Langsung saja masuk ke dalam resto, dan pesan makan ….. *it’s lunch time*
Di perjalanan, Nael sudah pesan kalau dia ingin makan bubur ayam …. Tidak mau nasi goreng atau nasi tim ayam.
Click to view large
Bubur-nya semangkok besar …. Sedikit-sedikit makan-nya karena masih panas…. hot… hot…hot…
Selain ada ayam suwir-nya, ada juga irisan jamur-nya ….
Salah satu rempah yang digunakan di bubur ini adalah jahe … tidak banyak, tetapi tetap terasa.
Dan buburnya berasa gurih, tapi bukan gurih karena santan …. Seperti dimasak menggunakan bumbu khusus .
Saya pesan nasi goreng kepiting saja …. Yang berbau seafood, dan tentunya pas di lidah
Porsinya termasuk porsi jumbo, sesuai dengan harganya, dan memang enak bener ….
Walaupun kepitingnya tidak terlihat langsung, tapi kepitingnya berasa banget saat satu sendok nasi goreng kepiting tersebut mendarat di mulut, hmmm…..
Yang pasti, nasi gorengnya tidak ‘klomoh’ alias kebanyakan minyak goreng dan terlihat hanya sedikit minyak yang digunakan.
Satu porsi nasi goreng kepiting ini pastinya membuat Anda kekenyangan kalau memakannya, belum lagi menghabiskan minum.
Nah, selesai dari Golden Bowl, kami ke sini nih…
Sumber:christianto web
Lihat juga:
solaria
red mango
J Co
Tampilkan postingan dengan label nasi goreng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nasi goreng. Tampilkan semua postingan
Selasa, 09 November 2010
Selasa, 02 November 2010
kisahku bersama nasi goreng
Tau nasi goreng tek-tek? tentu sudah tak asing di kuping sebutan untuk nasi goreng yang biasa melewati pemukiman dan mengeluarkan ciri khas suara dari gesekan antara penggorengan dan sodet besi.
kalau dulu semasih menjadi anak kos suara itu mampu menggetarkan perut-perut yang kosong. tapi, yah suara itu hanya mampu menggetarkan perut tetapi tak mampu menggetarkanku untuk membelinya hehehe hanya lewat kalau kata permainan monopoli.
tapi tak habis akal aku yang terlanjur lapar biasanya sering mengobrak-abrik apapun yang ada di sekitarku *hoalahhh???
dan akhirnya!!! aku menemukan sebuah resep nasi goreng tek-tek ini *buat apa???
ada 3 unsur bumbu yang dominan yaitu bawang merah dan bawang putih , cabe merah, dan kemiri yang semuanya dihaluskan dan ditempatkan dalam wadah terpisah. Saat meramu nasi goreng, pedagang tinggal menumis ketiga bumbu tadi ditambah dengan daun bawang. Setelah harum, masukan telur kocok, aduk bersama bumbu tumis tadi. Terakhir masukan 1 porsi nasi putih (agak pera’ khas abang nasi goreng) , kecap manis, garam, dan micin. Semua diaduk hingga rata. Sajikan dengan telur ceplok, krupuk, dan acar timun… :D yumm ..
tapi.... bahan-bahan dan alat masak sepertinya tidak tersedia di kosan ku dan lagi-lagi harus mengelus perut sabar-sabar kita makan mie instan dulu untuk hari ini :(
Lihat Juga:
solaria
red mango
J.co
kalau dulu semasih menjadi anak kos suara itu mampu menggetarkan perut-perut yang kosong. tapi, yah suara itu hanya mampu menggetarkan perut tetapi tak mampu menggetarkanku untuk membelinya hehehe hanya lewat kalau kata permainan monopoli.
tapi tak habis akal aku yang terlanjur lapar biasanya sering mengobrak-abrik apapun yang ada di sekitarku *hoalahhh???
dan akhirnya!!! aku menemukan sebuah resep nasi goreng tek-tek ini *buat apa???
ada 3 unsur bumbu yang dominan yaitu bawang merah dan bawang putih , cabe merah, dan kemiri yang semuanya dihaluskan dan ditempatkan dalam wadah terpisah. Saat meramu nasi goreng, pedagang tinggal menumis ketiga bumbu tadi ditambah dengan daun bawang. Setelah harum, masukan telur kocok, aduk bersama bumbu tumis tadi. Terakhir masukan 1 porsi nasi putih (agak pera’ khas abang nasi goreng) , kecap manis, garam, dan micin. Semua diaduk hingga rata. Sajikan dengan telur ceplok, krupuk, dan acar timun… :D yumm ..
tapi.... bahan-bahan dan alat masak sepertinya tidak tersedia di kosan ku dan lagi-lagi harus mengelus perut sabar-sabar kita makan mie instan dulu untuk hari ini :(
Lihat Juga:
solaria
red mango
J.co
Label:
j.co,
nasi goreng,
red mango,
solaria
Kamis, 28 Oktober 2010
Kreasi Nasi Goreng kambing
Kemarin pas macet saya mampir di restoran yang mirip dengan solaria tapi namanya lupa hehehe. sayapun mencoba pesan nasi goreng kambing walaupun belum pernah merasakan bagaimana enaknya karena saya tau nasi goreng ini dari teman saya dan ketika nasi goreng itu masuk kemulut saya wahhh mantab sekali dan saya pun berkeninginan membuat sendiri nasi gorengj kambing dengan bertanya pada mbah google dan akhirnya saya menemukannya dan inilah resep yang saya dapatkan walau belum saya coba praktekan minimal sudah ada caranya tinggal waktu dan semangat untuk membuat nasi goreng kambing ini
selamat mencoba duluan :D
Resep Masakan Nasi Goreng Kambing
Bahan Nasi Goreng Kambing :
* Nasi putih, 400 gram
* Daging kambing muda, 200 gram, potong bentuk dadu
* Minyak goreng, 2 sendok makan
* Minyak samin, 1 sendok teh
* Daun bawang, 3 batang, potong kasar
* Kol/kubis, 2 lembar, potong kasar
* Tomat, 1 buah, potong kasar
Bumbu Halus :
* Bawang putih, 3 siung
* Bawang merah, 5 butir
* Cabai merah, 2 buah
* Cabai rawit, 3 buah
* Merica bubuk, 1/2 sendok teh
* Kecap manis, 2 sendok makan
* Garam, secukupnya
* Gula pasir, secukupnya
Pelengkap :
* Bawang merah goreng, secukupnya
* Acar mentah ( mentimun, nanas, cabai rawit )
* Kerupuk udang
Cara memasak Nasi Goreng Kambing :
1. Panasakan minyak goreng, tumis bumbu halus hingga harum.
2. Masukkan daging kambing, minyak samin dan kol. Aduk rata. Tutup penggorengan, masak hingga daging lunak.
3. Tambahkan bahan yang lain, masak hingga bumbu meresap sambil diaduk. Angkat.
4. Sajikan hangat dengan pelengkapnya.
Resep untuk 2 porsi Nasi Goreng Kambing
Lihat Juga :
red mango
J.co
selamat mencoba duluan :D
Resep Masakan Nasi Goreng Kambing
Bahan Nasi Goreng Kambing :
* Nasi putih, 400 gram
* Daging kambing muda, 200 gram, potong bentuk dadu
* Minyak goreng, 2 sendok makan
* Minyak samin, 1 sendok teh
* Daun bawang, 3 batang, potong kasar
* Kol/kubis, 2 lembar, potong kasar
* Tomat, 1 buah, potong kasar
Bumbu Halus :
* Bawang putih, 3 siung
* Bawang merah, 5 butir
* Cabai merah, 2 buah
* Cabai rawit, 3 buah
* Merica bubuk, 1/2 sendok teh
* Kecap manis, 2 sendok makan
* Garam, secukupnya
* Gula pasir, secukupnya
Pelengkap :
* Bawang merah goreng, secukupnya
* Acar mentah ( mentimun, nanas, cabai rawit )
* Kerupuk udang
Cara memasak Nasi Goreng Kambing :
1. Panasakan minyak goreng, tumis bumbu halus hingga harum.
2. Masukkan daging kambing, minyak samin dan kol. Aduk rata. Tutup penggorengan, masak hingga daging lunak.
3. Tambahkan bahan yang lain, masak hingga bumbu meresap sambil diaduk. Angkat.
4. Sajikan hangat dengan pelengkapnya.
Resep untuk 2 porsi Nasi Goreng Kambing
Lihat Juga :
red mango
J.co
Label:
j.co,
nasi goreng,
red mango,
solaria
Selasa, 26 Oktober 2010
Belajar Membuat nasi Goreng dengan simple
Nasi goreng adalah salah satu favorit menu saya dan suami untuk sarapan karena mudah dan cepat. Nasi putih yang masih tersisa dari menu makan malam pun tidak terbuang percuma. Biasanya saya masak nasi goreng dengan bumbu yang minimalis, hanya bawang putih cincang, bawang bombay cincang, garam, merica, dan kecap. Saking minimalisnya suami berpendapat bahwa nasi goreng saya cuma bentuknya saja yang mirip nasi goreng, sedangkan rasanya jauh berbeda dengan nasi goreng yang pernah dia makan sebelumnya. Beberapa hari lalu saya berniat masak nasi goreng dengan bumbu yang cukup lengkap. Hasilnya? Lumayan mirip dengan nasi goreng restoran. Ini dia resep nasi goreng teri ala sauskecap.com.
