Tampilkan postingan dengan label alat dapur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label alat dapur. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Maret 2010

Siasat Efektif Untuk Merenovasi Rumah



Menilik benefit
Memilih bahan bangunan yang berkualitas dan tepat guna, jelas menjadi pilihan utama. Namun yang patut dicermati adalah tidak terpaku hanya pada tingginya harga bahan bangunan, melainkan juga melihat added value yang diberikan di balik harga yang terlihat tinggi itu.
Seiring teknologi yang semakin maju, bahan bangunan saat ini sengaja diproses untuk memenuhi kebutuhan setiap pengguna. Semakin praktis, mudah, lebih tahan lama, dan dibuat dengan berlandaskan konsep lebih ramah lingkungan.
Misalnya atap baja ringan yang kini banyak digunakan untuk menggantikan kayu sebagai struktur atap baja. Bahan ini lebih tahan terhadap terpaan cuaca, anti rayap, sehingga lebih tahan lama. Atap baja ringan ini pun memiliki diversifikasi produk dengan tingkat ketahanan karat yang berbeda sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan tempat tinggal.
Di samping itu, ada pula semen instan yang kini menjadi salah satu alternatif bahan dasar struktur bangunan. Bersifat siap pakai clan proses pengerjaan pun terasa lebih praktis. Semen instan ini menjadi solusi akan adukan semen yang kerap kali tidak rata sehingga menimbulkan permasalahan seperti retak rambut di dinding atau lantai keramik yang tiba-tiba menggelembung (pop up).
Patut diketahui, penentu kualitas adukan semen adalah pasir. Hal inilah yang sulit dipantau dalam pengerjaan adukan semen konvensional. Selain komposisinya yang tidak tepat, pasir bisa saja mengandung bahan organik yang menurunkan kualitasnya, belum lagi banyaknya semen yang terbuang saat ditumpuk atau saat proses pengerjaan. Sementara pada semen instan, komposisi bahannya telah ditakar secara tepat yang terdiri dari bahan dasar semen, pasir silika, filler, clan aditif yang dicampur secara homogen.
Apabila adukan semen tepat, maka daya sebarnya lebih baik, daya rekat lebih tinggi, dan mempercepat waktu pengerjaan. Oleh karena itu, penggunaannya pun bisa lebih efisien, tidak perlu menggunakan adukan semen terlalu banyak dibandingkan dengan penggunaan adukan konvensional dan dengan daya sebar yang lebih pasti maka biaya bisa lebih terukur.
Anton ginting, gm marketing mortar utama juga menjelaskan, apabila dihitung per meter persegi biayanya tidak beda jauh dengan sistem konvensional. Hasil aciannya juga membuat permukaan lebih halus, sehingga bisa lebih menghemat pemakaian cat.
Jika bangunan berkualitas, maka akan bertahan lebih lama sehingga tidak perlu memperbaiki dalam waktu singkat. Nilai-nilai seperti inilah yang kerap luput dari perhatian, sehingga kadang konsumen lebih memilih menurunkan kualitas bahan.
Masih banyak lagi jenis-jenis bahan bangunan lainnya yang bisa dipilih dengan formulasi tepat guna, praktis, dan. Berkualitas. Mengetahui tren terkini dalam dunia bahan bangunan kini pun tak lagi sulit, mengingat banyaknya informasi yang tersedia lewat beragam media. Salah satunya lewat pameran bahan bangunan yang rutin dilakukan setiap tahunnya.
Dalam waktu dekat, pameran bahan bangunan berskala besar pun akan kembali dihadirkan. Yaitu pada tanggal 20-22 maret 2009, di assembly hall-jakarta convention center, bertajuk renovation & construction expo.
Tjoa dwi yuanita, project manager pt panorama convex indah, menuturkan bahwa walau krisis global menerpa, tidak berpengaruh besar terhadap kebutuhan masyarakat untuk merenovasi atau membangun bangunan baru. Hujan yang berkepanjangan juga mendesak masyarakat untuk melakukan renovasi dan pemeliharaan yang telaten untuk keberlangsungan umur bangunan.


