok
sumber: sauskecap
Lihat Juga:
solaria
red mango
J.co
Label:
j.co,
nasi goreng,
red mango,
solaria
Jumat, 22 Oktober 2010
Asian Food Fair di Abu Dhabi
Abu Dhabi (ANTARA News) - Pengunjung "Asian Food Fair 2010" yang digelar Kedutaan Besar RI di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UAE), pada Sabtu menyantap habis nasi goreng, es cendol dan sate padang yang dijual di stand Indonesia pukul 13.00 waktu setempat padahal acara baru akan ditutup dua jam kemudian.
Sejumlah orang yang antri nampak kecewa dan terpaksa harus mencari makanan di stand yang lain, demikian siaran pers KBRI di Abu Dhabi, Minggu.
Mengulangi sukses penyelenggaraan "Indonesian Charity Bazaar and Cultural Performances" tiga minggu lalu, Indonesia ditunjuk oleh asosiasi para istri duta besar negara-negara Asia (Asian Ladies- Association of Abu Dhabi) sebagai tuan rumah "Asian Food Fair 2010".
"Asian Food Fair" yang baru pertama kali diselenggarakan ini dimulai sejak pukul 11 hingga pukul 15 dan diikuti 13 negara yaitu Australia, Bangladesh, Brunei, China, Indonesia, Jepang, Kazakstan, Malaysia, Nepal, Phillipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Berbagai jenis penganan favorit Asia mulai dari sushi (Jepang) padthai (Thailand) pho (semacam soup dari Vietnam), kue-kue manis dari Kazakstan, Malaysia dan Brunei hingga nasi goreng Indonesia menghiasi 13 tenda-tenda yang berjajar rapi. Harga yang ditawarkan pun sangat murah untuk ukuran Abu Dhabi yaitu Dh.5 ( Rp 12.000) untuk satu porsi kecil.
Kali ini pegunjung semakin bervariasi, bahkan tampak beberapa duta besar di luar kawasan Asia dan warga setempat memenuhi halaman KBRI.
Antusias pengunjung untuk mencicipi berbagai macam makakan khas Asia benar-benar di luar dugaan panitia.
Persis pukul 14.00 hampir semua makanan habis semua diborong, kecuali dari stand China yang tampaknya lebih siap dengan mengambil bahan-bahan tambahan dari kedutaan besar mereka.
Koordinator stand Indonesia yang juga isteri Dubes RI di Abu Dhabi, Murgiyati Supriyadi, mengatakan jumlah pengunjung yang mencapai sekitar 1.000 orang ini di luar perkiraan mengingat acara tersebut baru dipersiapkan kurang dari dua bulan.
Banyak negara yang awalnya khawatir makanan mereka tidak akan laku. Melihat keberhasilan ini sebagian besar isteri para dubes Asia mengusulkan agar Asian Food Fair ini dijadikan acara rutin dan meminta Indonesia menjadi tuan rumah karena dinilai paling siap dengan lokasi yang strategis serta didukung peralatan yang memadai, tambahnya.
Pengunjung pun dihibur dengan berbagai tarian dan pertunjukan, antara lain dari China, Bangladesh, Malaysia dan Thailand. Sementara Indonesia selaku tuan rumah menampilkan pertunjukan terbanyaknya dengan menghadirkan tari Gambyong, Yapong, Jaipong dan Kulintang serta ditutup dengan Tari Poco-poco yang diikuti secara meriah oleh para pengunjung.
Duta Besar RI untuk Abu Dhabi, M. Wahid Supriyadi, menyatakan kepuasannya atas penyelenggaraan Asian Food Fair ini walaupun dengan persiapan yang sangat singkat.
"Beruntung KBRI telah memiliki panggung dan tenda yang dirancang secara khusus dan dengan cepat dapat dipasang," katanaya.
Tentang pilihan menu nasi goreng, Dubes Wahid bercerita bahwa dalam bazaar bulan lalu, seorang pengunjung asal Jepang protes kenapa Indonesia tidak menampilkan nasi goreng padahal dia dari rumah sudah memimpikan akan membeli makanan yang sudah "go international" tersebut.
Untuk itu dalam acara kali ini KBRI sengaja menyewa seorang chef professional asal Indonesia yang saat ini bekerja di restoran cepat saji yang sangat terkenal ?Noodle House? . Ternyata rumah makan itu juga memiliki menu ?Nasi Goreng Ayam Kampung?.