Bahan :
* 1 piring penuh nasi putih
* 50 gram teri, goreng kering
* 3 butir bawang merah
* 2 siung bawang putih
* 1 butir kemiri
* 3 buah cabe merah
* 4 sendok kecap manis
* garam dan merica bubuk secukupnya
Cara membuat :
* haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, dan cabe merah, sisihkan
* panaskan sedikit minyak goreng dalam wajan, masukkan bumbu halus, tumis hingga harum
* masukkan nasi putih, aduk rata, tambahkan kecap manis, garam, dan merica
* aduk hingga tercampur rata, masukkan teri goreng, aduk-aduk sebentar
* angkat dan sajikan bersama telur ceplok
sumber: sauskecap
Lihat Juga:
solaria
red mango
J.co
Bahan :
* 1 piring penuh nasi putih
* 50 gram teri, goreng kering
* 3 butir bawang merah
* 2 siung bawang putih
* 1 butir kemiri
* 3 buah cabe merah
* 4 sendok kecap manis
* garam dan merica bubuk secukupnya
Cara membuat :
* haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, dan cabe merah, sisihkan
* panaskan sedikit minyak goreng dalam wajan, masukkan bumbu halus, tumis hingga harum
* masukkan nasi putih, aduk rata, tambahkan kecap manis, garam, dan merica
* aduk hingga tercampur rata, masukkan teri goreng, aduk-aduk sebentar
* angkat dan sajikan bersama telur ceplok
sumber: sauskecap
Lihat Juga:
solaria
red mango
J.co
Label:
j.co,
nasi goreng,
red mango,
solaria
Jumat, 22 Oktober 2010
Asian Food Fair di Abu Dhabi
Abu Dhabi (ANTARA News) - Pengunjung "Asian Food Fair 2010" yang digelar Kedutaan Besar RI di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UAE), pada Sabtu menyantap habis nasi goreng, es cendol dan sate padang yang dijual di stand Indonesia pukul 13.00 waktu setempat padahal acara baru akan ditutup dua jam kemudian.
Sejumlah orang yang antri nampak kecewa dan terpaksa harus mencari makanan di stand yang lain, demikian siaran pers KBRI di Abu Dhabi, Minggu.
Mengulangi sukses penyelenggaraan "Indonesian Charity Bazaar and Cultural Performances" tiga minggu lalu, Indonesia ditunjuk oleh asosiasi para istri duta besar negara-negara Asia (Asian Ladies- Association of Abu Dhabi) sebagai tuan rumah "Asian Food Fair 2010".
"Asian Food Fair" yang baru pertama kali diselenggarakan ini dimulai sejak pukul 11 hingga pukul 15 dan diikuti 13 negara yaitu Australia, Bangladesh, Brunei, China, Indonesia, Jepang, Kazakstan, Malaysia, Nepal, Phillipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Berbagai jenis penganan favorit Asia mulai dari sushi (Jepang) padthai (Thailand) pho (semacam soup dari Vietnam), kue-kue manis dari Kazakstan, Malaysia dan Brunei hingga nasi goreng Indonesia menghiasi 13 tenda-tenda yang berjajar rapi. Harga yang ditawarkan pun sangat murah untuk ukuran Abu Dhabi yaitu Dh.5 ( Rp 12.000) untuk satu porsi kecil.
Kali ini pegunjung semakin bervariasi, bahkan tampak beberapa duta besar di luar kawasan Asia dan warga setempat memenuhi halaman KBRI.
Antusias pengunjung untuk mencicipi berbagai macam makakan khas Asia benar-benar di luar dugaan panitia.
Persis pukul 14.00 hampir semua makanan habis semua diborong, kecuali dari stand China yang tampaknya lebih siap dengan mengambil bahan-bahan tambahan dari kedutaan besar mereka.
Koordinator stand Indonesia yang juga isteri Dubes RI di Abu Dhabi, Murgiyati Supriyadi, mengatakan jumlah pengunjung yang mencapai sekitar 1.000 orang ini di luar perkiraan mengingat acara tersebut baru dipersiapkan kurang dari dua bulan.
Banyak negara yang awalnya khawatir makanan mereka tidak akan laku. Melihat keberhasilan ini sebagian besar isteri para dubes Asia mengusulkan agar Asian Food Fair ini dijadikan acara rutin dan meminta Indonesia menjadi tuan rumah karena dinilai paling siap dengan lokasi yang strategis serta didukung peralatan yang memadai, tambahnya.
Pengunjung pun dihibur dengan berbagai tarian dan pertunjukan, antara lain dari China, Bangladesh, Malaysia dan Thailand. Sementara Indonesia selaku tuan rumah menampilkan pertunjukan terbanyaknya dengan menghadirkan tari Gambyong, Yapong, Jaipong dan Kulintang serta ditutup dengan Tari Poco-poco yang diikuti secara meriah oleh para pengunjung.
Duta Besar RI untuk Abu Dhabi, M. Wahid Supriyadi, menyatakan kepuasannya atas penyelenggaraan Asian Food Fair ini walaupun dengan persiapan yang sangat singkat.
"Beruntung KBRI telah memiliki panggung dan tenda yang dirancang secara khusus dan dengan cepat dapat dipasang," katanaya.
Tentang pilihan menu nasi goreng, Dubes Wahid bercerita bahwa dalam bazaar bulan lalu, seorang pengunjung asal Jepang protes kenapa Indonesia tidak menampilkan nasi goreng padahal dia dari rumah sudah memimpikan akan membeli makanan yang sudah "go international" tersebut.
Untuk itu dalam acara kali ini KBRI sengaja menyewa seorang chef professional asal Indonesia yang saat ini bekerja di restoran cepat saji yang sangat terkenal ?Noodle House? . Ternyata rumah makan itu juga memiliki menu ?Nasi Goreng Ayam Kampung?.
"Tidak jelas apakah memang benar-benar ayam kampung," ujar Wahid.
"Asian Food Fair 2010" diliput oleh dua harian berbahasa Inggris terbesar Gulf News dan Khaleej Times yang menurunkan artikel dan foto-foto kegiatan tersebut.
sumber:Antara
Lihat Juga:
Solaria
red mango
J.co
Sejumlah orang yang antri nampak kecewa dan terpaksa harus mencari makanan di stand yang lain, demikian siaran pers KBRI di Abu Dhabi, Minggu.
Mengulangi sukses penyelenggaraan "Indonesian Charity Bazaar and Cultural Performances" tiga minggu lalu, Indonesia ditunjuk oleh asosiasi para istri duta besar negara-negara Asia (Asian Ladies- Association of Abu Dhabi) sebagai tuan rumah "Asian Food Fair 2010".
"Asian Food Fair" yang baru pertama kali diselenggarakan ini dimulai sejak pukul 11 hingga pukul 15 dan diikuti 13 negara yaitu Australia, Bangladesh, Brunei, China, Indonesia, Jepang, Kazakstan, Malaysia, Nepal, Phillipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Berbagai jenis penganan favorit Asia mulai dari sushi (Jepang) padthai (Thailand) pho (semacam soup dari Vietnam), kue-kue manis dari Kazakstan, Malaysia dan Brunei hingga nasi goreng Indonesia menghiasi 13 tenda-tenda yang berjajar rapi. Harga yang ditawarkan pun sangat murah untuk ukuran Abu Dhabi yaitu Dh.5 ( Rp 12.000) untuk satu porsi kecil.
Kali ini pegunjung semakin bervariasi, bahkan tampak beberapa duta besar di luar kawasan Asia dan warga setempat memenuhi halaman KBRI.
Antusias pengunjung untuk mencicipi berbagai macam makakan khas Asia benar-benar di luar dugaan panitia.
Persis pukul 14.00 hampir semua makanan habis semua diborong, kecuali dari stand China yang tampaknya lebih siap dengan mengambil bahan-bahan tambahan dari kedutaan besar mereka.
Koordinator stand Indonesia yang juga isteri Dubes RI di Abu Dhabi, Murgiyati Supriyadi, mengatakan jumlah pengunjung yang mencapai sekitar 1.000 orang ini di luar perkiraan mengingat acara tersebut baru dipersiapkan kurang dari dua bulan.