Sumber: kompas cetak

Kamis, 10 Desember 2009

Merawat Alat Dapur Berbahan Alumunium

Merawat Alat Dapur Berbahan Alumunium

Peralatan dapur berbahan alumunium memang cukup kuat dan tahan lama digunakan. Namun, jangan lupa untuk selalu merawatnya. Nah, berikut sejumlah tips yang bisa Anda lakukan.
1. Untuk mencegah sisa makanan/ masakan yang lengket dan tertinggal di alat dapur alumunium, cuci alat dapur tadi dengan air mendidih yang sudah ditambahkan sedikit cuka. Lalu, basuh wajan, panci, alat pengukus, dan alat dapur berbahan alumunium tadi dengan air campuran cuka.
2. Peralatan dapur alumunium yang sudah lama digunakan biasanya akan menghitam (berjelaga) atau muncul karat. Untuk menghilangkannya, bersihkan dengan 1 liter air yang sudah dicampur 1 sendok teh cream of tartar. Rebus air campuran tadi selama 10 menit bersama alat dapur alumunium yang akan dibersihkan. Lalu angkat dan bersihkan dengan spons hingga bersih.
3. Loyang, cetakan kue, atau wadah alumunium lainnya yang tak terkena api secara langsung sebaiknya setelah dicuci dikeringkan di bawah terik matahari atau panaskan dalam oven selama 2 menit. Bisa juga dikeringkan dengan menggunakan lap kering dan bersih. Cara ini untuk menghilangkan noda atau flek yang akan merusak penampilan alat dapur alumunium.
4. Alat dapur alumunium yang sudah digunakan untuk memasak bahan makanan yang berbau amis dapat dibersihkan dengan beberapa tetes air perasan jeruk nipis. Diamkan selama 15 menit, lalu cuci bersih menggunakan sabun dan spons


http://tabloidnova.com

Senin, 26 Oktober 2009

Tips Ciptakan Dapur Nyaman



Memiliki sebuah dapur yang indah tentu akan semakin lengkap bila kita sendiri nyaman ketika menggunakannya. Bahkan sebenarnya kenyamanan menjadi faktor utama dibandingkan hanya sekedar indah saja.

untuk membuat suasana
arsitektur ruang dan arsitektur interior dapur menjadi nyaman untuk penggunanya, banyak hal yang harus disesuaikan. Mulai dari ukuran dapur yang sesuai dengan proporsi tubuh penggunanya, kenyamanan suhu arsitektur ruang dan arsitektur interior, pencahayaan yang cukup, sirkulasi udara, serta sistem air bersih dan air kotor, sistem listrik untuk peralatan dapur, dan sebagainya.

Ukuran dapur
Merancang sebuah arsitektur desain dan arsitektur ruangan dapur tentu saja membutuhkan standart ukuran tertentu, tujuannya tentu saja untuk membuat nyaman bagi penggunanya karena sesuai dengan kondisi tubuh.

1.meja dapur/kabinet bawah.
Tinggi meja/kabinet bawah harus disesuaikan proporsi/ukuran penggunanya, apakah pendek atau tinggi. Karena pada meja dapur ini tempat meletakkan kompor dan sink. Sebaiknya setinggi pinggul penggunanya.
2.kabinet atas.
Ketinggian
interior ruangan dan interior kitchen dasar kabinet atas juga disesuaikan dengan tinggi pengguna dapur. Bila terlalu tinggi mengakibatkan terlalu sulit mengambil benda yang disimpan di kabinet atas, sedang bila terlalu rendah kepala berisiko terbentur sisi lemari.
Sisa/jeda antara kabinet atas dan meja biasanya diberi ornamen khusus seperti ; keramik, mozaik, kaca, stainless steel, dsb.