"Tidak jelas apakah memang benar-benar ayam kampung," ujar Wahid.
"Asian Food Fair 2010" diliput oleh dua harian berbahasa Inggris terbesar Gulf News dan Khaleej Times yang menurunkan artikel dan foto-foto kegiatan tersebut.
sumber:Antara
Lihat Juga:
Solaria
red mango
J.co
Sejumlah orang yang antri nampak kecewa dan terpaksa harus mencari makanan di stand yang lain, demikian siaran pers KBRI di Abu Dhabi, Minggu.
Mengulangi sukses penyelenggaraan "Indonesian Charity Bazaar and Cultural Performances" tiga minggu lalu, Indonesia ditunjuk oleh asosiasi para istri duta besar negara-negara Asia (Asian Ladies- Association of Abu Dhabi) sebagai tuan rumah "Asian Food Fair 2010".
"Asian Food Fair" yang baru pertama kali diselenggarakan ini dimulai sejak pukul 11 hingga pukul 15 dan diikuti 13 negara yaitu Australia, Bangladesh, Brunei, China, Indonesia, Jepang, Kazakstan, Malaysia, Nepal, Phillipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Berbagai jenis penganan favorit Asia mulai dari sushi (Jepang) padthai (Thailand) pho (semacam soup dari Vietnam), kue-kue manis dari Kazakstan, Malaysia dan Brunei hingga nasi goreng Indonesia menghiasi 13 tenda-tenda yang berjajar rapi. Harga yang ditawarkan pun sangat murah untuk ukuran Abu Dhabi yaitu Dh.5 ( Rp 12.000) untuk satu porsi kecil.
Kali ini pegunjung semakin bervariasi, bahkan tampak beberapa duta besar di luar kawasan Asia dan warga setempat memenuhi halaman KBRI.
Antusias pengunjung untuk mencicipi berbagai macam makakan khas Asia benar-benar di luar dugaan panitia.
Persis pukul 14.00 hampir semua makanan habis semua diborong, kecuali dari stand China yang tampaknya lebih siap dengan mengambil bahan-bahan tambahan dari kedutaan besar mereka.
Koordinator stand Indonesia yang juga isteri Dubes RI di Abu Dhabi, Murgiyati Supriyadi, mengatakan jumlah pengunjung yang mencapai sekitar 1.000 orang ini di luar perkiraan mengingat acara tersebut baru dipersiapkan kurang dari dua bulan.
Banyak negara yang awalnya khawatir makanan mereka tidak akan laku. Melihat keberhasilan ini sebagian besar isteri para dubes Asia mengusulkan agar Asian Food Fair ini dijadikan acara rutin dan meminta Indonesia menjadi tuan rumah karena dinilai paling siap dengan lokasi yang strategis serta didukung peralatan yang memadai, tambahnya.
Pengunjung pun dihibur dengan berbagai tarian dan pertunjukan, antara lain dari China, Bangladesh, Malaysia dan Thailand. Sementara Indonesia selaku tuan rumah menampilkan pertunjukan terbanyaknya dengan menghadirkan tari Gambyong, Yapong, Jaipong dan Kulintang serta ditutup dengan Tari Poco-poco yang diikuti secara meriah oleh para pengunjung.
Duta Besar RI untuk Abu Dhabi, M. Wahid Supriyadi, menyatakan kepuasannya atas penyelenggaraan Asian Food Fair ini walaupun dengan persiapan yang sangat singkat.
"Beruntung KBRI telah memiliki panggung dan tenda yang dirancang secara khusus dan dengan cepat dapat dipasang," katanaya.
Tentang pilihan menu nasi goreng, Dubes Wahid bercerita bahwa dalam bazaar bulan lalu, seorang pengunjung asal Jepang protes kenapa Indonesia tidak menampilkan nasi goreng padahal dia dari rumah sudah memimpikan akan membeli makanan yang sudah "go international" tersebut.
Untuk itu dalam acara kali ini KBRI sengaja menyewa seorang chef professional asal Indonesia yang saat ini bekerja di restoran cepat saji yang sangat terkenal ?Noodle House? . Ternyata rumah makan itu juga memiliki menu ?Nasi Goreng Ayam Kampung?.
"Tidak jelas apakah memang benar-benar ayam kampung," ujar Wahid.