Banyak negara yang awalnya khawatir makanan mereka tidak akan laku. Melihat keberhasilan ini sebagian besar isteri para dubes Asia mengusulkan agar Asian Food Fair ini dijadikan acara rutin dan meminta Indonesia menjadi tuan rumah karena dinilai paling siap dengan lokasi yang strategis serta didukung peralatan yang memadai, tambahnya.
Pengunjung pun dihibur dengan berbagai tarian dan pertunjukan, antara lain dari China, Bangladesh, Malaysia dan Thailand. Sementara Indonesia selaku tuan rumah menampilkan pertunjukan terbanyaknya dengan menghadirkan tari Gambyong, Yapong, Jaipong dan Kulintang serta ditutup dengan Tari Poco-poco yang diikuti secara meriah oleh para pengunjung.
Duta Besar RI untuk Abu Dhabi, M. Wahid Supriyadi, menyatakan kepuasannya atas penyelenggaraan Asian Food Fair ini walaupun dengan persiapan yang sangat singkat.
"Beruntung KBRI telah memiliki panggung dan tenda yang dirancang secara khusus dan dengan cepat dapat dipasang," katanaya.
Tentang pilihan menu nasi goreng, Dubes Wahid bercerita bahwa dalam bazaar bulan lalu, seorang pengunjung asal Jepang protes kenapa Indonesia tidak menampilkan nasi goreng padahal dia dari rumah sudah memimpikan akan membeli makanan yang sudah "go international" tersebut.
Untuk itu dalam acara kali ini KBRI sengaja menyewa seorang chef professional asal Indonesia yang saat ini bekerja di restoran cepat saji yang sangat terkenal ?Noodle House? . Ternyata rumah makan itu juga memiliki menu ?Nasi Goreng Ayam Kampung?.
"Tidak jelas apakah memang benar-benar ayam kampung," ujar Wahid.
"Asian Food Fair 2010" diliput oleh dua harian berbahasa Inggris terbesar Gulf News dan Khaleej Times yang menurunkan artikel dan foto-foto kegiatan tersebut.
sumber:Antara
Lihat Juga:
Solaria
red mango
J.co
Label:
j.co,
nasi goreng,
red mango,
solaria
Rabu, 20 Oktober 2010
Buatin Obama Nasi Goreng Bali Yukkk :D
Nasi goreng Bali dengan pelengkap: ayam pelalah, bawang goreng, irisan tomat, daun selada
BAHAN:
400 gr nasi putih
100 gr udang, kupas, sisakan ekornya
2 btr telur, kocok lepas
50 gr kol iris tipis
3 bh cabai rawit, iris tipis
3 sdm minyak goreng
5 sdm bawang goreng untuk taburan
BUMBU HALUS:
8 bh bawang merah
3 siung bawang putih
3 bh cabai merah
½ sdt terasi
½ sdt merica bubuk
1 sdt garam
CARA MEMBUAT:
1. Tumis bumbu halus sampai harum, masukkan telur dan udang, aduk rata.
2. Tambahkan nasi, cabai rawit, aduk rata, masukkan kol, aduk hingga matang.
3. Angkat, sajikan dengan ayam pelalah, taburan bawang goreng dan pelengkap lainnya.
sumber: tabloid nova
Lihat Juga:
red mango
solaria
J.co
BAHAN:
400 gr nasi putih
100 gr udang, kupas, sisakan ekornya
2 btr telur, kocok lepas
50 gr kol iris tipis
3 bh cabai rawit, iris tipis
3 sdm minyak goreng
5 sdm bawang goreng untuk taburan
BUMBU HALUS:
8 bh bawang merah
3 siung bawang putih
3 bh cabai merah
½ sdt terasi
½ sdt merica bubuk
1 sdt garam
CARA MEMBUAT:
1. Tumis bumbu halus sampai harum, masukkan telur dan udang, aduk rata.
2. Tambahkan nasi, cabai rawit, aduk rata, masukkan kol, aduk hingga matang.
3. Angkat, sajikan dengan ayam pelalah, taburan bawang goreng dan pelengkap lainnya.
sumber: tabloid nova
Lihat Juga:
red mango
solaria
J.co
Label:
j.co,
nasi goreng,
red mango,
solaria
Rabu, 13 Oktober 2010
WKL Depok
Dari beberapa WKL yang menjual Chinese Food di sepanjang jalan Margonda Raya, warung Chinese Food diantara pompa bensin Margonda dan Mitra 10 adalah yang paling saya gemari. Warung ini direkomendasikan oleh teman saya Deina yang sering memesan makanan dari warung tersebut. Karena banyak teman saya yang memesan dari WKL itu, saya pun jadi tergoda untuk ikut membeli. Hasilnya, saya ketagihan.
Mutu masakan di WKL ini adalah hal utama yang paling saya sukai. Menu favorit saya adalah nasi, mi, dan kwetiau goreng. Bumbu masakan mereka sangat pas. Ambil saja nasi goreng sebagai contoh. Bumbu nasi gorengya enak dan tidak pedas, berbeda dari bumbu nasi goreng yang dijual penjual nasi goreng gerobak pada umumnya. Kecapnya pun pas sehingga nasi gorengnya tidak terlalu manis ataupun hambar karena kurang kecap. Porsi masakannya juga besar.
Meskipun tempat makan ini cuma WKL, mutu masakannya jelas tidak bisa disamakan dengan restoran Chinese Food sungguhan seperti Resto. Mi Berkat atau Resto. Bakmi Buncit. Biarpun begitu, keunggulan utamanya adalah harga yang murah tanpa mengorbankan cita rasa makanannya. Dibandingkan dengan nasi goreng yang dijual oleh pedagang gerobak, harga makanan di WKL ini memang lebih mahal. Untuk nasi, mi, atau kwetiau goreng, harga yang harus dibayar adalah Rp11.500,- sementara nasi goreng dijual oleh pedagang gerobak berkisar antara Rp6.000,- hingga Rp8.000,-.
WKL ini baru buka jam enam sore hingga jam 12 malam. Warung ini menempati sebuah lahan kosong yang cukup luas di samping trotoar pada pinggiran jalan Margonda Raya. Pengelolanya adalah tiga orang yang sangat njowo sekali logat dan perilakunya. Setiap orang memiliki tugas masing-masing--satu menyiapkan bahan masakan, satu memasak, satu melanyani tamu. Tempat ini berada persis di sebelah kanan jalan keluar pompa bensin Margonda Raya. Di samping kiri warung terdapat sebuah warung jamu. Jadi kalau Anda datang dari arah Lenteng Agung, maka sesudah melewati pintu gerbang masuk Pesona Khayangan Anda siap-siap saja untuk memperhatikan pompa bensin yang saya maksudkan. Selamat menikmati, :)
sumber: Pesona Kuliner Depok
Lihat Juga:
Solaria
J.co
Mutu masakan di WKL ini adalah hal utama yang paling saya sukai. Menu favorit saya adalah nasi, mi, dan kwetiau goreng. Bumbu masakan mereka sangat pas. Ambil saja nasi goreng sebagai contoh. Bumbu nasi gorengya enak dan tidak pedas, berbeda dari bumbu nasi goreng yang dijual penjual nasi goreng gerobak pada umumnya. Kecapnya pun pas sehingga nasi gorengnya tidak terlalu manis ataupun hambar karena kurang kecap. Porsi masakannya juga besar.
Meskipun tempat makan ini cuma WKL, mutu masakannya jelas tidak bisa disamakan dengan restoran Chinese Food sungguhan seperti Resto. Mi Berkat atau Resto. Bakmi Buncit. Biarpun begitu, keunggulan utamanya adalah harga yang murah tanpa mengorbankan cita rasa makanannya. Dibandingkan dengan nasi goreng yang dijual oleh pedagang gerobak, harga makanan di WKL ini memang lebih mahal. Untuk nasi, mi, atau kwetiau goreng, harga yang harus dibayar adalah Rp11.500,- sementara nasi goreng dijual oleh pedagang gerobak berkisar antara Rp6.000,- hingga Rp8.000,-.
WKL ini baru buka jam enam sore hingga jam 12 malam. Warung ini menempati sebuah lahan kosong yang cukup luas di samping trotoar pada pinggiran jalan Margonda Raya. Pengelolanya adalah tiga orang yang sangat njowo sekali logat dan perilakunya. Setiap orang memiliki tugas masing-masing--satu menyiapkan bahan masakan, satu memasak, satu melanyani tamu. Tempat ini berada persis di sebelah kanan jalan keluar pompa bensin Margonda Raya. Di samping kiri warung terdapat sebuah warung jamu. Jadi kalau Anda datang dari arah Lenteng Agung, maka sesudah melewati pintu gerbang masuk Pesona Khayangan Anda siap-siap saja untuk memperhatikan pompa bensin yang saya maksudkan. Selamat menikmati, :)
sumber: Pesona Kuliner Depok
Lihat Juga:
Solaria
J.co
Label:
chinese food,
j.co,
nasi goreng,
solaria
Rabu, 06 Oktober 2010
Buaran Plaza
Buaran Plaza adalah sebuah pusat perbelanjaan yang terletak di area Buaran Square, berada di Jalan Radin Inten II, Jakarta Timur. Letak mall ini bersampingan dengan Buaran Theater atau Buaran 21 yang berada persis di depan area Buaran Square. Mal ini dibangun oleh Agung Sedayu Group. Anchor yang sudah bergabung antara lain Carrefour, Pojok Busana Department Store, dan beberapa toko makanan seperti BreadTalk, J.CO Donuts & Coffee, Solaria, Pizza Hut, dan KFC.
