Tampilkan postingan dengan label menata interior. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menata interior. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Juli 2011

Trik Menata Interior Rumah Mungil


Rumah mungil bisa tampil cantik seperti halnya rumah-rumah dengan gaya lainnya. Lewat penataan interior, rumah mungil bisa menjadi tempat yang Banyak arsitek rumah sangat menyarankan tips ini agar mendapatkan kenyamanan bagi penghuni rumah tersebut.

jasa arsitek

Namun, sebelum melakukan penataan, ada baiknya Anda menyimak beberapa catatan penting interior rumah mungil yang disampaikan desainer interior Anies Alkurratu Aini Walsh. Anies memaparkan, setidaknya ada enam aspek yang harus diperhatikan ketika seseorang hendak menata interior rumah, yaitu:

1. Aspek ergonomis

Dalam menata interior rumah, apa pun yang diciptakan itu harus terasa nyaman bagi tubuh manusia. Misalnya, penggunaan lampu yang cahayanya tidak mengakibatkan mata menjadi silau, atau memilih sofa sebagai tempat duduk dengan porsi dudukan yang benar.

2. Aspek kesehatan

Furnitur yang dipilih sebagai interior rumah harus memerhatikan aspek kesehatan karena hal itu berpengaruh pada tubuh dan kesehatan penghuni di dalamnya. Anda harus memerhatikan materialnya, yaitu harus aman dari kandungan zat beracun. Pilih furnitur yang tidak menghasilkan debu dan rentan menyimpan bau tak sedap.

3. Aspek keamanan

Selain sehat, keamanan juga wajib diperhatikan, apalagi bila Anda memiliki anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan. Sebutlah, misalnya, menghindari penggunaan furnitur dengan ujung atau sudut-sudut yang tajam, memeriksa, dan memberi pengamanan untuk terminal listrik atau kabel.

4. Aspek kenyamanan

Kenyamanan juga patut diperhitungkan dalam menata interior rumah mungil Anda. Jangan tergoda untuk membeli furnitur dengan harga miring, tetapi memberi efek tak nyaman bagi tubuh. Kenyamanan juga berarti nyaman bagi penghuni untuk bebas bergerak sehingga pemilihan furnitur yang tepat dapat mewujudkan aspek ini, seperti furnitur yang menempel pada dinding (build in).

5. Aspek ramah lingkungan

Sebelum mewujudkan aspek ini di lingkungan luar rumah, sebaiknya wujudkan terlebih dahulu hal itu di dalam rumah. Misalnya, Anda membuat rumah mungil yang mendapatkan cukup cahaya, memperoleh sirkulasi udara segar, meletakkan tanaman dalam ruang, tidak lembab, dan tidak pengap.

6. Aspek keindahan

Lima aspek yang telah disebutkan di atas juga patut ditambah dengan aspek keindahan. Aspek ini diperlukan agar selain nyaman, rumah juga indah dipandang sehingga penghuninya nyaman berlama-lama di rumah. Hal ini bisa dilakukan dengan mengolah dinding rumah, tak hanya dengan penggunaan cat, tetapi bisa juga dipadupadankan dengan wallpaper atau ambalan.(kompas)

Info Terkait: Arsitek

Cara Memilih Arsitek

Setelah membahas masalah Denah atau Gambar Rumah kita coba lanjut ke cara memilih arsitek yang tepat. Memiliki rumah idaman yang sesuai dengan harapan merupakan dambaan semua orang. Biasanya untuk memiliki rumah idaman yang sesuai harapan, orang-orang lebih memilih membangun rumah mereka sendiri dari nol daripada harus membeli rumah baru yang sudah jadi.

Untuk bisa mewujudkan keinginan tersebut, biasanya orang menyewa jasa seorang arsitek agar hasilnya lebih memuaskan. Dengan memilih seorang arsitek yang benar-benar berkualitas, gambaran tentang sebuah rumah ideal yang ada dalam pikiran kita bisa menjadi kenyataan.

denah rumah


Seorang arsitek bertugas merancang segala sesuatu yang berkaitan dengan rancang bangunan hingga akhirnya menjadi sebuah bangunan. Di sini sudah termasuk proses pengawasan hingga bangunan jadi.

Namun, memilih arsitek yang bisa menerjemahkan keinginan kita tentu tidak mudah. Lalu, bagaimana kita bisa memilih seorang arsitek yang baik dan berkualitas? Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda lakukan sebelum memilih arsitek yang akan mengonsep rumah atau bangunan Anda.

1. Kenali gaya-gaya arsitektur untuk diwujudkan dalam rumah Anda. Anda bisa memilih gaya global, seperti gaya Eropa, Timur Tengah, atau gaya Jawa khas dengan bentuk pendoponya, dan sebagainya. Setelah menentukan gaya apa, barulah Anda memilih seorang arsitek yang bisa menerjemahkan kemauan dan gaya yang Anda tentukan tadi. Makin jelas keinginan dan gaya yang Anda kehendaki, makin mudah bagi arsitek untuk mewujudkannya dalam sebuah rancangan bangunan.


2. Setiap arsitek, khususnya yang sudah berpengalaman, akan memiliki gaya dan kekhasan tersendiri yang menjadi trade mark-nya. Kenali karya-karya arsitek yang hendak Anda pilih. Tentukan pilihan pada arsitek yang memiliki gaya sesuai dengan keinginan dan gaya yang Anda miliki. Kesesuaian ini akan makin memperbesar kemungkinan terwujudnya gaya rumah impian Anda.


3. Arsitek yang baik akan berusaha semaksimal mungkin menerjemahkan keinginan dan gaya Anda ke dalam sebuah rancangan. Jika Anda sudah memutuskan untuk memilih seorang arsitek, maka pada proses berikutnya diperlukan diskusi dan kerja sama yang baik antara Anda dengan sang arsitek. Sering-seringlah mengadakan diskusi dan tukar pikiran agar arsitek benar-benar memahami apa yang menjadi keinginan Anda. (daukhan-arsitek.com)

Info Terkait: Arsitek