"Asian Food Fair 2010" diliput oleh dua harian berbahasa Inggris terbesar Gulf News dan Khaleej Times yang menurunkan artikel dan foto-foto kegiatan tersebut.
sumber:Antara
Lihat Juga:
Solaria
red mango
J.co
Label:
j.co,
nasi goreng,
red mango,
solaria
Rabu, 20 Oktober 2010
Buatin Obama Nasi Goreng Bali Yukkk :D
Nasi goreng Bali dengan pelengkap: ayam pelalah, bawang goreng, irisan tomat, daun selada
BAHAN:
400 gr nasi putih
100 gr udang, kupas, sisakan ekornya
2 btr telur, kocok lepas
50 gr kol iris tipis
3 bh cabai rawit, iris tipis
3 sdm minyak goreng
5 sdm bawang goreng untuk taburan
BUMBU HALUS:
8 bh bawang merah
3 siung bawang putih
3 bh cabai merah
½ sdt terasi
½ sdt merica bubuk
1 sdt garam
CARA MEMBUAT:
1. Tumis bumbu halus sampai harum, masukkan telur dan udang, aduk rata.
2. Tambahkan nasi, cabai rawit, aduk rata, masukkan kol, aduk hingga matang.
3. Angkat, sajikan dengan ayam pelalah, taburan bawang goreng dan pelengkap lainnya.
sumber: tabloid nova
Lihat Juga:
red mango
solaria
J.co
BAHAN:
400 gr nasi putih
100 gr udang, kupas, sisakan ekornya
2 btr telur, kocok lepas
50 gr kol iris tipis
3 bh cabai rawit, iris tipis
3 sdm minyak goreng
5 sdm bawang goreng untuk taburan
BUMBU HALUS:
8 bh bawang merah
3 siung bawang putih
3 bh cabai merah
½ sdt terasi
½ sdt merica bubuk
1 sdt garam
CARA MEMBUAT:
1. Tumis bumbu halus sampai harum, masukkan telur dan udang, aduk rata.
2. Tambahkan nasi, cabai rawit, aduk rata, masukkan kol, aduk hingga matang.
3. Angkat, sajikan dengan ayam pelalah, taburan bawang goreng dan pelengkap lainnya.
sumber: tabloid nova
Lihat Juga:
red mango
solaria
J.co
Label:
j.co,
nasi goreng,
red mango,
solaria
Rabu, 13 Oktober 2010
WKL Depok
Dari beberapa WKL yang menjual Chinese Food di sepanjang jalan Margonda Raya, warung Chinese Food diantara pompa bensin Margonda dan Mitra 10 adalah yang paling saya gemari. Warung ini direkomendasikan oleh teman saya Deina yang sering memesan makanan dari warung tersebut. Karena banyak teman saya yang memesan dari WKL itu, saya pun jadi tergoda untuk ikut membeli. Hasilnya, saya ketagihan.
Mutu masakan di WKL ini adalah hal utama yang paling saya sukai. Menu favorit saya adalah nasi, mi, dan kwetiau goreng. Bumbu masakan mereka sangat pas. Ambil saja nasi goreng sebagai contoh. Bumbu nasi gorengya enak dan tidak pedas, berbeda dari bumbu nasi goreng yang dijual penjual nasi goreng gerobak pada umumnya. Kecapnya pun pas sehingga nasi gorengnya tidak terlalu manis ataupun hambar karena kurang kecap. Porsi masakannya juga besar.
Meskipun tempat makan ini cuma WKL, mutu masakannya jelas tidak bisa disamakan dengan restoran Chinese Food sungguhan seperti Resto. Mi Berkat atau Resto. Bakmi Buncit. Biarpun begitu, keunggulan utamanya adalah harga yang murah tanpa mengorbankan cita rasa makanannya. Dibandingkan dengan nasi goreng yang dijual oleh pedagang gerobak, harga makanan di WKL ini memang lebih mahal. Untuk nasi, mi, atau kwetiau goreng, harga yang harus dibayar adalah Rp11.500,- sementara nasi goreng dijual oleh pedagang gerobak berkisar antara Rp6.000,- hingga Rp8.000,-.