Pembangunan mal ini dimulai pada tahun 2006 dan direncanakan selesai pada tahun 2007, namun baru terealisasi pada tahun 2008, tepatnya pada Januari 2008. Awal Mei 2008, Buaran Plaza membuka Food Court Buaran Plaza.
Sumber: wikipedia
Lihat Juga:
Red mango
Nasi goreng
Pembangunan mal ini dimulai pada tahun 2006 dan direncanakan selesai pada tahun 2007, namun baru terealisasi pada tahun 2008, tepatnya pada Januari 2008. Awal Mei 2008, Buaran Plaza membuka Food Court Buaran Plaza.
Sumber: wikipedia
Lihat Juga:
Red mango
Nasi goreng
Label:
j co,
nasi goreng,
red mango,
solaria
Minggu, 03 Oktober 2010
Kerucut Ice Cream
Kerucut es krim ialah kue berbentuk kerucut yang teksturnya mirip wafel, untuk menghidangkan es krim sehingga memungkinkannya dimakan tanpa mangkuk dan sendok.
Kerucut dari kertas dan logam sudah digunakan pada tahun 1800-an di Perancis, Jerman, dan Inggris untuk memakan es krim. Kerucut es krim yang dapat dimakan banyak dipercaya ditemukan di Saint Louis, Missouri pada tahun 1904 dalam Louisiana Purchase Exposition, dengan cerita terkenal bahwa pembuat kue membantu penjaja es krim yang kehabisan piring dengan melipat kue berbentuk wafel membentuk kerucut yang bisa memuat es krim. Sejumlah orang yang menjual kue dalam even itu mengklaim telah menemukan kerucut es krim, dengan mengutip sejumlah ilham.
Namun, beberapa orang menghubungkannya ke seorang warga New York City bernama Italo Marchiony, yang pada tanggal 13 Desember 1903 menerima paten penemuan serupa kerucut es krim yang sudah dijualnya sejak tahun 1896. Resep kue serupa muncul di buku petunjuk masak pada tahun 1888 di Inggris.
Namun, kerucut es krim menjadi terkenal pada tahun 1904 di St. Louis, dengan lebih dari 50 penjaja menjiplak gagasan itu, dan dalam beberapa tahun, kerucut es krim dijual di seluruh negeri. Kerucut pertama digulung dengan tangan, namun pada tahun 1912, Frederick Bruckman, penemu dari Portland, Oregon, mempatenkan mesin penggulung kerucut es krim. Ia menjual perusahaannya ke Nabisco pada tahun 1928.
Sumber: Wikipedia
Lihat Juga:
cake
pizza
nasi goreng
Kerucut dari kertas dan logam sudah digunakan pada tahun 1800-an di Perancis, Jerman, dan Inggris untuk memakan es krim. Kerucut es krim yang dapat dimakan banyak dipercaya ditemukan di Saint Louis, Missouri pada tahun 1904 dalam Louisiana Purchase Exposition, dengan cerita terkenal bahwa pembuat kue membantu penjaja es krim yang kehabisan piring dengan melipat kue berbentuk wafel membentuk kerucut yang bisa memuat es krim. Sejumlah orang yang menjual kue dalam even itu mengklaim telah menemukan kerucut es krim, dengan mengutip sejumlah ilham.
Namun, beberapa orang menghubungkannya ke seorang warga New York City bernama Italo Marchiony, yang pada tanggal 13 Desember 1903 menerima paten penemuan serupa kerucut es krim yang sudah dijualnya sejak tahun 1896. Resep kue serupa muncul di buku petunjuk masak pada tahun 1888 di Inggris.
Namun, kerucut es krim menjadi terkenal pada tahun 1904 di St. Louis, dengan lebih dari 50 penjaja menjiplak gagasan itu, dan dalam beberapa tahun, kerucut es krim dijual di seluruh negeri. Kerucut pertama digulung dengan tangan, namun pada tahun 1912, Frederick Bruckman, penemu dari Portland, Oregon, mempatenkan mesin penggulung kerucut es krim. Ia menjual perusahaannya ke Nabisco pada tahun 1928.
Sumber: Wikipedia
Lihat Juga:
cake
pizza
nasi goreng
Rabu, 29 September 2010
Sosis Ikan
Sosis ikan adalah salah satu olahan yang dibuat dari pasta ikan yang ditambah dengan bumbu-bumbu, kemudian dibungkus/dikemas dengan usus kambing atau pengemas lainnya yang biasa disebut “Casing”.
Jenis-jenis ikan yang dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat sosis ikan adalah ikan kakap, tenggiri, ekor kuning, taking-talang dan ikan remang. Di samping itu ada beberapa jenis ikan dasar yang merupakan hasil samping tangkapan udang (golongan trasfish) seperti bloso, selanget, kuniran, mata besar, tigawaja, dll.
Jenis-jenis ikan tersebut termasuk ikan yang harganya relatif murah, berkulit keras tetapi dagingnya mengandung protein yang sama dengan jenis ikan lain. Ikan yang berwarna putih/krem, bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan sosis ikan. Daging ikan dari golongan trasfish biasanya diolah menjadi surimi yang dapat digunakan sebagai bahan baku sosis ikan.
Bumbu-bumbu dan Bahan Penyerta
Bumbu-bumbu yang diperlukan untuk pembuatan sosis ikan adalah
1. garam : 2,5 % – 3 %
2. gula halus : 1,5 %
3. merica/lada : 0,5 %
4. minyak goreng : 2,5 % – 3 %
5. bumbu masak : 0,7 %
6. condiment : 2 %
( dibuat dari campuran bawang merah, bawang putih dan jahe dengan perbandingan 15 : 3 : 1 ).
Selain bumbu, digunakan juga bahan-bahan penyerta antara lain :
1. tepung tapioca 10 %
2. putih telur ( untuk 1 kg daging ikan digunakan 2 putih telur )
3. usus kambing atau bahan casing lainnya sesuai kebutuhan
4. es batu secukupnya
Persentase bumbu-bumbu dan bahan pembantu dihitung berdasarkan berat
daging ikan.
Cara Pembuatan Sosis Ikan
* Pembuatan Adonan
Pertama-tama ikan difillet kemudian diambil dagingnya dan giling hingga lumat / halus. Kamudian tambahkan garam sedikit demi sedikit pada daging yang telah halus dan diaduk hingga merata.
Masukkan minyak goreng, aduk terus sampai tercampur rata. Tambahkan tepung tapioca sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Kemudian berturut-turut masukkan gula halus, merica halus, condiment, bumbu masak, dan putih telur dan diaduk sampai homogen. Masukkan bongkahan-bongkahan es batu pada saat pencampuran/pengadukan, sehingga diperoleh sosis ikan dengan elastisitas yang baik .
* Pengisian Adonan Ke dalam Casing
Adonan yang telah siap dimasukkan ke dalam “stufler” lalu isikan ke dalam casing (usus kambing) dengan cara menekan/menyemprotkan. Usahakan tidak terdapat rongga-rongga udara di dalam casing tersebut. Tentukan ukuran panjang sosis yaitu kira-kira 4 – 6 cm, kemudian ikat dengan tali, biarkan sampai beberapa ikatan.
* Perebusan
Perebusan sosis ikan dilakukan dengan cara merebus sosis ke dalam air panas dengan suhu + 60 C selama 20 menit. Kemudian rebus kembali dalam air panas dengan suhu 90 C hingga matang. Setelah matang angkat dan tiriskan.
Penyimpanan dan Penyajian
Untuk memperpanjang daya awet, sosis ikan dapat disimpan pada suhu rendah di lemari es. Sebelum disimpan, sosis ikan sebaiknya diasap terlebih dahulu.
Apabila akan disajikan,terlebih dahulu Sosis ikan digoreng dengan margarine/mentega ( 3 – 5 menit ). Sebagai pelengkapnya dapat pula diberi sambal dan saus tomat
Sumber: bisnisukm.com
Lihat Juga:
cake
Nasi Goreng
Pizza
Jenis-jenis ikan yang dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat sosis ikan adalah ikan kakap, tenggiri, ekor kuning, taking-talang dan ikan remang. Di samping itu ada beberapa jenis ikan dasar yang merupakan hasil samping tangkapan udang (golongan trasfish) seperti bloso, selanget, kuniran, mata besar, tigawaja, dll.
