Tampilkan postingan dengan label maket bangunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label maket bangunan. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Desember 2011

Tips dan Cara Membuat Maket Miniatur


Maket - Bagi anda yang kuliah di jurusan arsitktur, membuat maket merupakan hal wajib yang harus dikuasai. Maket merupakan model miniatur yang dibuat dengan skala tertentu untuk membantu gambaran rancangan desain sebuah desain bangunan, baik rumah,gedung,jembatan,dan lain-lain.

maket miniatur

Maket bagi seorang arsitektur, digunakan untuk presentasi rancangan desain yang dia buat. Tampilan gambar yang menyerupai aslinya atau 3 dimensi tentunya nanti akan menjadi daya tarik agar klien menggunakan jasanya.

Untuk membuat maket miniatur ada beberapa bahan yang biasa digunakan.

- Untuk bahan dasar atau alas maket biasanya menggunakan: matras, tripleks, karton, styrofoam dan chip board. Dengan menggunakan bahan di atas anda bisa membuat berbagai macam efek seperti, efek rumput dengan bahan serbuk gergaji yang dsemprot dengan cat hijau. membuat danau atau kolam dengan keras berwarna biru yang dilapisi plastik.

- Untuk bahan bangunan rumah, bisa dengan karton, plastik, corrugated paper, triplek, kayu balsa dan lain-lain.

- Untuk tambahan lainnya, seperti pohon, pagar bisa dengan kreasi sendiri. Bahan tusuk gigi, korek api, jarum pentul, serbuk gergaji. cat dan busa, serta plastik.

Yang terpenting adalah kreatifitas Anda untuk membuat denah dan lansekap yang tepat. Semoga bermanfaat. (wk)

Info Terkait: Maket Miniatur

Minggu, 24 Januari 2010

Memilih Bahan Bangunan



Pemilihan bahan bangunan untuk bangunan memang perlu diperhatikan, terutama yang berhubungan dengan kesehatan penghuninya termasuk anda sendiri. Untuk itu diperlukan tips bagaimana cara memilih material (bahan) bangunan yang setidaknya tidak berbahaya bagi kesehatan.
Tapi tahukah anda, anak kecil ternyata lebih peka 30 kali terhadap pencemaran bahan-bahan material berbahaya dalam rumah?
Ok mari kita simak sedikit penjelasan berikut,
Secara tidak sadar, bahan bangunan, apalagi yang baru sering mengandung bahan berbahaya yang dapat menimbulkan penyakit, terutama bahan bangunan hasil industri, seperti kayu olahan, particle board, cat tembok, pipa plastik, dan sebagainya. Bahan bangunan ini dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti kanker, gangguan pernafasan, penyakit kulit dan sebagainya. Tentunya korban paling dirugikan adalah penghuni rumah karena setiap hari harus berkontak dengan bahan-bahan berbahaya ini, terutama anak kecil.
Berikut beberapa material/bahan bangunan yang berbahaya beserta penyakit yang ditimbulkan ;
Bahan : kayu dimana sumber bahayanya adalah penggunaan politur, melamin (urea formal-dehyde)Penyakit yang ditimbulkan : alergi kulit, mata, gangguan selaput lendir
Bahan bangunan : pipa pvc, lem pvc, cat pvc, lantai vilil, karpet plastik (yang dibuat dari pvc), lem kontak.Penyakit yang ditimbulkan : kanker, pembakaran menguapkan asam klorida (mematikan tanaman), penyakit hati, ginjal
Bahan bangunan : cat sintetis (cat besi/kayu), thinner, cat epoksi yang mengandung etylalkohol, epoksi mesin.Penyakit yang ditimbulkan : penyakit syaraf, darah, pernafasan, mata buta, gangguan keseimbangan, selaput lendir, eksim pada kulit.
Bahan bangunan : asbes (plafon dan atap)
Penyakit yang ditimbulkan : asbestose (penyakit paru), kanker

Bahan bangunan : gas radon (merupakan penguapan dari tanah)
Penyakit yang ditimbulkan : mutagen dan karsinogenik (penyebab kanker)



Source : http://www.astudio.id.or.id

Selasa, 27 Oktober 2009

Tips Maket Miniatur



Salah satu tuntutan kuliah di jurusan arsitektur adalah membuat maket tugas-tugas perancangan. Maket miniatur atau model miniatur hotel adalah miniatur rancangan yang kita buat dengan skala tertentu, agar rancangan lebih mudah dibayangkan secara 3 dimensi.

Ada dua macam maket : maket studi dan maket presentasi. Maket studi digunakan oleh mahasiswa bersangkutan untuk mempelajari hal-hal yang lebih jelas ditampilkan secara 3 dimensi, misalnya kontur lahan, proporsi bangunan atau miniatur hotel terhadap lingkungan sekitarnya, dan lain-lain. Maket miniatur studi biasanya dibuat dengan bahan-bahan sederhana karena hanya ditujukan untuk diri sendiri (dan mungkin dosen pembimbing), dan rancangan maket hotel pun masih mungkin berubah dan berkembang.

Maket miniatur rumah untuk presentasi seperti namanya digunakan untuk mempresentasikan rancangan final, ditujukan bagi 'klien' (semasa kuliah kliennya tentu saja dosen penguji). Maket ini dibuat sebagus mungkin karena tujuannya untuk menarik hati klien .

Membuat maket miniatur rumah untuk presentasi yang bagus sebetulnya tidak perlu mahal. Dengan bahan-bahan sederhana seperti karton, kertas warna, busa, plastik mika, pasir, serbuk gergaji, dapat menghasilkan maket hotel yang menarik.

Bahan-bahan yang sering digunakan untuk maket misalnya :

Alas maket : karton, styrofoam, chip board, matras, tripleks.
Permukaannya bisa cukup dilapisi kertas, atau jika ingin efek khusus bisa dibuat dengan teknik-teknik tertentu. Lahan berumput dibuat dengan melapisi permukaannya dengan serbuk gergaji halus kemudian disemprot dengan cat hijau. Perairan seperti danau atau kolam dapat dibuat dengan kertas biru yang dilapisi plastik, di antara keduanya bisa ditaburi gula untuk efek kilauan air.

Bangunan
(berbagai bagiannya) : karton, mounting board, kayu balsa, corrugated paper, plastik, dan lain-lain.

Lansekap
(pohon, ****ut dll) : busa, tusuk gigi, korek api, jarum pentul, serbuk gergaji, dll.Dan masih banyak lagi jika harus disebutkan satu persatu. Apalagi bagi mahasiswa yang kondisi keuangannya masih terbatas , dituntut untuk kreatif menggunakan bahan-bahan desain miniatur murah dan sederhana.

Hasilnya? Silakan nilai sendiri.


http://www.hobikriya.com