3.jarak sirkulasi
interior ruangan dan interior kitchen dan area kerja yang terletak antara meja dapur/kabinet bawah harus nyaman untuk aktifitas bekerja di dapur untuk pengguna (1 orang) atau lebih. Misal ; untuk 2 orang bekerja saling membelakangi, orang dapat berlalu lalang di belakang orang yang sedang bekerja di dapur. Harus diperhitungkan pula kondisi orang yang sedang membungkuk atau berjongkok ketika sedang membuka kabinet bawah.

Meletakkan perangkat masak

Dalam
arsitektur dapur dan interior ruang dapur ketika meletakkan perangkat masak sebaiknya tidak sembarangan, pertimbangkan berbagai faktor untuk memperoleh kenyamanan dan efisiensi.

1.kompor
dalam
interior ruang dan interior desain dapur sebaiknya jangan diletakkan di depan jendela yang bisa dibuka karena dapat mengganggu nyala api. Apabila menggunakan kompor gas, sediakanlah lemari penyimpanan tabung gas. Posisi tabung gas yang lebih aman yaitu dengan meletakkan di luar dapur yang posisinya dekat dengan ruang terbuka. Apabila terjadi kebocoran gas dapat langsung terbuang ke udara bebas, dan mengurangi resiko tabung meledak. Namun cara ini sedikit merepotkan pada pemasangannya.

2.sink / bak cuci piring
dalam
interior ruang dan interior desain dapur sebaiknya diletakkan berhadapan dengan jendela yang dapat dibuka, atau berdekatan dengan jendela. Posisi ini membantu pergantian udara di area sink agar tidak terlalu lembab. Juga jangan meletakkan bersebelahan langsung dengan kompor, apabila terpaksa berilah jarak sekitar 60 cm antara kompor dan sink.

3.kulkas
sebaiknya jangan
arsitektur dapur dan interior ruang saat meletakkan kulkas didekat kompor atau area yang terkena sinar matahari. Hal ini untuk mencegah naiknya suhu kulkas saat pintu dibuka, yang berakibat borosnya penggunaan energi listrik karena kulkas harus mengeluarkan energi ekstra untuk mendinginkan kembali.


www.ideanusantara.co.cc

Minggu, 11 Oktober 2009

Tips Desain Kitchen Set Untuk Ruangan Kecil Beserta Furniturenya



Biasanya properti equipment kitchen seperti apartemen atau rumah berukuran kecil memiliki keterbatasan akan ketersediaan ruangan design dapur yang memiliki ruangan kecil. Padahal aktifitas kita di dapur tetap, yaitu seperti menyiapkan masakan, memasak dan mencuci. Equipment kitchen

Untuk itu diperlukan konsep design dapur yang dapat memaksimalkan ruangan kecil ini serta memiliki bentuk yang modern agar terlihat luas dan mewah

Ada
beberapa tips untuk desain kitchen set berukuran kecil yang modern :

1. Survey perlengkapan dapur seperti oven, kompor build in, lemari es dan microwave, lemari dapur agar mengetahui konfigurasi dapur bagaimana yang sesuai.
2. Pilih kitchen equipment dan commercial kitchen equipment yang memilki bentuk dan ukuran yang sesuai. Misalkan, ukuran lemari es yang memiliki kedalaman sekitar 60 cm, memilih kompor dan oven build in dibandingkan free standing oven, atau memilih microwave yang memiliki kemampuan memanggang sebagai pengganti oven tersebut. Termasuk juga kitchen equipment dan commercial kitchen equipment. Pilih furnitures set yang pas dan sesuai.
3. Tempatkan microwave dalam kabinet gantung dapat menghemat ruang dapur, tetapi perhatikan ketinggian microwave tersebut agar tidak sulit diraih.
4. Pilih commercial kitchen dan commercial equipment yang memiliki unsur metal agar terlihat modern, nah bisa juga design kitchen yang pascommercial kitchen dan commercial equipment yang pas juga tentunya.
5. Instalasi lighting tidak diseluruh dapur, tetapi hanya di tempat-tempat tertentu, agar unsur pencahayaan menjadi kuat.



http://furnituremebel.com