Jenis-jenis ikan tersebut termasuk ikan yang harganya relatif murah, berkulit keras tetapi dagingnya mengandung protein yang sama dengan jenis ikan lain. Ikan yang berwarna putih/krem, bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan sosis ikan. Daging ikan dari golongan trasfish biasanya diolah menjadi surimi yang dapat digunakan sebagai bahan baku sosis ikan.
Bumbu-bumbu dan Bahan Penyerta
Bumbu-bumbu yang diperlukan untuk pembuatan sosis ikan adalah
1. garam : 2,5 % – 3 %
2. gula halus : 1,5 %
3. merica/lada : 0,5 %
4. minyak goreng : 2,5 % – 3 %
5. bumbu masak : 0,7 %
6. condiment : 2 %
( dibuat dari campuran bawang merah, bawang putih dan jahe dengan perbandingan 15 : 3 : 1 ).
Selain bumbu, digunakan juga bahan-bahan penyerta antara lain :
1. tepung tapioca 10 %
2. putih telur ( untuk 1 kg daging ikan digunakan 2 putih telur )
3. usus kambing atau bahan casing lainnya sesuai kebutuhan
4. es batu secukupnya
Persentase bumbu-bumbu dan bahan pembantu dihitung berdasarkan berat
daging ikan.
Cara Pembuatan Sosis Ikan
* Pembuatan Adonan
Pertama-tama ikan difillet kemudian diambil dagingnya dan giling hingga lumat / halus. Kamudian tambahkan garam sedikit demi sedikit pada daging yang telah halus dan diaduk hingga merata.
Masukkan minyak goreng, aduk terus sampai tercampur rata. Tambahkan tepung tapioca sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Kemudian berturut-turut masukkan gula halus, merica halus, condiment, bumbu masak, dan putih telur dan diaduk sampai homogen. Masukkan bongkahan-bongkahan es batu pada saat pencampuran/pengadukan, sehingga diperoleh sosis ikan dengan elastisitas yang baik .
* Pengisian Adonan Ke dalam Casing
Adonan yang telah siap dimasukkan ke dalam “stufler” lalu isikan ke dalam casing (usus kambing) dengan cara menekan/menyemprotkan. Usahakan tidak terdapat rongga-rongga udara di dalam casing tersebut. Tentukan ukuran panjang sosis yaitu kira-kira 4 – 6 cm, kemudian ikat dengan tali, biarkan sampai beberapa ikatan.
* Perebusan
Perebusan sosis ikan dilakukan dengan cara merebus sosis ke dalam air panas dengan suhu + 60 C selama 20 menit. Kemudian rebus kembali dalam air panas dengan suhu 90 C hingga matang. Setelah matang angkat dan tiriskan.
Penyimpanan dan Penyajian
Untuk memperpanjang daya awet, sosis ikan dapat disimpan pada suhu rendah di lemari es. Sebelum disimpan, sosis ikan sebaiknya diasap terlebih dahulu.
Apabila akan disajikan,terlebih dahulu Sosis ikan digoreng dengan margarine/mentega ( 3 – 5 menit ). Sebagai pelengkapnya dapat pula diberi sambal dan saus tomat
Sumber: bisnisukm.com
Lihat Juga:
cake
Nasi Goreng
Pizza
Selasa, 21 September 2010
Soup Pasta Waraku
Saat ini, kita bisa menemukan banyak makanan dari Eropa dan Amerika yang diadaptasi Jepang dengan style yang berbeda dan akhirnya malah menimbulkan kesan unik. Salah satu di antaranya, rice-burger. Burger yang bisanya menggunakan roti, diadaptasi dalam gaya Jepang menggunakan nasi.
Nah, salah menu lain yang juga diadopsi Jepang adalah pasta. Berbeda dengan pasta dari negara asalnya, Italia, Jepang mengubah kesan pasta dengan banyak kalori dan lemak dan menjadi pasta sehat yang bisa dinikmati semua orang dari semua usia.
Salah satu restoran yang menyediakan pasta unik ala Jepang ini adalah Pasta de Waraku. Tidak hanya menyediakan beragam menu pasta dengan campuran tomato sauce yang mirip dengan racikan pasta khas Italia, Pasta de Waraku juga menyajikan pasta berwarna hijau yang dibuat dari daun basil. Bagi pencinta pedas, Pasta de Waraku juga menyediakan togarashi,bubuk cabai khas Jepang yang bisa ditambahkan ke menu pilihan kita.
Selain menu-menu ini, kini Pasta de Waraku kini menyajikan soup pasta, yaitu pasta berkuah dengan tambahan berbagai macam topping pilihan. Untuk kita penggemar seafood, misalnya ada spaghetti seafood yang berisi daging kepiting, scallop, dan salmon. Atau, coba juga topping beef bacon & vegetables atau chicken & kimchi yang disukai tamu Pasta de Waraku.
Untuk menu pembuka, kita bisa mencoba salmon calppacho, tofu mentai cheese gratin atau hotate butter & scallop. Jika perut kita belum terlalu kenyang, berbagai hidangan dessert menanti, misalnya ruits parfait, maccha puding, atau mocha shiratama. Sebagai pelepas dahaga di sini, tersedia green tea serta beragam rasa soft drink, shake, dan juice.
Sumber: OpenRice.com
Lihat Juga:
cake
Pizza
Nasi Goreng
Nah, salah menu lain yang juga diadopsi Jepang adalah pasta. Berbeda dengan pasta dari negara asalnya, Italia, Jepang mengubah kesan pasta dengan banyak kalori dan lemak dan menjadi pasta sehat yang bisa dinikmati semua orang dari semua usia.
Salah satu restoran yang menyediakan pasta unik ala Jepang ini adalah Pasta de Waraku. Tidak hanya menyediakan beragam menu pasta dengan campuran tomato sauce yang mirip dengan racikan pasta khas Italia, Pasta de Waraku juga menyajikan pasta berwarna hijau yang dibuat dari daun basil. Bagi pencinta pedas, Pasta de Waraku juga menyediakan togarashi,bubuk cabai khas Jepang yang bisa ditambahkan ke menu pilihan kita.
Selain menu-menu ini, kini Pasta de Waraku kini menyajikan soup pasta, yaitu pasta berkuah dengan tambahan berbagai macam topping pilihan. Untuk kita penggemar seafood, misalnya ada spaghetti seafood yang berisi daging kepiting, scallop, dan salmon. Atau, coba juga topping beef bacon & vegetables atau chicken & kimchi yang disukai tamu Pasta de Waraku.
Untuk menu pembuka, kita bisa mencoba salmon calppacho, tofu mentai cheese gratin atau hotate butter & scallop. Jika perut kita belum terlalu kenyang, berbagai hidangan dessert menanti, misalnya ruits parfait, maccha puding, atau mocha shiratama. Sebagai pelepas dahaga di sini, tersedia green tea serta beragam rasa soft drink, shake, dan juice.
Sumber: OpenRice.com
Lihat Juga:
cake
Pizza
Nasi Goreng
Senin, 20 September 2010
Nasi Becek
Nasi becek adalah hidangan khas yang berasal dari Nganjuk, Jawa Timur, Indonesia. Di tempat asalnya hidangan ini dikenal dengan nama sego becek.
Nasi Becek, hidangan khas dari Nganjuk, Jawa Timur
Sego becek adalah hidangan yang mirip dengan kari/kare kambing. Isi dari sego becek nyaris serupa dengan soto babat, namun diberi potongan sate kambing yang telah dilucuti dari tusuk satenya. Daging yang dipilih adalah daging kambing. Tidak lupa diberi potongan bawang merah yang menambah kenikmatan rasa hidangan ini.
Secara keseluruhan, rasanya mungkin cenderung mirip dengan mayoritas makanan sejenis yang berkembang di daerah Solo, Jawa Tengah. Cenderung manis dan tidak asin, berbeda dengan umumnya hidangan utama ala Jawa Timuran yang cenderung asin.
Saat tulisan ini dibuat, seporsi hidangan ini dijual seharga Rp 10.000. Cukup murah untuk ukuran makanan khas disana. Para penjual sego becek biasanya dapat dengan mudah di jumpai didaerah sekitar jalan Dr. Soetomo di kota Nganjuk.
Sumber: Wikipedia
Lihat Juga:
Cake
Pizza
Nasi goreng
Nasi Becek, hidangan khas dari Nganjuk, Jawa Timur
Sego becek adalah hidangan yang mirip dengan kari/kare kambing. Isi dari sego becek nyaris serupa dengan soto babat, namun diberi potongan sate kambing yang telah dilucuti dari tusuk satenya. Daging yang dipilih adalah daging kambing. Tidak lupa diberi potongan bawang merah yang menambah kenikmatan rasa hidangan ini.
