Tampilkan postingan dengan label rumah tradisional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rumah tradisional. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Februari 2010

Mengatur Rumah Terlihat Asri




Rumah berantakan seperti kapal pecah karena terlalu banyak barang bertebaran? Sudah waktunya mengatur kembali segala perabotan dan mengenyahkan segala barang tidak terpakai yang membuat sumpek ruangan.

Berikut ini media perempuan memberikan sejumlah tip membersihkan ruangan untuk menyulap tempat tinggal anda menjadi rumah asri dan nyaman:
Satu per satu
Ide membereskan rumah sering membuat kita merasa stres memikirkan betapa luas area yang harus dibersihkan, bahkan sebelum benar-benar memulainya. Agar tidak kewalahan, mulailah membereskan rumah dengan merapikan hal-hal kecil dari satu ruangan ke ruangan lainnya.
Misalnya, dimulai dengan membersihkan kamar tidur, menuju ruang tamu, dapur, hingga garasi. Jangan lupa untuk menetapkan batas waktu saat bekerja dan menyelipkan waktu untuk beristirahat sejenak.
Menyortir barangPilah barang-barang apa saja yang masih dibutuhkan dan sisihkan barang-barang yang sudah rusak atau tidak diperlukan lagi. Dengan demikian, rumah tidak akan dipenuhi dengan barang rongsokan yang tidak berguna.
Untuk mencegah barang-barang menumpuk di rumah, buat sebuah peraturan yang mengharuskan anda mengenyahkan satu barang setiap kali membeli barang baru sebagai penggantinya. Kebiasaan ini akan membuat anda berpikir ulang setiap kali tergoda membeli sesuatu.

Daur ulang
Setelah memilah-milah barang di sekeliling rumah asri anda, tentukan barang mana yang harus masuk ke tempat sampah dan barang mana yang masih bisa diperbaiki untuk dipergunakan kembali. Jika anda tidak memerlukan barang tersebut, berikan saja kepada orang lain atau sumbangkan kepada mereka yang lebih membutuhkan.

Realistis

Berpikir realistis tentang luas ruangan yang anda miliki. Jika mempunyai rumah atau apertemen kecil, jangan memenuhi ruangan dengan terlalu banyak barang karena akan membuatnya semakin sesak dan sempit. Pilih perabotan berukuran kecil untuk menciptakan kesan lapang, dan hindari perabotan berkuran besar dan berat.




Http://www.mediaindonesia.com

Selasa, 13 Oktober 2009

Hemat Energi, Awali Dari Desain Rumah



Melakukan penghematan energi adalah salah satu langkah bijak dalam upaya menghindarkan bumi dari kerusakan akibat pemanasan global. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk menghemat energi, dan salah satunya bisa diawali dari desain rumah sebagai tempat tinggal.

Rumah sebagai pusat aktivitas dan tempat beristirahat selalu menyerap dan menghabiskan energi dalam jumlah tidak sedikit setiap detiknya. Alhasil
architect home, home architect atau architect home design, kebutuhan listrik dan air bersih akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah rumah dan populasi manusia.

Nah, supaya penggunaan energi di rumah anda tidak boros, sahsa media, arsitektural designer holcim pt holcim indonesia, memberikan sejumlah kiat sederhana dalam menciptakan rumah hemat energi berikut ini:


1. Bagi anda yang sedang membangun rumah, merenovasi atau dalam tahap
home design dan home design architect, usahakan posisi rumah tidak menghadap ke timur supaya cahaya matahari tidak langsung masuk ke dalam rumah.

2.
Home design dan home design architect atur penempatan ruangan dengan cara memperbanyak bidang utara dan selatan. Hal ini dilakukan supaya panas matahari tidak langsung masuk ke dalam rumah dan mengakibatkan suhu rumah naik.

3. Usahakan setiap alhasil
architect home, home architect atau architect home design mempunyai jendela atau ventilasi supaya ada pertukaran udara. Udara yang terjebak di dalam ruangan akan membuat suhu ruangan tinggi.

4. Untuk mencegah sinar matahari langsung masuk ke dalam rumah melalui jendela atau ventilasi, anda bisa memasang shading atau penahan sinar, seperti kanopi di
3d design architect dan 3d design.

5. Dalam
3d design architect dan 3d design gunakanlah peralatan elektronik hemat energi, mulai dari lampu hingga perangkat yang memakan daya cukup besar. Bagi anda yang sudah memiliki perangkat lama, mungkin akan keberatan membeli produk hemat energi karena besarnya uang yang harus dikeluarkan. Namun, jika dipikirkan jangka panjang, mahalnya biaya di awal tidak akan sia-sia. Ke depan, anda bisa berhemat bayar listrik dan menyelamatkan lingkungan.

6. Kurangi ketergantungan terhadap sumber air tanah dan pam. Apabila memungkinkan, gunakanlah air hujan sebagai salah satu alternatif sumber air dengan cara membuat sumur resapan.





http://properti.kompas.com