WKL ini baru buka jam enam sore hingga jam 12 malam. Warung ini menempati sebuah lahan kosong yang cukup luas di samping trotoar pada pinggiran jalan Margonda Raya. Pengelolanya adalah tiga orang yang sangat njowo sekali logat dan perilakunya. Setiap orang memiliki tugas masing-masing--satu menyiapkan bahan masakan, satu memasak, satu melanyani tamu. Tempat ini berada persis di sebelah kanan jalan keluar pompa bensin Margonda Raya. Di samping kiri warung terdapat sebuah warung jamu. Jadi kalau Anda datang dari arah Lenteng Agung, maka sesudah melewati pintu gerbang masuk Pesona Khayangan Anda siap-siap saja untuk memperhatikan pompa bensin yang saya maksudkan. Selamat menikmati, :)
sumber: Pesona Kuliner Depok
Lihat Juga:
Solaria
J.co
Mutu masakan di WKL ini adalah hal utama yang paling saya sukai. Menu favorit saya adalah nasi, mi, dan kwetiau goreng. Bumbu masakan mereka sangat pas. Ambil saja nasi goreng sebagai contoh. Bumbu nasi gorengya enak dan tidak pedas, berbeda dari bumbu nasi goreng yang dijual penjual nasi goreng gerobak pada umumnya. Kecapnya pun pas sehingga nasi gorengnya tidak terlalu manis ataupun hambar karena kurang kecap. Porsi masakannya juga besar.
Meskipun tempat makan ini cuma WKL, mutu masakannya jelas tidak bisa disamakan dengan restoran Chinese Food sungguhan seperti Resto. Mi Berkat atau Resto. Bakmi Buncit. Biarpun begitu, keunggulan utamanya adalah harga yang murah tanpa mengorbankan cita rasa makanannya. Dibandingkan dengan nasi goreng yang dijual oleh pedagang gerobak, harga makanan di WKL ini memang lebih mahal. Untuk nasi, mi, atau kwetiau goreng, harga yang harus dibayar adalah Rp11.500,- sementara nasi goreng dijual oleh pedagang gerobak berkisar antara Rp6.000,- hingga Rp8.000,-.
WKL ini baru buka jam enam sore hingga jam 12 malam. Warung ini menempati sebuah lahan kosong yang cukup luas di samping trotoar pada pinggiran jalan Margonda Raya. Pengelolanya adalah tiga orang yang sangat njowo sekali logat dan perilakunya. Setiap orang memiliki tugas masing-masing--satu menyiapkan bahan masakan, satu memasak, satu melanyani tamu. Tempat ini berada persis di sebelah kanan jalan keluar pompa bensin Margonda Raya. Di samping kiri warung terdapat sebuah warung jamu. Jadi kalau Anda datang dari arah Lenteng Agung, maka sesudah melewati pintu gerbang masuk Pesona Khayangan Anda siap-siap saja untuk memperhatikan pompa bensin yang saya maksudkan. Selamat menikmati, :)
sumber: Pesona Kuliner Depok
Lihat Juga:
Solaria
J.co
Label:
chinese food,
j.co,
nasi goreng,
solaria
Rabu, 06 Oktober 2010
Buaran Plaza
Buaran Plaza adalah sebuah pusat perbelanjaan yang terletak di area Buaran Square, berada di Jalan Radin Inten II, Jakarta Timur. Letak mall ini bersampingan dengan Buaran Theater atau Buaran 21 yang berada persis di depan area Buaran Square. Mal ini dibangun oleh Agung Sedayu Group. Anchor yang sudah bergabung antara lain Carrefour, Pojok Busana Department Store, dan beberapa toko makanan seperti BreadTalk, J.CO Donuts & Coffee, Solaria, Pizza Hut, dan KFC.
Pembangunan mal ini dimulai pada tahun 2006 dan direncanakan selesai pada tahun 2007, namun baru terealisasi pada tahun 2008, tepatnya pada Januari 2008. Awal Mei 2008, Buaran Plaza membuka Food Court Buaran Plaza.
Sumber: wikipedia
Lihat Juga:
Red mango
Nasi goreng
Pembangunan mal ini dimulai pada tahun 2006 dan direncanakan selesai pada tahun 2007, namun baru terealisasi pada tahun 2008, tepatnya pada Januari 2008. Awal Mei 2008, Buaran Plaza membuka Food Court Buaran Plaza.
Sumber: wikipedia
Lihat Juga:
Red mango
Nasi goreng
Label:
j co,
nasi goreng,
red mango,
solaria
Langganan:
Postingan (Atom)