Secara keseluruhan, rasanya mungkin cenderung mirip dengan mayoritas makanan sejenis yang berkembang di daerah Solo, Jawa Tengah. Cenderung manis dan tidak asin, berbeda dengan umumnya hidangan utama ala Jawa Timuran yang cenderung asin.
Saat tulisan ini dibuat, seporsi hidangan ini dijual seharga Rp 10.000. Cukup murah untuk ukuran makanan khas disana. Para penjual sego becek biasanya dapat dengan mudah di jumpai didaerah sekitar jalan Dr. Soetomo di kota Nganjuk.
Sumber: Wikipedia
Lihat Juga:
Cake
Pizza
Nasi goreng
Kamis, 16 September 2010
Pizza
Pizza asli berasal dari Italia dan bisa ditemui di Pizzeria (toko Pizza) yang tiap porsi pizzanya berdiameter kira-kira 30 cm atau lebih, dengan adonan yang telah ditarik tipis. Salah satu rahasia kelezatan Pizza Italia adalah proses pemanggangannya yang dilakukan di dalam oven tradisional dengan bara api. Hal ini dikarenakan jika dipanggang dengan oven listrik, umumnya adonan pizza tipis akan menjadi keras.
Pizza yang telah dikenal oleh masyarakat kuno, tentunya berbentuk lain dengan pizza zaman sekarang. Makanan ini umumnya dikonsumsi kaum miskin dan dibuat dengan bahan-bahan yang sederhana yang mudah didapatkan seperti tepung terigu, minyak, garam, dan ragi.
Pizza yang kita kenal sekarang lahir sekitar tahun 1600, pizza saat itu tidak dilumuri saus tomat di atasnya. Kemudian pada tahun 1800-an Pizza dengan saus tomat dibawa oleh imigran Italia yang umumnya berasal dari Napoli ke New York, Amerika Serikat. Pada periode itu juga di Napoli, Italia muncul "Perkawinan Bersejarah" Pizza yang ditaburi mozzarella. Seorang pembuat pizza, Raffaele Esposito dan istrinya menyiapkan sebuah pizza untuk dipersembahkan pada Ratu Margherita Savoia, istri Kaisar Italia Umberto I. Yang dibuat atas permintaan Yang Mulia. Sebuah Pizza yang melambangkan Bendera Italia: Merah yaitu saus tomat, putih yaitu mozzarella dan hijau yaitu daun basil. Dikarenakan Sang Ratu begitu suka dengan cita rasa pizza sederhana ini maka pizza itu dinamakan Pizza Margherita, sesuai dengan nama Sang Ratu.
Sumber: Wikipedia
Lihat Juga:
cake
Nasi goreng
Chinese food
Pizza yang telah dikenal oleh masyarakat kuno, tentunya berbentuk lain dengan pizza zaman sekarang. Makanan ini umumnya dikonsumsi kaum miskin dan dibuat dengan bahan-bahan yang sederhana yang mudah didapatkan seperti tepung terigu, minyak, garam, dan ragi.
Pizza yang kita kenal sekarang lahir sekitar tahun 1600, pizza saat itu tidak dilumuri saus tomat di atasnya. Kemudian pada tahun 1800-an Pizza dengan saus tomat dibawa oleh imigran Italia yang umumnya berasal dari Napoli ke New York, Amerika Serikat. Pada periode itu juga di Napoli, Italia muncul "Perkawinan Bersejarah" Pizza yang ditaburi mozzarella. Seorang pembuat pizza, Raffaele Esposito dan istrinya menyiapkan sebuah pizza untuk dipersembahkan pada Ratu Margherita Savoia, istri Kaisar Italia Umberto I. Yang dibuat atas permintaan Yang Mulia. Sebuah Pizza yang melambangkan Bendera Italia: Merah yaitu saus tomat, putih yaitu mozzarella dan hijau yaitu daun basil. Dikarenakan Sang Ratu begitu suka dengan cita rasa pizza sederhana ini maka pizza itu dinamakan Pizza Margherita, sesuai dengan nama Sang Ratu.
Sumber: Wikipedia
Lihat Juga:
cake
Nasi goreng
Chinese food
Label:
cake,
chinese food,
nasi goreng,
pizza
Rabu, 15 September 2010
Lemang dari Bukit Tinggi
Lemang
Makanan dari kota Tebing Tinggi adalah Lemang. Lemang merupakan makanan dari beras ketan yang dimasak dalam seruas bambu, setelah sebelumnya digulung dengan selembar daun pisang. Gulungan daun bambu berisi tepung beras bercampur santan kelapa ini kemudian dimasukkan ke dalam seruas bambu lalu dibakar sampai matang di atas tungku panjang. Lemang lebih nikmat disantap hangat-hangat, dengan campuran selai bahkan durian.
Pusat penjualan lemang di Tebing Tinggi adalah di seruas jalan bernama Jl. KH Dahlan berseberangan dengan Masjid Raya Tebing Tinggi, masyarakat lebih mengenalnya sebagai Jalan Tjong Afie. Lemang yang paling terkenal adalah Lemang Batok.
Lemang produksi kota Tebing Tinggi sangat terkenal lezat dan lemak. Karena kelezatannya itulah kota Tebing Tinggi juga dijuluki sebagai Kota Lemang.
Kue Kacang
Sejak sekitar tahun 2005 di Tebing Tinggi muncul makanan baru, yakni Kue Kacang (di kota lain disebut Bakpia). Kue kacang yang terkenal adalah Rajawali Peanut Cake kue kacang bermerek Rajawali, Beo dan Garuda. Kue kacang banyak d jual di terminal Pajak (Pasar) Mini Tebing Tinggi. Karena kelezatannya dan harga yang ekonomis, Kue Kacang mulai menjadi ikon baru kuliner Tebing Tinggi selain Lemang.
Halua
Halua merupakan manisan khas melayu. Halua bisa terbuat dari Buah Pepaya yang ditebuk atau dibuat anyaman yang disebut Buku Bemban, Pucuk Pohon Pepaya, Buah Paria, cabai, Meregat, Gelugur, dan berbagai bahan lainnya. Meskipun tidak menjadi produksi bisnis, Halua akan tetap ada dalam upacara adat maupun lebaran.
Sumber: wikipedia
Lihat Juga:
chinese food
Pizza
Nasi goreng
Makanan dari kota Tebing Tinggi adalah Lemang. Lemang merupakan makanan dari beras ketan yang dimasak dalam seruas bambu, setelah sebelumnya digulung dengan selembar daun pisang. Gulungan daun bambu berisi tepung beras bercampur santan kelapa ini kemudian dimasukkan ke dalam seruas bambu lalu dibakar sampai matang di atas tungku panjang. Lemang lebih nikmat disantap hangat-hangat, dengan campuran selai bahkan durian.
Pusat penjualan lemang di Tebing Tinggi adalah di seruas jalan bernama Jl. KH Dahlan berseberangan dengan Masjid Raya Tebing Tinggi, masyarakat lebih mengenalnya sebagai Jalan Tjong Afie. Lemang yang paling terkenal adalah Lemang Batok.
Lemang produksi kota Tebing Tinggi sangat terkenal lezat dan lemak. Karena kelezatannya itulah kota Tebing Tinggi juga dijuluki sebagai Kota Lemang.
Kue Kacang
Sejak sekitar tahun 2005 di Tebing Tinggi muncul makanan baru, yakni Kue Kacang (di kota lain disebut Bakpia). Kue kacang yang terkenal adalah Rajawali Peanut Cake kue kacang bermerek Rajawali, Beo dan Garuda. Kue kacang banyak d jual di terminal Pajak (Pasar) Mini Tebing Tinggi. Karena kelezatannya dan harga yang ekonomis, Kue Kacang mulai menjadi ikon baru kuliner Tebing Tinggi selain Lemang.
Halua
Halua merupakan manisan khas melayu. Halua bisa terbuat dari Buah Pepaya yang ditebuk atau dibuat anyaman yang disebut Buku Bemban, Pucuk Pohon Pepaya, Buah Paria, cabai, Meregat, Gelugur, dan berbagai bahan lainnya. Meskipun tidak menjadi produksi bisnis, Halua akan tetap ada dalam upacara adat maupun lebaran.
Sumber: wikipedia
Lihat Juga:
chinese food
Pizza
Nasi goreng
Label:
cake,
chinese food,
nasi goreng,
pizza
Selasa, 14 September 2010
Foundue
Fondue berawal pada abad ke 18 di Neuchâtel, suatu daerah di negara Swiss. Penduduk di daerah tersebut berada jauh dari kota-kota besar dan ketika musim dingin tiba mereka sulit mendapatkan makanan segar. Mereka pun harus bertahan dengan memakan roti, cake dan keju yang dibuat pada musim panas dan disimpan hingga musim dingin. Keju dan roti basi yang mereka makan terasa tidak enak dan keras.Mereka kemudian menemukan bahwa keju tersebut akan terasa lebih enak dan lebih mudah dimakan apabila dipanaskan diatas api.Roti pun menjadi lebih lembut ketika dicelupkan ke dalam keju.Lalu mereka mulai menambahkan minuman anggur dan bumbu-bumbu lain untuk menjadikan makanan tersebut lebih lezat.Itulah awal mula ditemukannya fondue.
Penduduk desa yang miskin ketika itu tidak memiliki uang untuk membeli peralatan makan yang cukup, sehingga hanya menggunakan satu panci untuk makan beramai-ramai. Mereka pun harus berkumpul dekat api agar tetap hangat.Kedua hal tersebutlah yang menjadikan fondue sebagai makanan komunal yang dimakan bersama oleh suatu komunitas.
Para budak-budak memperkenalkan makanan ini kepada tuan mereka yang kebanyakan adalah pedagang dan bangsawan.Para bangsawan ini kemudian menyajikan fondue kepada teman-teman bangsawannya dari negara lain.
Jean Anthelme Brillat-Savarin, ahli kuliner dari Perancis, menyebutkan mengenai fondue dalam karyanya yang terkenal yaitu La Physiologie du Goût (Fisiologi Rasa) yang diterbitkan pertama kali di tahun 1825. Ia menceritakan mengenai Uskup dari Belley bernama Madot yang dalam suatu jamuan makan menggunakan sendok untuk memakan fondue dan bukannya garpu. Uskup tersebut pun menjadi bahan perbincangan di antara para tamu yang hadir pada jamuan makan itu. Brillat-Savarin juga mencantumkan resep fondue dalam bukunya tersebut. Selain itu, ia pernah juga membagikan cara membuat fondue kepada seorang pegawai restoran di Boston. Ketika itu Brillat-Savarin sedang mengasingkan diri di Amerika Serikat selama dua tahun setelah Revolusi Perancis.
Sumber: Wikipedia
Lihat Juga:
chinese food
Pizza
Nasi goreng
Penduduk desa yang miskin ketika itu tidak memiliki uang untuk membeli peralatan makan yang cukup, sehingga hanya menggunakan satu panci untuk makan beramai-ramai. Mereka pun harus berkumpul dekat api agar tetap hangat.Kedua hal tersebutlah yang menjadikan fondue sebagai makanan komunal yang dimakan bersama oleh suatu komunitas.
Para budak-budak memperkenalkan makanan ini kepada tuan mereka yang kebanyakan adalah pedagang dan bangsawan.Para bangsawan ini kemudian menyajikan fondue kepada teman-teman bangsawannya dari negara lain.
Jean Anthelme Brillat-Savarin, ahli kuliner dari Perancis, menyebutkan mengenai fondue dalam karyanya yang terkenal yaitu La Physiologie du Goût (Fisiologi Rasa) yang diterbitkan pertama kali di tahun 1825. Ia menceritakan mengenai Uskup dari Belley bernama Madot yang dalam suatu jamuan makan menggunakan sendok untuk memakan fondue dan bukannya garpu. Uskup tersebut pun menjadi bahan perbincangan di antara para tamu yang hadir pada jamuan makan itu. Brillat-Savarin juga mencantumkan resep fondue dalam bukunya tersebut. Selain itu, ia pernah juga membagikan cara membuat fondue kepada seorang pegawai restoran di Boston. Ketika itu Brillat-Savarin sedang mengasingkan diri di Amerika Serikat selama dua tahun setelah Revolusi Perancis.
Sumber: Wikipedia
Lihat Juga:
chinese food
Pizza
Nasi goreng
Label:
cake,
chinese food,
nasi goreng,
pizza
Senin, 30 Agustus 2010
Murphy's Irish pub & Resto
Keakraban semakin langka dalam lingkungan kota dengan masyarakat yang cenderung individualistis. Murphy's Irish Pub nampaknya ingin membuat suasana yang homely dengan tak memberi batasan antara pengunjung dengan staf. Keduanya dapat berbincang tanpa ada batasan kelas. Background musik tidak terlalu keras, sehingga tamu pub dapat berbincang santai. Tak hanya kuping yang dimanjakan dengan lagu-lagu pas didengar, mata pun dapat menikmati foto-foto dan barang-barang unik yang dipajang didalam restoran. Seolah seluruh indera kita tak ingin dilewatkan untuk dilayani, Murphy's Irish Pub begitu perhatian pada apa yang kita butuhkan dalam kondisi butuh relaksasi.(Ratih)
Fasilitas yang tersedia di pub ini antara lain:
1.layar besar, sehingga para pengunjung dapat menikmati berbagai pertandingan-pertandingan penting bidang olah raga;
2.akses internet gratis (wireless);
3.interior bar khas Irlandia;
4.ruangan pendingin khusus bir;
5.sistem penyedot ruangan yang mengambil hampir 75% asap dalam ruangan;
6.ruangan aneka permainan;
7.makanan yang disediakan oleh chef yang telah berpengalaman 8 tahun bekerja pada hotel terkemuka di Dublin, Irlandia;
8.perayaan pesta pribadi atau kelompok besar.
Sumber: OpenRice.com
Lihat Juga:
Nasi Goreng
Nelayan Restoran
Laguna
Fasilitas yang tersedia di pub ini antara lain:
1.layar besar, sehingga para pengunjung dapat menikmati berbagai pertandingan-pertandingan penting bidang olah raga;
2.akses internet gratis (wireless);
3.interior bar khas Irlandia;
4.ruangan pendingin khusus bir;
5.sistem penyedot ruangan yang mengambil hampir 75% asap dalam ruangan;
6.ruangan aneka permainan;
7.makanan yang disediakan oleh chef yang telah berpengalaman 8 tahun bekerja pada hotel terkemuka di Dublin, Irlandia;
8.perayaan pesta pribadi atau kelompok besar.
Sumber: OpenRice.com
Lihat Juga:
Nasi Goreng
Nelayan Restoran
Laguna
Label:
Laguna,
nasi goreng,
nelayan restoran
Rabu, 18 Agustus 2010
Pesona Kuliner di Kupang
Kota ini menyimpan banyak pesona, khususnya penggemar sea food. Wisatawan yang berkunjung ke kota ini biasanya terkesan dengan ikan bakar yang ukurannya besar-besar dan harga relatif murah. Dinikmati dengan sambal khas kupang, tentu wisatawan akan langsung berjanji pada diri sendiri : "suatu saat nanti, beta akan kembali lagi". Juga cumi, udang segar yang mengeluarkan aroma manis ketika dibakar mengundang selera. Disamping itu, wisatawan juga akan disuguhkan salah satu makanan khas kota Kupang "jagung bose". Makanan yang dibuat dari campuran jagung dan sayuran serta biji-bijian (biasanya kacang hijau dan kacang tanah). Ada juga daging se'i yaitu daging sapi atau daging babi yang diasap dan dicampur susu, garam dan rempah-rempah sehingga rasanya ada yang manis dan juga asin. Kota ini juga memiliki pesona wisata karena memiliki pantai pasir putih yang indah dan laut biru yang cantik yang sejak beberapa tahun ini menjadi langganan persinggahan peserta lomba perahu layar internasional. Satu lagi yang unik adalah penjual jagung bakar yang terbentang sepanjang trotoar di jalan ElTari (depan kantor gubernur) menjadi tempat favorite pemuda/i kota kupang.
Lihat Juga:
Nasi goreng
Nelayan Restoran
Laguna
Lihat Juga:
Nasi goreng
Nelayan Restoran
Laguna
Label:
Laguna,
nasi goreng,
nelayan restoran
Selasa, 17 Agustus 2010
wisata kuliner di Pasar Semawis Semarang
Pasar Semawis, atau dikenal juga sebagai Waroeng Semawis, adalah pasar malam di daerah pecinan Kota Semarang. Pasar ini awalnya merupakan gagasan dari perkumpulan Kopi Semawis (Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata).
Pasar Semawis bermula dengan diadakannya Pasar Imlek Semawis di tahun 2004, menyusul diresmikannya Tahun Baru Imlek sebagai Hari Libur Nasional di Indonesia.
Buka setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu malam disepanjang jalan Gang Warung, Pecinan - Semarang, Pasar Semawis menyajikan beraneka ragam hidangan yang bisa anda pilih bersama keluarga mulai dari pisang plenet khas Semarang, nasi ayam, es puter, kue serabi, aneka sate, bubur kacang hingga menu - menu steamboat yang menarik untuk dicicipi. Pusat jajanan terpanjang di Semarang ini buka mulai jam 6 sore hingga tengah malam.
Suasana Pasar Semawis circa tahun 2005
Pasar Semawis terletak di jalan Gang Warung, untuk menuju kesana, ada beberapa jalan yang bisa dipilih. Dari jalan Gajahmada, dapat masuk lewat jalan Wotgandul Barat > Plampitan > Kranggan > parkir di jalan Beteng. Dari jalan Gajah Mada juga dapat masuk langsung ke jalan Kranggan lewat perempatan Depok. Jalur lain adalah lewat Pasar Johar atau Jurnatan, masuk lewat jalan Pekojan > parkir di jalan Gang Pinggir. Setiap akhir minggu malam saat Waroeng Semawis digelar, beberapa jalan di Pecinan ditutup salah satu ujungnya, yaitu jalan Gang Besen, Gang Tengah, Gambiran, Gang Belakang dan Gang Baru. Jalan - jalan tersebut dapat digunakan untuk parkir kendaraan pengunjung
Sumber: wikipedia
Lihat Juga:
Nasi Goreng
Nelayan Restoran
Laguna
Pasar Semawis bermula dengan diadakannya Pasar Imlek Semawis di tahun 2004, menyusul diresmikannya Tahun Baru Imlek sebagai Hari Libur Nasional di Indonesia.
Buka setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu malam disepanjang jalan Gang Warung, Pecinan - Semarang, Pasar Semawis menyajikan beraneka ragam hidangan yang bisa anda pilih bersama keluarga mulai dari pisang plenet khas Semarang, nasi ayam, es puter, kue serabi, aneka sate, bubur kacang hingga menu - menu steamboat yang menarik untuk dicicipi. Pusat jajanan terpanjang di Semarang ini buka mulai jam 6 sore hingga tengah malam.
Suasana Pasar Semawis circa tahun 2005
Pasar Semawis terletak di jalan Gang Warung, untuk menuju kesana, ada beberapa jalan yang bisa dipilih. Dari jalan Gajahmada, dapat masuk lewat jalan Wotgandul Barat > Plampitan > Kranggan > parkir di jalan Beteng. Dari jalan Gajah Mada juga dapat masuk langsung ke jalan Kranggan lewat perempatan Depok. Jalur lain adalah lewat Pasar Johar atau Jurnatan, masuk lewat jalan Pekojan > parkir di jalan Gang Pinggir. Setiap akhir minggu malam saat Waroeng Semawis digelar, beberapa jalan di Pecinan ditutup salah satu ujungnya, yaitu jalan Gang Besen, Gang Tengah, Gambiran, Gang Belakang dan Gang Baru. Jalan - jalan tersebut dapat digunakan untuk parkir kendaraan pengunjung
Sumber: wikipedia
Lihat Juga:
Nasi Goreng
Nelayan Restoran
Laguna
Label:
Laguna,
nasi goreng,
nelayan restoran
Selasa, 13 Juli 2010
Masakan Khas Jawa Tengah
Berikut adalah makanan khas yang terdapat di Jawa Tengah, menurut kabupaten/kota:
Purwodadi: swikee, nasi becek, kecap, sale pisang
Banjarnegara: dawet ayu, buntil
Semarang: Lunpia/lumpia, soto ayam, sate sapi, bandeng presto, nasi goreng babat, ayam goreng kraton tulang lunak, kue-kue pia, sate kambing bumbu kecap, martabak malabar, kue bandung, tahu petis, tahu gimbal, wingko babat
Boyolali: marning (jagung goreng), paru goreng, brem cap suling gading, krupuk rambak
Blora: Sega Pecel, sate ayam blora, soto ayam blora, tahu campur
Brebes: telor asin, sate kambing (di Tanjung. Brebes hingga kini dikenal sebagai sentra penghasil bawang merah
Demak: nasi garang asem, sambel blimbing wuluh, kwaci (Demak pernah terkenal sebagai sentra penghasil semangka)
Jepara: es gempol (es pleret), rondo royal (tape goreng), klenyem (ketela parut goreng isi gula merah), kuluban (urap: nangka muda, kacang panjang dan daun mudanya, tauge/kecambah mentah, buah petai cina mentah), pecel ikan laut bakar dengan sambal santan kelapa, sate udang, terasi jepara, tempong (blenyik) ikan teri, durian petruk
Klaten: ayam goreng kalasan, bebek goreng, emping mlinjo
Kudus: soto ayam, sate kerbau, lentog, dodol, jenang kudus, madu mongso
Pati: nasi gandul, sate ayam,
Pekalongan: nasi gandul, soto tauco (tauto), nasi megono
Pemalang: nasi grombyang, lontong dekem, sate loso
Purwokerto: tempe mendoan, gethuk goreng, soto sokaraja / sroto sokaraja, nopia
Purworejo: kue lompong, clorot (semacam dodol yang dibungkus daun kelapa secara memilin), gebleg (baca ge- seperti e pada kata senang dan -bleg seperti e pada kata becek), kue satu, dawet hitam, lanting
Purbalingga: rujak kangkung, tahu gecot, soto kriyik, es duren, klanting
Rembang: bandeng duri lunak (di Juwana), sirup kawis-ta
Salatiga: bakso urat, bakso babat, kripik paru, ting-ting gepuk
Solo: gudeg, sate kambing, thengkleng, srabi solo, nasi liwet, timlo solo, racikan salat, krupuk karak/gendar, bakso popular ukuran bola golf, tahu acar, sayur tumpang
Sragen: nasi garang asem, sate sragen,
Sukoharjo: welut goreng
Tegal: "teh poci" (teh yang diseduh dalam poci tanah liat kecil dan diminum dengan gula batu), sate tegal (sate kambing muda khas Tegal), sate bebek majir, pilus, krupuk antor, nasi bogana (nasi megono), Sauto (soto ayam/babat khas Tegal dengan bumbu tauco). Tegal hingga saat ini dikenal sebagai sentra penghasil teh.
Wonogiri: gaplek, tiwul
Wonosobo: mie ongklok, sagon, tempe kemul, geblek, wedang ronde, manisan carica, keripik jamur, dendeng gepuk
Ungaran: tahu baxo, sate kempleng, krupuk bakar
sumber: wikipedia
Purwodadi: swikee, nasi becek, kecap, sale pisang
Banjarnegara: dawet ayu, buntil
Semarang: Lunpia/lumpia, soto ayam, sate sapi, bandeng presto, nasi goreng babat, ayam goreng kraton tulang lunak, kue-kue pia, sate kambing bumbu kecap, martabak malabar, kue bandung, tahu petis, tahu gimbal, wingko babat
Boyolali: marning (jagung goreng), paru goreng, brem cap suling gading, krupuk rambak
Blora: Sega Pecel, sate ayam blora, soto ayam blora, tahu campur
Brebes: telor asin, sate kambing (di Tanjung. Brebes hingga kini dikenal sebagai sentra penghasil bawang merah
Demak: nasi garang asem, sambel blimbing wuluh, kwaci (Demak pernah terkenal sebagai sentra penghasil semangka)
Jepara: es gempol (es pleret), rondo royal (tape goreng), klenyem (ketela parut goreng isi gula merah), kuluban (urap: nangka muda, kacang panjang dan daun mudanya, tauge/kecambah mentah, buah petai cina mentah), pecel ikan laut bakar dengan sambal santan kelapa, sate udang, terasi jepara, tempong (blenyik) ikan teri, durian petruk
Klaten: ayam goreng kalasan, bebek goreng, emping mlinjo
Kudus: soto ayam, sate kerbau, lentog, dodol, jenang kudus, madu mongso
Pati: nasi gandul, sate ayam,
Pekalongan: nasi gandul, soto tauco (tauto), nasi megono
Pemalang: nasi grombyang, lontong dekem, sate loso
Purwokerto: tempe mendoan, gethuk goreng, soto sokaraja / sroto sokaraja, nopia
Purworejo: kue lompong, clorot (semacam dodol yang dibungkus daun kelapa secara memilin), gebleg (baca ge- seperti e pada kata senang dan -bleg seperti e pada kata becek), kue satu, dawet hitam, lanting
Purbalingga: rujak kangkung, tahu gecot, soto kriyik, es duren, klanting
Rembang: bandeng duri lunak (di Juwana), sirup kawis-ta
Salatiga: bakso urat, bakso babat, kripik paru, ting-ting gepuk
Solo: gudeg, sate kambing, thengkleng, srabi solo, nasi liwet, timlo solo, racikan salat, krupuk karak/gendar, bakso popular ukuran bola golf, tahu acar, sayur tumpang
Sragen: nasi garang asem, sate sragen,
Sukoharjo: welut goreng
Tegal: "teh poci" (teh yang diseduh dalam poci tanah liat kecil dan diminum dengan gula batu), sate tegal (sate kambing muda khas Tegal), sate bebek majir, pilus, krupuk antor, nasi bogana (nasi megono), Sauto (soto ayam/babat khas Tegal dengan bumbu tauco). Tegal hingga saat ini dikenal sebagai sentra penghasil teh.
Wonogiri: gaplek, tiwul
Wonosobo: mie ongklok, sagon, tempe kemul, geblek, wedang ronde, manisan carica, keripik jamur, dendeng gepuk
Ungaran: tahu baxo, sate kempleng, krupuk bakar
sumber: wikipedia
Langganan:
Postingan (Atom)